• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 19 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Melarang Study Tour Agar Orangtua Terhindar Utang Bank Gelap!

Editor
Jumat, 25 Juli 2025 - 03:41
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali buka suara terkait kebijakannya melarang study tour di sekolah. Kegiatan study tour, wisuda, hingga perpisahan siswa, terutama di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, untuk mengurangi beban orangtua agar tidak terjerat utang.

“Larangan kegiatan study tour, wisuda, perpisahan siswa, sebenarnya itu strategi saya untuk menekan agar masyarakat Jawa Barat tidak lagi meminjam atas nama sekolah. Mengurangi beban orangtua siswa agar tidak terjerat utang, terhindar utang bank gelap dan pinjaman online,” ujar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/07/2025).

RelatedPosts

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

Dedi Mulyadi menyebutkan, pengeluaran rutin orangtua setiap hari untuk uang jajan anak-anaknya. Rata-rata uang jajan siswa Rp.15 ribu per hari, yang dinilai cukup besar buat kalangan masyarakat kurang mampu.

“Bagaimana keluarga miskin Rp.15 ribu (uang jajan) itu, jadinya ditekan dengan pola MBG (Makan Bergizi Gratis), misalnya, atau dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Sehingga kita akan arahkan itu untuk ditabungkan,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan, efisiensi biaya selama masa sekolah bisa dialokasikan orangtua siswa untuk menabung. Ditabungkan untuk keperluan lebih besar di masa depan, seperti berusaha mencicil, atau bisa membeli rumah.

Dedi Mulyadi menekankan, bisa membangun jiwa perjuangan pada anak-anak, maka mereka tidak perlu menghabiskan uang untuk jajan. Sementara orangtuanya bisa fokus untuk mencicil dan memiliki rumah.

“Dengan begitu, dalam waktu tidak terlalu lama, orang Jawa Barat bisa pada punya rumah sendiri,” harap Dedi Mulyadi.(chd).

Tags: dedi mulyadigubernur jawa baratLarangan Study Tour di SekolahOrangtua Terhindar Utang Bank GelapPemprov Jawa Barat

Related Posts

Kendaraan melintas Gerbang Tol Cileunyi.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jabotabek ke Jawa Barat, terjadi H-3 Lebaran, Rabu (17/03/2026). Peningkatan arus kendaraan pemudik...

Arus mudik di Jalur Nagreg menuju wilayah Selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Arus pemudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus meningkat, memasuki H-2 Lebaran, Kamis (19/03/2026). Puncak arus mudik...

Jemaah umrah di Tanah Suci.(Foto: Kementerian Haji dan Umrah)

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus melakukan pengawalan ketat terhadap...

Ketupat Lebaran

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Pada Jum’at 20 Maret 2026, Ini Penjelasannya..

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Penetapan awal Syawal 1447 H kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait potensi perbedaan antara Muhammadiyah dan pemerintah....

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho,(Foto: Dok. Korlantas Polri)

Kapan Puncak Arus Mudik Terjadi? Kata Polri H-2 Lebaran

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, CIKAMPEK – Puncak arus mudik lebaran diprediksi terjadi pada Rabu malam (18/3/2026) atau H-2 Lebaran, ungkap Kepala Korps Lalu...

Wamen ESDM Yuliot Tanjung.(Foto: Humas ESDM)

Tenang! Cadangan BBM Cukup Untuk 28 Hari

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BATANG – Saat ini, cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.