Berita

BRIN Bandung Siapkan Ketangguhan di Kawasan Rawan Bencana

SATUJABAR, BANDUNG – Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi (DPLFRKST) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kesiapsiagaan Bencana untuk para pelaksana layanan kawasan BRIN Bandung. Ketua Tim Pengelolaan Aglomerasi Kawasan Bandung, Rika Wulandari menyampaikan bahwa kegiatan ini dinilai sangat penting dalam upaya memberikan edukasi dan pemahaman dalam penanggulangan kedaruratan bencana khususnya gempa bumi.

“DPLFRKST memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada sivitas internal BRIN, khususnya di KST Samaun Samadikun. Kegiatan ini menggandeng BPBD Provinsi Jawa Barat dan Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) BRIN sebagai instruktur, agar peserta lebih memahami Rencana Tindak Darurat atau Emergency Response Plan (ERP) dari potensi bahaya bencana,” ujar Rika saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (16/4/2026) dilansir laman BRIN.

Bimtek yang diinisiasi tim Pam Obvitnas dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kawasan Bandung tersebut menghadirkan materi secara redaktif maupun direktif. Selama kegiatan, peserta aktif memperagakan berbagai arahan Rencana Tindak Darurat yang diinstruksikan.

Operator Layanan Operasional Bidang PK BPBD Provinsi Jawa Barat, Rano Harjaya menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa BPBP Provinsi Jawa Barat membutuhkan kerja sama dan koordinasi dari berbagai pihak termasuk BRIN, khususnya KST Samaun Samadikun Bandung.

“BPBP Provinsi Jawa Barat tidak dapat melakukan kegiatan penanggulangan bencana sendiri. Kami menyambut baik melakukan pendampingan termasuk BRIN KST Samaun Samadikun,” ujarnya.

Rano menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan mendukung skenario penanganan kejadian gempa bumi akibat Sesar Lembang yang menjadi isu sentral dalam lima tahun terakhir. Ia juga menegaskan bahwa KST Samaun Samadikun Bandung memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi.

“Dengan menyiapkan dokumen, sumber daya manusia, peralatan logistik, serta aspek operasional, kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dalam Business Continuity Plan (BCP). Melalui langkah tersebut, KST Samaun Samadikun BRIN Bandung diharapkan mampu mendukung pemerintah daerah dalam pendampingan penanganan keadaan darurat yang sebenarnya,” ia menambahkan.

Sementara itu, Peneliti Ahli Madya PRKG BRIN, Nuraini Rahma Hanifa, memaparkan berbagai skenario apabila gempa terjadi di KST Samaun Samadikun Bandung dan wilayah sekitarnya. Ia menjelaskan potensi gempa yang bersumber dari Sesar Lembang, Sesar Cimandiri, serta zona Megathrust di Jawa Barat.

“Melalui bimbingan teknis ini, peserta diajak mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diantisipasi, termasuk memahami potensi guncangan yang mungkin terjadi di kawasan tersebut. Selain itu, disusun skenario jika terjadi gempa akibat Sesar Lembang dengan magnitudo 6,5–7, yang diperkirakan setara dengan intensitas 6-7, guna menggambarkan potensi dampak guncangan yang dapat dialami di wilayah tersebut,” Rahma mengatakan.

Ia berharap peserta menjadi tulang punggung pembentukan tim penanggulangan kedaruratan bencana di KST Samaun Samadikun. “Kami ingin kawasan ini siap selamat, mampu bertahan, cepat pulih, dan kembali beroperasi, sekaligus mendukung penanganan di Kota Bandung,” ujarnya.

Di masa depan, Tim Pengelolaan Aglomerasi Kawasan Bandung berencana akan melakukan kembali simulasi kebencanaan gempa dengan melibatkan seluruh sivitas KST Samaun Samadikun agar lebih sigap terhadap peningkatan kesiapsiagaan bencana.

Editor

Recent Posts

Untung! Sempat Tertinggal 2-0, Persib Samakan Kedudukan 2-2

SATUJABAR, BANDUNG – Perburuan gelar jawara Liga 1 Indonesia, kian sengit usai Persib Bandung hanya…

6 jam ago

Wiyagus: Penyandang Disabilitas Harus Diperhatian Negara

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, mengatakan, pemerintah berkomitmen bahwa seluruh…

6 jam ago

Pria di Cianjur Jualan Narkoba Buat Bayar Utang Istri, 0,64 Kg Sabu Disita

SATUJABAR, CIANJUR--Berjualan narkoba jenis sabu, seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diringkus polisi. Pria…

6 jam ago

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

SATUJABAR, SUKABUMI--Hujan deras dan banjir luapan sungai, mengakibaembatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak. Akses…

8 jam ago

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…

8 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk…

10 jam ago

This website uses cookies.