Berita

Calon Haji Asal Kabupaten Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio

Vaksinasi meningitis dan polio menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh seluruh jamaah calon haji.

SATUJABAR, BEKASI — Sebanyak 446 orang calon haji dari kelompok terbang atau kloter pertama asal Kabupaten Bekasi tuntas menjalani vaksinasi meningitis dan polio di Poliklinik Pemkab Bekasi. Vaksinasi ini sebagai salah satu rangkaian persiapan sebelum keberangkatan.

“Vaksinasi bertujuan mencegah risiko terjadi penularan penyakit selama pelaksanaan musim haji tahun ini,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Irfan Maulana.

Dia menyatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan kesehatan wajib bagi 2.200 calon haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Vaksinasi meningitis dan polio menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh seluruh jamaah calon haji, mengingat jemaah ini nantinya akan berkumpul dengan jutaan calon haji lain dari berbagai negara di dunia.

“Ini adalah salah satu hal wajib yang harus dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci karena ketika berada di sana, mereka akan bertemu banyak orang dari berbagai negara dan berpotensi mengalami kontak fisik sehingga risiko penularan penyakit sangat besar,” katanya.

Vaksinasi ini akan berlangsung hingga Jumat (25/4). Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menurunkan dua tim masing-masing terdiri atas 10 petugas untuk menangani proses pendaftaran, pemeriksaan awal hingga penyuntikan.

“Bagi jamaah calon haji yang berhalangan hadir karena alasan kesehatan akan diberikan jadwal khusus tambahan,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menekankan penting kesiapan fisik sebelum menjalani vaksinasi sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi kesehatan jemaah calon haji. “Seluruh jemaah diimbau menjaga kesehatan, tidur cukup serta makan terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi pelayanan vaksinasi,” katanya.

Proses vaksinasi diawali dengan skrining guna memastikan kondisi kesehatan setiap peserta dalam keadaan layak untuk disuntik sehingga saat melaksanakan rangkaian ibadah haji nanti dapat berjalan lancar dan aman dari risiko penyakit menular. (yul)

Editor

Recent Posts

Untung! Sempat Tertinggal 2-0, Persib Samakan Kedudukan 2-2

SATUJABAR, BANDUNG – Perburuan gelar jawara Liga 1 Indonesia, kian sengit usai Persib Bandung hanya…

41 menit ago

Wiyagus: Penyandang Disabilitas Harus Diperhatian Negara

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, mengatakan, pemerintah berkomitmen bahwa seluruh…

58 menit ago

Pria di Cianjur Jualan Narkoba Buat Bayar Utang Istri, 0,64 Kg Sabu Disita

SATUJABAR, CIANJUR--Berjualan narkoba jenis sabu, seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diringkus polisi. Pria…

1 jam ago

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

SATUJABAR, SUKABUMI--Hujan deras dan banjir luapan sungai, mengakibaembatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak. Akses…

3 jam ago

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…

3 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk…

5 jam ago

This website uses cookies.