Ilustrasi sniper (Image: AI)
SATUJABAR, BANDUNG – Media ternama mancanegara mengungkap dugaan praktik tercela dan jahat oleh ‘orang kaya’ yang menjadikan medan Perang Bosnia sebagai “Sniper Tourism”.
The Guardian pada Selasa (11/11/2025) memberitakan bahwa Kejaksaan Milan dilaporkan telah mulai menyelidiki sekelompok warganya.
Mereka diduga membayar tentara Serbia Bosnia untuk menembaki warga sipil di Sarajevo selama pengepungan kota itu pada dekade 1990-an.
Sementara itu, The Telegraph mengabarkan “Orang Asing Kaya Diduga Membayar Bayar Rp1,6 Miliar untuk ‘Safari Akhir Pekan’ Membunuh Warga Sipil di Sarajevo.
Menurut Telegraph, Italia selidiki dugaan “wisata perang” di mana turis membayar pasukan Serbia untuk menembak warga Bosnia — dengan tarif lebih tinggi untuk menargetkan anak-anak.
Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…
Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…
Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…
SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…
This website uses cookies.