Sport

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 15-18 Oktober 2026.

SATUJABAR, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Gimnastik Indonesia (PB FGI), Ita Yuliati, beserta jajarannya menghadap Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, pada Rabu, 3 Juni 2026 di Kantor KONI Pusat Senayan.

Dalam pertemuan tersebut, Ita melaporkan bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan internasional untuk menjadi tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 15-18 Oktober 2026. Komite Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU) resmi menunjuk Indonesia setelah Thailand menyatakan mengundurkan diri.

“Gymnastics for All ini merupakan gimnastik untuk semua kalangan yang konsepnya seperti festival. Karena itu, kami diminta dan siap untuk menjadi tuan rumah,” terang Ita dilansir laman KONI Pusat.

“Mengingat ajang ini bersifat massal, kami memilih Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki daya tarik aspek tourism (pariwisata) yang kuat,” tambahnya. Ita juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan ini dilakukan secara mandiri dengan dukungan penuh dari pihak sponsor.

Terkait dengan pembinaan atlet di Tanah Air, Ita menjelaskan bahwa turnamen Indonesia Open masih menjadi pilar andalan. “Ini adalah event yang sangat ditunggu-tunggu oleh para atlet, mulai dari tingkat anak-anak hingga junior,” terangnya. Antusiasme peserta pun melonjak tajam; pada gelaran terakhir, tercatat sekitar 1.500 atlet terlibat, meningkat pesat dari penyelenggaraan perdana yang hanya diikuti oleh 350 atlet.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengapresiasi kerja keras Ita Yuliati beserta jajarannya dalam mengelola organisasi dan konsisten membina atlet menuju tangga juara. Apresiasi lebih diberikan karena PB FGI mampu bergerak mandiri demi memastikan seluruh program kerja tetap berjalan.

“Kita harus mendukung penuh induk cabang  olahraga yang aktif bekerja mengantar atlet meraih prestasi untuk Indonesia,” tegas Marciano.

“Ke depan, kita harus bertumpu pada cabang olahraga gimnastik karena nomor pertandingannya sangat banyak,” lanjut Marciano, yang juga mendukung penuh pengenalan dan pembinaan olahraga senam sejak usia dini di lingkungan sekolah.

Menutup pertemuan, Marciano mengingatkan PB FGI untuk mulai mematangkan persiapan menjelang dua agenda besar mendatang, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) Indoor 2027 dan PON Remaja 2027.

Editor

Recent Posts

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Masuk ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

16 menit ago

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…

42 menit ago

Waketum KONI Buka Musorprov KONI Kaltim 2026

SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…

50 menit ago

Polytron Indonesia Open 2026: Fajar/Fikri Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

1 jam ago

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Kapasitas satelit dengan bandwidth hingga mencapai 50 s.d. 150 Mbps pada 154 titik akses layanan…

2 jam ago

Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang…

3 jam ago

This website uses cookies.