SATUJABAR, RIYADH – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa hari pertama Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Keputusan ini dikeluarkan setelah komite pengamatan hilal di seluruh wilayah Kerajaan melaporkan bahwa bulan sabit (hilal) tidak terlihat pada Rabu malam, 29 Ramadan. Sesuai dengan tuntunan syariat, maka bulan suci Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Kantor Berita Saudi (SPA) melaporkan bahwa Kamis, 19 Maret, merupakan hari terakhir bulan Ramadan, dan perayaan Idulfitri akan dimulai serentak pada hari Jumat.
Pihak berwenang juga telah menyiapkan ribuan masjid dan lapangan terbuka di seluruh penjuru negeri, termasuk Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, untuk pelaksanaan salat Id besok pagi.
Pemerintah Arab Saudi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim di dunia, seraya mendoakan agar ibadah puasa dan amal saleh selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.







