Berita

Beri Rumah Buat Warga Tinggal di Kandang Kambing, Kapolda Jabar Minta Polres Bangun Rumah Layak

SATUJABAR, CIANJUR–Polda Jawa Barat memberi rumah baru yang dibangun berkolaborasi dengan komunitas sosial buat seorang warga Kabupaten di Cianjur, yang tinggal satu atap dengan kandang kambing. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, mengintruksikan setiap Polres di jajarannya bisa membangun rumah layak huni bagi warga tidak mampu yang tinggal di rumah tidak layak ditempati.

Riswan, warga Kampung Sukatani, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, kini tidak tinggal lagi di bangunan tidak layak huni. Polda Jawa Barat memberikan rumah baru yang dibangun berkolaborasi dengan komunitas sosial, setelah pemuda berusia 22 tahun tersebut, terpaksa tinggal di bangunan satu atap dengan kandang kambing.

Selama tiga tahun terakhir, Riswan dan adiknya terpaksa tinggal satu atap dengan kandang kambing, setelah rumah panggungnya ambruk, sejak tahun 2022. Riswan dan adik-adiknnya sebelumnya tinggal bersama kedua orangtua, yang telah meninggal dunia, 2025 lalu.

Bangunan satu atap dengan kandang kambing dijadikan tempat tinggal keluarga Riswan, karena tidak ada tempat lain. Bangunan dibagi dua, buat tempat tinggal dan kandang kambing.

Bangunan berbagi tempat dengan kandang kambing dan kondisi lingkungan tidak layak, berdampak terhadap kesehatan kedua orangtuanya. Sang ayah meninggal dunia, pada Agustus 2025, disusul ibunya, September 2025 lalu.

Riswan dan dua adiknya harus tetap bertahan hidup di bangunan sangat tidak sehat, dengan bau menyengat dari kotoran kambing. Riswan pasrah, setelah bantuan yang dijanjikan dan diharapkannya, tidak pernah ada realisasinya.

Di tengah janji-janji tinggal janji, harapan datang saat tim dari Polda Jawa Barat dan Komunitas Sosial Bagong Mogok meninjau, dua bulan lalu. Tidak butuh waktu lama, sebuah rumah dengan bangunan permanen selesai dibangun dan diberikan kepada keluarga Riswan.

“Seperti mimpi, setelah lama menunggu adanya bantuan yang diharapkan. Bantuan datang dari polisi dan komunitas, dan sekarang ini kami bisa tinggal di rumah yang layak ditempati,” ujar Riswan menahan tangis, di hadapan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, Jum’at (16/01/2026).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan, kondisi keluarga Ridwan sangat memprihatinkan, tinggal di bangunan jauh dari layak. Namun, berkat kerjasama Polda Jawa Barat dengan komunitas sosial, dan berbagai pihak, rumah layak huni bisa dibangun.

“Melalui kerjasama dengan komunitas sosial dan berbagai pihak, Polda Jawa Barat saat ini menyerahkan bantuan rumah buat keluarga almarhum Wahyu. Rumah yang diberikan ini agar anak-anaknya bisa tinggal nyaman demi meraih masa depannya,” ujar Rudi.

Polda Jawa Barat memberikan rumah berikut sepasang hewan ternak untuk dijadikan sumber nafkah dalam menjamin keberlangsungan ekonomi keluarga. Dari sepasang hewan ternak, diharapkan beranak-pinak dan menjadi sumber penghasilan utama.

“Kami sangat berharap, gerakan sosial ini juga bisa memantik pihak lain melakukan aksi serupa. Semoga gerakan sosial ini tidak hanya di Cianjur, tapi merambah di seluruh wilayah di Jawa Barat,” harap Rudi.

Rudi juga mengintruksikan setiap Polres di wilayah hukumnya, bisa membangun rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu. Bisa membangun saat mengetahui di wilayahnya ditemukan kondisi rumah warga rusak parah dan tidak layak ditempati, bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Insya Allah, kami Polda Jawa Barat berkomitmen dengab mempunyai niat agar setiap Polres bisa membangun rumah tidak layak ditempati masyarakat tidak mampu. Proses membangun, atau perbaikannya bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai Pemerintah Daerah, pengusaha, dan komunitas sosial,” ungkap Rudi.

Rudi memegaskan, melalui gerakan sosial tersebut, bisa membentuk kesadaran bersama, sekaligus mengajak membantu sesama yang membutuhkan. Kegiatan yang baik, dengan membangun rumah tidak layak huni buat masyarar tidak mampu, harus terus dilakukan.

Editor

Recent Posts

Harga Minyak Mentah Indonesia Desember 2025 Tertekan, Ini Sebabnya…

SATUJABAR, JAKARTA - Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Desember 2025 ditetapkan pada…

9 jam ago

77 Tunawisma Dijaring Dari Operasi Penjangkauan Oleh Pemkot Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melaksanakan operasi penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)…

10 jam ago

Isra Mi’raj 2026: Saatnya Mengunjungi Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Ingin mengetahui perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang mengasyikan? Sepertinya…

10 jam ago

Pesan Ketum KONI Kepada PTMSI: Persatuan Adalah Kunci Kemenangan

SATUJABAR, JAKARTA - Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman…

10 jam ago

India Open 2026: Jonatan Christie vs Loh Kean Yew di Semifinal

SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie akan menghadapi Loh Kean Yew…

10 jam ago

Momentum HPN, PWI Indramayu Gandeng Polri dan Wong Dermayu Masifkan Ketahanan Pangan

SATUJABAR, INDRAMAYU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu memanfaatkan momentum Hari Pers Nasional (HPN)…

21 jam ago

This website uses cookies.