Berita

Banjir Bandang dan Longsor Sergap Warga Bogor, Satu Warga Dikabarkan Hilang

BMKG Bandung menyebut musim hujan masih diperkirakan terjadi hingga awal Maret tahun 2025

SATUJABAR, BANDUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan, ribuan warga terdampak akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor, Ahad (2/3/2025) malam. Petugas masih melakukan asesmen dan evakuasi korban banjir dan tanah longsor.

Data BPBD Jabar menyebut, banjir terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua. Sedangkan longsor terjadi di Desa Tugu Utara dan Desa Citeko Kecamatan Cisarua, Desa Kuta Kecamatan Megamendung, Desa Cimandala Kecamatan Sukaraja, Desa Harkatjaya Kecamatan Sukajaya, Desa Tanjungsari Kecamatan Cijeruk, Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas.

Akibat banjir, sebanyak 257 rumah terendam banjir termasuk satu sekolah. Sedangkan 988 jiwa terdampak akibat kejadian banjir bandang tersebut.

“Air sungai meluap menyebabkan pemukiman terendam,” ucap Pranata Humas Ahli BPBD Jabar Hadi Rahmat, Senin (3/3/2025).

Sementara akibat longsor, kata dia, satu unit fasilitas umum rusak berat dan satu rumah rusak berat. Sebanyak empat rumah mengalami rusak sedang dan dua rumah rusak ringan serta empat rumah terancam rusak.

Hadi menyebutkan, sebanyak 20 orang terdampak akibat longsor. Namun, terdapat satu orang yang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian oleh petugas. “BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan penanganan,” kata Hadi.

Sementara itu di Kota Bogor, desa yang terdampak yaitu Kelurahan Katulampa, Tajur dan Tegak Gundil, Kecamatan Bogor Timur. Kelurahan Bojongkerta, Pakuan, dan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan. Pasirjaya dan Gunungbatu Kecamatan Bogor Barat.

Dia mengatakan, 73 orang jiwa terdampak, 8 rumah terendam, rusak ringan satu rumah dan, rusak sedang empat unit.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung menyebut musim hujan masih diperkirakan terjadi hingga awal Maret tahun 2025. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bencana. (yul)

Editor

Recent Posts

Tol Purbaleunyi Arah Jakarta Lengang, Puncak Arus Balik Lebaran Sudah Terlewati

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Tol Purbaleunyi dari Bandung arah Jakarta sudah lengang, setelah puncak arus balik memasuki…

11 jam ago

Jumlah Penumpang Whoosh Selama Libur Lebaran Capai Puncaknya Pada 24 Maret, Tembus 24 Ribu

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat volume penumpang Whoosh pada 24 Maret 2026 mencapai 24.315 penumpang…

13 jam ago

Urusan Rasa yang Disarankan di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung menegaskan diri sebagai surga kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya.…

13 jam ago

Seskab Teddy & Menhub Dudy Cek Terminal Pulo Gebang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung…

13 jam ago

Arus Balik Lebaran Terkendali, One Way Nasional Presisi KM 414–KM 263 Dihentikan Bertahap

SATUJABAR, SUKOHARJO - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…

13 jam ago

67 Kasus Wisatawan Terpisah dari Keluarga di Pangandaran Selama Libur Lebaran

SATUJABAR, PANGANDARAN--Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai…

14 jam ago

This website uses cookies.