Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini Bersama jajaran dalam pameran wastra bertajuk "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata di Rama Atrium, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (3/9/2026).(Foto: Humas Kemenpar)
JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan pameran wastra bertajuk “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara” di Rama Atrium, East Mall Lantai 1, Grand Indonesia, Jakarta, pada 2–6 September 2026.
Pameran selama lima hari tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenpar memperkuat pariwisata berbasis budaya (cultural tourism) dan pengalaman (experience-based tourism), khususnya dengan mendekatkan kekayaan budaya dan ragam destinasi Indonesia kepada masyarakat urban.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026), mengatakan wastra memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya karena setiap kain membawa identitas, pengetahuan, tradisi, serta cerita dari daerah asalnya.
Melalui pameran ini, Kemenpar mengangkat kekayaan wastra Indonesia, mulai dari batik, tenun, hingga kain ikat, sebagai media penceritaan (storytelling) yang menghubungkan masyarakat dengan destinasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal dan mengunjungi daerah asal wastra sekaligus meningkatkan belanja pariwisata.
“Indonesia memiliki kekayaan wastra yang luar biasa, baik sebagai identitas budaya maupun magnet pariwisata. Kami berharap sinergi ini menempatkan wastra bukan sekadar produk tekstil, melainkan jembatan yang menghubungkan wisatawan dengan keunikan destinasi di berbagai wilayah Indonesia,” kata Ni Made Ayu melalui keterangan resmi.
Dalam penyelenggaraannya, Kemenpar berkolaborasi dengan sejumlah mitra strategis lintas sektor. Salah satu kolaborasi dilakukan bersama BCA melalui penyediaan area pameran seluas 112 meter persegi di Rama Atrium. Pameran juga didukung Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) serta BINA.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti mengatakan kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam memperluas ruang promosi wastra sekaligus memperkenalkan destinasi yang menjadi tempat lahir dan berkembangnya kekayaan budaya tersebut.
“Kerja sama antara Kementerian Pariwisata, BCA, HIPPINDO, dan BINA menjadi bagian penting dalam menghadirkan pameran yang representatif. Melalui dukungan area pameran dari BCA serta jaringan ritel HIPPINDO, kami dapat menyediakan ruang promosi yang lebih luas bagi keindahan wastra Indonesia. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap wastra, tetapi juga menggerakkan wisatawan nusantara untuk mengunjungi destinasi asal kain-kain tersebut,” ujar Erwita.
Untuk memperkuat keterhubungan antara wastra dan pengalaman berwisata, pameran menghadirkan sejumlah pelaku industri pariwisata yang mewakili beragam destinasi, yakni Batik Warisan dari Pekalongan, Jawa Tengah; Lombok Paradise Tour & Travel yang mempromosikan Lombok, Nusa Tenggara Barat; Badan Otorita Borobudur yang mewakili Yogyakarta dan Jawa Tengah; Jabu Bonang yang mempromosikan Danau Toba, Sumatera Utara; Ainon Holidays yang mempromosikan Palembang, Sumatera Selatan; CakraMahira Bespoke Travel yang mempromosikan Jakarta; 8 Island Adventure yang mempromosikan Bali; serta APH Travel & MICE yang mempromosikan Sumatera Barat.
Batik Riana Kesuma serta Batik & Tenun Rolla juga berpartisipasi sebagai perwakilan industri ritel dengan menghadirkan beragam koleksi batik dan tenun khas Indonesia.
Kehadiran pelaku industri pariwisata tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk tidak hanya mengenal keragaman wastra, tetapi juga memperoleh informasi mengenai destinasi serta pilihan perjalanan wisata budaya ke berbagai daerah di Indonesia.
Sepanjang lima hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, di antaranya aktivitas membatik bersama perajin, peragaan busana (fashion show) yang menampilkan koleksi wastra khas daerah dengan menghadirkan Miss dan Mister Tourism binaan ASPPI, diskusi interaktif bersama pelaku industri pariwisata, kuis, serta sesi penataan gaya (styling) wastra.
KUNINGAN – Ciremai Coffee Culture Festival mewarnai Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Kuningan Kopi Festival…
JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan KAI Expo 2026 yang menawarkan perjalanan kereta api…
BANDUNG - Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus menunjukkan perkembangan positif seiring upaya menghidupkan kembali…
JAKARTA– Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian…
La Liga 2026-2027 masuki pekan ke-empat. Real Madrid tak mampu cetak gol saat tandang ke…
JAKARTA – Asian Games 2026 sudah di depan mata. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia…
This website uses cookies.