SUMEDANG – Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Bupati Dony Ahmad Munir mendorong optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Ia mengajak perusahaan memanfaatkan aplikasi SIPEDO untuk mengetahui berbagai pilihan kompetensi dan paket pelatihan yang tersedia di BLK. Melalui kolaborasi tersebut, calon tenaga kerja diharapkan memiliki keterampilan yang relevan sebelum memasuki dunia kerja, sementara perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja yang lebih siap sesuai kebutuhan.
“Perusahaan bisa membuka aplikasi SIPEDO untuk melihat kompetensi yang tersedia. Di BLK ada beberapa paket pelatihan yang bisa dimanfaatkan agar calon tenaga kerja memiliki keterampilan sebelum bekerja,” kata Bupati Dony saat membuka Sumedang Job Fair di Gedung Creative Center, Senin (26/10/2026) dilansir laman Pemkab Sumedang.
Dony secara khusus meminta Disnakertrans dan BLK memastikan program pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kompetensi, tetapi berlanjut hingga penempatan kerja. “Setelah pelatihan, pastikan peserta bisa bekerja dan terhubung dengan perusahaan penyedia lapangan pekerjaan. Pelatihan harus sesuai dengan kebutuhan industri sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat untuk memastikan pekerja memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia pun mengimbau seluruh perusahaan pemberi kerja agar mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga hak dan perlindungan pekerja dapat terpenuhi.
Dony turut menyampaikan apresiasi kepada 22 perusahaan yang berpartisipasi dalam Sumedang Job Fair 2026. Ia berharap dunia usaha memberikan kesempatan yang adil kepada tenaga kerja lokal berdasarkan kompetensi dan persyaratan yang dibutuhkan.
Apresiasi juga disampaikan kepada Polres Sumedang melalui program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui Sumedang Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja semakin terbuka, kebutuhan tenaga kerja perusahaan dapat terpenuhi, serta kolaborasi lintas sektor semakin kuat dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Sumedang.







