• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 28 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hadapi El Niño: BMKG Optimalkan Informasi Iklim untuk Jaga Ketahanan Pangan

Editor
Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:04
Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026). (Foto: Humas BMKG)

Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026). (Foto: Humas BMKG)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan pentingnya pemanfaatan informasi iklim dan prakiraan cuaca sebagai dasar pengambilan keputusan untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan nasional. Informasi tersebut diperlukan untuk mengantisipasi dampak El Niño, menyesuaikan kalender tanam dengan kondisi iklim setiap wilayah, serta memitigasi risiko kekeringan dan curah hujan tinggi yang dapat mengganggu produksi pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026). Rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan tersebut membahas langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global dan risiko El Niño, khususnya dampaknya terhadap produksi, pasokan, harga, serta ketahanan pangan domestik.

RelatedPosts

Harga Emas Antam Rabu 28/10/2026 Senilai Rp 2.570.000 Per Gram

Presiden Prabowo Dorong Riset untuk Atasi Karhutla, Kembangkan Energi, dan Percepat Vaksin

BNPB dan Malaysia Jajaki Kerja Sama Penanganan Karhutla

Dalam paparannya, Faisal menyampaikan bahwa terdapat dua kondisi iklim yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni dampak lanjutan El Niño dan masuknya musim hujan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Kedua kondisi tersebut perlu dipertimbangkan dalam menentukan waktu tanam, mengelola ketersediaan air, dan melindungi produksi pangan.

“Terdapat dua kondisi yang perlu kita antisipasi bersama, yaitu dampak lanjutan El Niño dan masuknya musim hujan secara bertahap. Informasi iklim perlu menjadi dasar penentuan waktu tanam, pengelolaan air, dan perlindungan produksi pangan,” ujar Faisal melalui keterangan resminya.

Berdasarkan data BMKG, Indeks Niño 3.4 pada periode Agustus–Oktober 2026 mencapai +3,05°C, yang menunjukkan kondisi El Niño sangat kuat. Kondisi tersebut juga disertai nilai Indian Ocean Dipole (IOD) positif sebesar +0,63. Kombinasi kondisi iklim ini perlu diwaspadai karena berpotensi memperpanjang periode kering dan meningkatkan keterbatasan air di sejumlah wilayah. BMKG memprediksi El Niño masih akan bertahan hingga awal 2027.

Dampak kekeringan pun masih menjadi perhatian, terutama di wilayah yang mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan. BMKG mencatat 1.707 titik mengalami hari tanpa hujan (HTH) dengan kategori ekstrem panjang. Kondisi ini menunjukkan pentingnya menjaga ketersediaan air, khususnya di wilayah sentra produksi pangan yang masih mengalami kekeringan. Di sisi lain, masuknya musim hujan juga perlu dicermati karena waktu awal musim dan intensitas curah hujan berbeda antar daerah.

“Karena itu, masuknya musim hujan tetap perlu dicermati menurut wilayah dan waktu kejadiannya, sebagai dasar penyesuaian kegiatan pertanian,” jelas Faisal.

Lebih lanjut, Faisal juga menjelaskan bahwa BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026. Sementara itu, curah hujan pada periode Desember 2026 hingga April 2027 secara umum diprakirakan berada pada kategori menengah hingga sangat tinggi, meskipun kondisi setiap wilayah berbeda. Informasi ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan pelaku sektor pertanian untuk menyesuaikan kalender tanam sekaligus mempersiapkan infrastruktur pengelolaan air.

Selain memantau perkembangan musim, BMKG juga memperhatikan potensi pertumbuhan awan hujan dalam jangka pendek. Pada periode 25 Oktober hingga 2 November 2026, pertumbuhan awan hujan diprakirakan signifikan di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Maluku Utara, dan sebagian Sulawesi. Sebaliknya, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur masih berpotensi mengalami kondisi relatif kering.

