Gaya Hidup

Bandung Game Demo Day Hadirkan Paw Pewpew & Holiday Rush

Bandung Game Demo Day benar-benar menjadi panggung pengembang gim local. Beragam ide kreatif pengembang gim lokal tumpah di Bandung Game Demo Day 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Lantai 3, Balai Kota Bandung, Jumat 7 Agustus 2026. Tidak hanya menghadirkan gim digital, kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu 8 Agustus 2026 tersebut juga menampilkan board game dengan konsep yang beragam dan dapat dicoba langsung oleh masyarakat.

Sebanyak 32 gim demo ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Karya-karya yang hadir memperlihatkan bagaimana para pengembang mengolah berbagai ide, mulai dari gim roguelike (genre permainan video yang berasal dari game klasik Rogue, 1980) dengan tampilan yang cerah dan menggemaskan, simulasi klinik hewan, hingga permainan bertema liburan yang dirancang untuk dimainkan bersama keluarga.

Salah satunya adalah Paw Pewpew dari Studio Sang Nila yang dikembangkan oleh Keilin dan Renggana. Gim bergenre roguelike tersebut menawarkan pendekatan visual yang berbeda dengan menghadirkan estetika cozy, warna vibrant, serta karakter yang lucu dan imut.

“Paw Pewpew adalah game roguelike yang memiliki estetika lebih cozy, terus warnanya yang vibrant, terus juga karakter-karakternya yang lucu dan imut,” ujar Keilin.

Paw Pewpew telah dikembangkan selama sekitar lima bulan hingga mencapai tahap demo. Dalam prosesnya, tim menghadapi tantangan pada pengembangan art tiga dimensi, khususnya texturing dan modeling. Beberapa bagian visual harus dikerjakan ulang ketika ditemukan persoalan pada tekstur maupun tampilan saat dimasukkan ke dalam gim.

Keilin mengatakan, ide Paw Pewpew berangkat dari ketertarikan tim terhadap gim bergenre roguelike. Namun, Studio Sang Nila ingin memberikan warna berbeda dengan mengubah kecenderungan visual genre tersebut yang umumnya lebih gelap menjadi tampilan yang lebih cerah.

“Kalau misalnya gim roguelike, kebanyakan kan style-nya itu agak dark, grimy misalnya. Kita mencoba gimana kalau arahnya itu lebih ke estetik yang cute dan vibrant,” jelasnya dikutip laman Pemkot Bandung.

Karya lain yang turut diperkenalkan adalah Pet Care Panic dari Studio Idea Out. Gim tersebut mengangkat suasana klinik hewan dan memadukannya dengan konsep permainan cozy dan chaotic. Pemain akan berperan sebagai pemilik klinik yang bertugas merawat kucing dan anjing yang datang.

“Di gim ini nanti player itu akan bermain sebagai pemilik klinik hewan yang nantinya dia harus merawat kucing dan juga anjing yang masuk ke tokonya,” ujar Faiz Fadillah dari Studio Idea Out.

Pet Care Panic saat ini tengah dikembangkan kembali melalui proses remake selama sekitar tiga bulan. Salah satu tantangan yang dihadapi tim adalah pola kerja secara remote karena para anggota tim berasal dari berbagai daerah dan tidak selalu dapat bertemu secara langsung.

Selain gim digital, Bandung Game Demo Day 2026 juga menjadi ruang bagi pengembang board game untuk memperkenalkan karyanya. Salah satunya adalah Holiday Rush yang dikembangkan Rizky dan tim.

Holiday Rush mengangkat tema liburan yang dapat dinikmati bersama keluarga tanpa harus bepergian. Permainan tersebut dikembangkan selama kurang lebih 10 bulan dan saat ini telah memasuki tahap pencetakan.

“Tujuannya sebetulnya liburan juga bisa dilakukan bersama keluarga di rumah dengan memainkan tema boardgame yang temanya liburan,” kata Rizky.

Menurutnya, salah satu tantangan dalam membuat board game adalah menciptakan mekanisme permainan yang sederhana dan mudah dipahami, tetapi tetap memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Selain itu, tim juga membuat sendiri seluruh aspek visual untuk menghindari persoalan hak cipta.

“Yang paling susah dalam membuat board game itu pertama adalah membuat mechanical yang casual tapi seru dan semua orang tuh kayaknya gak perlu learning curve yang terlalu tajam buat memainkan board game-nya,” ujarnya.

Bandung Game Demo Day 2026 menunjukkan bahwa pengembangan gim tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga kreativitas dalam mengolah cerita, visual, mekanisme permainan, hingga pengalaman yang ingin diberikan kepada pemain.

Dengan menghadirkan berbagai karya yang masih berada dalam tahap pengembangan, kegiatan ini memberikan gambaran mengenai proses panjang di balik sebuah gim sebelum akhirnya siap dirilis kepada masyarakat.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Editor

Recent Posts

Sudaryono: 66 Kepala SPPG Diberhentikan Tidak Hormat

SATUJABAR, JAKARTA – Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menindak tegas dengan memproses pemberhentian secara…

18 menit ago

Chelsea VS AC Milan di SUGBK, Erick Thohir: Indonesia Jadi Pilihan Laga Pramusim

Chelsea VS AC Milan akan bertanding pada 8 Agustus 2026 di Stadion Utama Gelora Bung…

22 menit ago

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Inovasi Budidaya Stroberi dan Bawang

SATUJABAR, GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong…

38 menit ago

Pesawat Jet Garuda Layani Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

SATUJABAR, BANDUNG – Pesawat jet Garuda Indonesia dilaporkan akan mulai mengaspal di Bandara Husein Sastranegara…

49 menit ago

Kejahatan Jalanan: Pemkot Bandung Apresiasi Polda Jabar

Kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat ditindaklanjuti dengan operasi yang dilakukan Polda Jabar dan jajaran Polres.…

1 jam ago

Polda Jabar Ungkap 352 Kasus Kejahatan Jalanan

Polda Jabar dan kepolisian resor se-Jawa Barat, berhasil mengungkap 352 kasus kejahatan jalanan dengan 413…

1 jam ago

This website uses cookies.