Berita

Bapak dan Anak Tiri Berkomplot Curi Sepeda Motor, Sasar Kantor Pemerintah

SATUJABAR, BANDUNG–Ayah dan anak tirinya di Kota Bandung, Jawa Barat, berkomplot menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Aksi curanmor yang sudah tiga kali dilakukannya dengan menyasar sepeda motor di lokasi parkiran kantor pemerintahan, berakhir setelah diringkus polisi.

Aksi kejahatan FA alias Robert bersama anak tirinya, AL alias Itik, dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), berakhir di kantor polisi. Ayah dan anak tiri yang berkomplot menjadi pelaku curanmor, ditangkap Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, berikut tiga pelaku lainnya.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, mengatakan, kasus curanmor melibatkan ayah dan anak tirinya, bersama tiga pelaku lainnya, ES, RM, dan NN, merupakan hasil pengungkapan dalam satu bulan terakhir. Dari hasil pengungkapan, berhasil disita barang bukti sebanyak 17 unit sepeda motor hasil kejahatan pelaku.

“Kasus pencurian kendaraan bermotor ini, merupakan hasil pengungkapan Satreskrim Polrestabes Bandung, sejak September hingga Oktober 2025. Sebanyak lima pelaku diamankan, berikut barang bukti yang berhasil disita 17 unit sepeda motor hasil kejahatan pelaku,” ujar Abdul Rahman, dalam keterangan pers, Selasa (07/10/202).

Dalam kasus curanmor melibatkan ayah dan anaknya, sudah tiga kali menjalankan aksi kejahatannya. Sang ayah mengaku, diajak anak tirinya untuk berkomplot menjadi pelaku pencurian sepeda motor.

Modus operandi yang dilakukan, bermodal kunci astag, atau letter T, untuk merusak kunci stang agar  bisa membawa kabur sepeda motor. Pelalu menyasar sepeda motor di lokasi parkiran kantor pemerintahan yang tidak dilengkapi kunci ganda.

Sejumlah TKP (tempat kejadian perkara) curanmor tiga pelaku lain, sepeda motor diparkir di Jalan Rangga, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Jalan Margaasih, serta daerah Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Para pelaku yang kini harus mempertangungjawabkan perbuatannya, dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman pidana maksimal tujuh tahun kurungan penjara.

Editor

Recent Posts

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan…

7 jam ago

Final Piala Uber 2026: Korea Kalahkan Juara Bertahan China, Indonesia Ketiga

SATUJABAR, BANDUNG – Tim Uber Korea Selatan mampu mengalahkan juara bertahan China pada final yang…

8 jam ago

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)…

10 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan…

10 jam ago

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas…

11 jam ago

Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Akan Diperpanjang

Pemkot Bandung telah mengundang 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun,…

13 jam ago

This website uses cookies.