Peluang hujan di wilayah yang berpotensi mengalami pertumbuhan awan dapat dimanfaatkan untuk menambah tampungan air, termasuk melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi atmosfer mendukung. Untuk periode 25–28 Oktober 2026, BMKG juga memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Prakiraan jangka pendek perlu digunakan untuk mengatur kegiatan tanam, panen, dan pengelolaan air di lapangan. Daerah perlu terus mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini BMKG,” kata Faisal.

Menurut Faisal, pelaksanaan OMC perlu diarahkan ke wilayah prioritas dengan mempertimbangkan kebutuhan air dan peluang pertumbuhan awan. Operasi tersebut juga perlu disesuaikan dengan kondisi atmosfer agar dukungan terhadap ketersediaan air dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Berdasarkan kondisi iklim dan prakiraan cuaca tersebut, BMKG menekankan sejumlah langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Langkah tersebut meliputi penyesuaian kalender tanam dengan prediksi musim di setiap wilayah, penyiapan jaringan irigasi dan cadangan air terutama di daerah yang masih mengalami kekeringan, serta antisipasi banjir dan genangan di sentra pangan yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi. Pembaruan informasi cuaca dan iklim BMKG juga perlu dimanfaatkan secara berkelanjutan, disertai optimalisasi OMC sesuai kebutuhan dan kondisi atmosfer.

“BMKG siap mendukung Kemenko Pangan dan kementerian/lembaga terkait agar informasi iklim menjadi dasar keputusan operasional untuk menjaga produksi pangan,” pungkas Faisal.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra. Hadir pula Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, serta pimpinan kementerian/lembaga dan badan usaha milik negara terkait.

Melalui pemanfaatan informasi cuaca dan iklim secara tepat, BMKG mendukung pemerintah dan pemangku kepentingan sektor pangan dalam menyusun langkah antisipasi sesuai kondisi masing-masing wilayah. Dengan perencanaan yang didasarkan pada informasi iklim, risiko kekeringan maupun kelebihan air terhadap kegiatan pertanian diharapkan dapat dikelola lebih baik sehingga keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Tags: el nino

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Rabu 28/10/2026 Senilai Rp 2.570.000 Per Gram

Editor
28 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 28/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.570.000 per gram...

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (27/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Dorong Riset untuk Atasi Karhutla, Kembangkan Energi, dan Percepat Vaksin

Editor
28 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Istana Merdeka, Jakarta, pada...

Foto : Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi (kiri) menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Muzafar Shah Mustafa (kanan) membahas tawaran bantuan operasional dan kerja sama teknologi dari Pemerintah Malaysia untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Apri Setiawan)

BNPB dan Malaysia Jajaki Kerja Sama Penanganan Karhutla

Editor
28 Oktober 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membahas tawaran bantuan operasional dan kerja sama teknologi dari Pemerintah Malaysia untuk mendukung...

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat.(Foto: Humas Kemenhut)

Menhut: Karhutla Jambi Membaik, Operasi Pembasahan dan Pencegahan Diperkuat

Editor
28 Oktober 2026

JAMBI - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat...

Wamenkomdigi Nezar Patria bersama Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wamen PPN Febrian Alphyanto Ruddyard, Dirjen Imigrasi Kemenimipas Hendarsam Marantoko, Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkum Dhahana Putra, serta Kepala Biro Hukum Kemenlu Rayyanul Muniah Sangadji menunjukkan dokumen Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU tentang Administrasi Kependudukan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kemkomdigi Soroti Akses dan Keamanan Data Warga Saat Pembahasan RUU Adminduk

Editor
28 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital menyoroti tiga isu krusial dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Administrasi Kependudukan (RUU Adminduk), yakni integrasi...

Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kabupaten Garut

Kemenkes Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Upgrade RSUD dan Rotinsulu Garut

Editor
28 Oktober 2026

GARUT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyambut baik rencana Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk meningkatkan fasilitas dan layanan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.