Hidangan khas imlek (ilustrasi/pexels)
Aneka hidangan khas Imlek atau Tahun Baru biasanya tersaji menemani kemeriahannya.
Imlek merupakan perayaan Tionghoa yang penuh dengan tradisi dan ritual. Selama perayaan ini, keluarga dan teman-teman berkumpul untuk merayakan bersama dan menikmati hidangan khas Imlek.
Jiaozi (Pangsit):
Pangsit, atau jiaozi, adalah dumpling yang diisi dengan campuran daging cincang, sayuran, dan bumbu. Makanan ini melambangkan kemakmuran karena bentuknya yang mirip kantong emas.
Nian Gao:
Nian Gao adalah kue beras klepon yang melambangkan kemakmuran, pertumbuhan, dan kemajuan. Kue ini biasanya dipotong menjadi irisan dan dimasak dengan cara yang berbeda, seperti digoreng atau direbus.
Yusheng (Lo Hei):
Yusheng, juga dikenal sebagai Lo Hei, adalah hidangan salad ikan mentah yang biasanya disajikan dalam perayaan Imlek di Singapura dan Malaysia. Makanan ini melibatkan ritual mengaduk bersama-sama untuk membawa keberuntungan dan keberhasilan.
Peking Duck (Bebek Peking):
Bebek Peking adalah hidangan bebek panggang yang disajikan dengan kulit renyah dan saus hoisin. Hidangan ini melambangkan kemakmuran dan keberuntungan.
Tangyuan:
Tangyuan adalah bola-bola klepon isi yang terbuat dari tepung ketan yang dimasak dalam kuah manis. Makanan ini melambangkan keluarga yang bersatu.
Fa Gao:
Fa Gao adalah kue kukus yang memiliki bentuk khas dan biasanya memiliki warna merah. Kue ini melambangkan keberuntungan dan pertumbuhan.
Longevity Noodles (Mie Panjang Umur):
Mie panjang umur adalah mie yang panjang dan melambangkan umur panjang. Hidangan ini sering disajikan selama perayaan Imlek sebagai simbol harapan hidup yang panjang dan sehat.
Dried Oysters (Kering Sotong):
Kerang kering sering disajikan sebagai hidangan penting selama perayaan Imlek karena pengucapan “ho xi” (kerang) bersifat homofon dengan “ho xi” yang berarti keberuntungan.
Radish Cake (Lobak Goh):
Radish Cake adalah kue yang terbuat dari lobak, tepung beras, dan bahan-bahan lainnya. Kue ini sering digoreng dan disajikan selama perayaan Imlek.
Makanan khas Imlek memiliki nilai simbolis dan tradisional yang kuat, dan masing-masing hidangan membawa makna keberuntungan, kemakmuran, dan keberhasilan.
Demikian aneka hidangan khas imlek.
SATUJABAR, JAKARTA - 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan jatuh pada hari Senin 18 Mei 2026…
SATUJABAR, GARUT--Seorang oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) diamankan polisi, setelah diduga mencabuli santrinya. Dugaan perbuatan…
SATUJABAR, BANDUNG – Arab Saudi tunjuk Anies Baswedan sebagai Anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan Untuk…
SATUJABAR, BANDUNG - Bank BJB Bandoeng 10K dinilai tidak hanya menjadi agenda olahraga semata, tetapi…
SATUJABAR, SUMEDANG---Polres Sumedang, Jawa Barat, telah menangkap pelaku begal terhadap mahasiwi Universitas Padjadjaran (Unpad), dan…
SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia.…
This website uses cookies.