• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sangu Tutug Oncom yang Pulen & Gurih

Editor
Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:10
Nasi atau Sangu Tutug Oncom

Nasi atau Sangu Tutug Oncom (Wikipedia)

Sangu Tutug Oncom adalah makanan khas Tasikmalaya. Makanan ini terbuat dari nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau bakar.

Penyajian makanan ini umumnya dalam keadaan hangat.

RelatedPosts

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Angkat Isu Sosial Lewat Seni Pertunjukan

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

ARTI NAMA

Secara etimologi, nama makanan ini terdiri dari gabungan tiga kata dalam bahasa Sunda, yakni: sangu, tutug, oncom.

Kata sangu merujuk kepada “nasi” yang merupakan makanan pokok orang Indonesia yang terbuat dari beras yang direbus, tutug yang bermakna “ditumbuk”, dan oncom yang merupakan makanan hasil fermentasi khas dari Jawa Barat.

 

PERKEMBANGAN

Asal usul pasti tentang makanan ini masih belum jelas, tetapi dipercaya bahwa sejak dekade 1940-an, makanan ini sudah ada dan menjadi makan sehari-sehari masyarakat sunda.

Oncom yang merupakan makanan sehari-hari pada zaman itu menciptakan pandangan bahwa makanan ini merupakan makanan kelas bawah karena mengalami kesengsaraan saat periode orde lama.

Penambahan oncom sebagai campuran nasi bertujuan untuk menyebabkan ilusi bahwa nasi terlihat lebih banyak dan padat.

Sejak tahun 2019, makanan ini menjadi salah satu dari 21 jenis makanan lokal untuk makanan maskapai penerbangan di Garuda Indonesia untuk rute penerbangan domestik.

 

BAHAN DAN PENYAJIAN

Oncom yang sedang disiapkan dengan dijemur di sinar matahari

Pada awalnya, nasi tutug oncom hanya disajikan dengan oncom bakar dan garam sebagai bumbu masak dan ditemani teh tawar sebagai sarapan.

Kini bumbunya menjadi bervariasi dengan menambahkan bawang merah, bawang putih, cabai, kencur dan garam yang ditumbuk halus bersama oncom yang telah dibakar. Selanjutnya, campuran oncom tersebut dibungkus menggunakan daun pisang dengan nasi hangat serta bawang goreng.

LAUK

Nasi Tutug oncom ditemani lauk ayam goreng, tahu dan tempe dengan potongan tomat, mentimun dan terung thailand sebagai hiasan

Nasi tutug oncom sering dilengkapi dengan pelbagai lauk, seperti ayam goreng, gepuk, mentimun, tahu, tempe serta sambal.

MINUMAN PENDAMPING

Minuman yang cocok untuk mendampingi minuman ini terdapat banyak pilihan. Aneka teh hangat atau panas sesuai selera anda dapat menjadi penutup makan yang oke.

Atau bisa juga dengan minuman yang mengandung rempah-rempah yang dapat melengkapi nutrisi asupan makan dan minum Anda.

Sumber: Wikipedia

Tags: kulinerrestorantasiktasikmalaya

Related Posts

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (25/9/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Angkat Isu Sosial Lewat Seni Pertunjukan

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang dibawakan aktris,...

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.