Jembatan Ambruk di Desa Tajur Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)
BANDUNG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan setelah jembatan di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, ambruk pada Kamis (27/2).
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air meningkat dan menghantam jembatan di Desa Tajur, hingga menyebabkan kerusakan berat dan membuat jalan tersebut putus, sehingga tidak bisa dilalui.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menyatakan bahwa BPBD Kabupaten Bogor segera turun ke lapangan untuk mengamankan lokasi dan melakukan asesmen setelah menerima arahan dari Bupati Bogor. Tim reaksi cepat BPBD juga telah memasang garis bahaya (danger line) untuk menandai lokasi berbahaya agar warga tidak melintas di jalan yang terputus tersebut.
“Atas arahan Bupati Bogor, tim BPBD segera menuju lokasi di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, untuk melaksanakan asesmen dan memasang danger line di sekitar jembatan,” jelas Adam dilansir situs Pemkab Bogor.
Adam menambahkan bahwa saat ini BPBD sedang berkoordinasi dengan aparat setempat dan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut. BPBD juga menghimbau kepada warga untuk sementara menghindari jalur tersebut hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda…
SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat telah melimpahkan berkas perkara kasus penyekapan dan penganiayaan berat YT, wanita…
SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…
SATUJABAR, JAKARTAR - Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-79 jatuh pada 21 Juli. Kepala Badan…
SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat berhasil membongkar jaringan judi online berskala besar dengan omzet mencapai Rp.96…
SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat memastikan, meningkatkan pengamanan dengan banyaknya kasus begal yang terjadi. Personel kepolisian…
This website uses cookies.