BANDUNG – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKMPP) Kabupaten Sumedang mengumumkan bahwa lima koperasi di wilayahnya kini telah masuk dalam kategori koperasi modern. Kelima koperasi tersebut adalah KPKS, BMT At Taawun, Koperasi Brimob, BMT Marzukiyah, dan KSU Tandang Sari.
Kepala Bidang Koperasi Diskop UKMPP Kabupaten Sumedang, Ellys Rahmawati, menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang harus dipenuhi oleh koperasi untuk dapat dikategorikan sebagai koperasi modern. Pilar pertama adalah kelembagaan, di mana koperasi harus mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara daring dan menerapkan sistem pendaftaran online. Pilar kedua adalah jenis usaha, yang meliputi memiliki website, pelayanan anggota secara digital, dan orientasi bisnis yang modern. Pilar ketiga berkaitan dengan keuangan, yang mencakup penerapan sistem akuntansi yang sehat.
“Kelima koperasi tersebut telah memenuhi ketiga pilar tersebut, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan,” kata Ellys pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Pencapaian ini merupakan bagian dari indikator kinerja utama (IKU) bidang Koperasi Diskop UKMPP Sumedang. Ellys menambahkan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi, koperasi diharapkan untuk bertransformasi menuju model yang lebih modern, termasuk dalam penerapan digitalisasi.