SATUJABAR, BANDUNG–Seorang bandar tembakau sintetis, atau sinte, di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, ditangkap polisi. Selain barang bukti tembakau sintetis, polisi juga menemukan senjata api rakitan.
Bandar tembakau sintetis, atau sinte, berinisial MK, ditangkap Tim Satresnarkoba Polres Cimahi, di rumah kontrakannya di Jalan Supawami, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti satu kilogram tembakau sintetis siap edar.
“Pelaku berinisial MK kami amankan, Sabtu (17/10/2026), yang sudah cukup lama mengedarkan tembakau sintetis. Dari hasil penggeledahan, kami berhasil menyita satu kilogram tembakau sintetis siap edar,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Cimahi, Senin (19/10/2026).
Faruk mengatakan, selain barang bukti tembakau sintetis, juga ditemukan senjata api rakitan. Selain itu, ada 13 butir peluru, dua pucuk senjata airsotf gun, berikut gas.
“Jadi setelah dilakukan penggeledahan di rumah kontrakannya, diketahui pelaku juga memiliki senjata api rakitan, dua pucuk senjata airsoft gun berikut gasnya, serta ada sebanyak 13 butir peluru,” kata Faruk.
Berdasarkan pengakuan pelaku, senjata api rakitan diperoleh hasil membeli secara online. Polisi masih mendalami asal senjata api rakitan diduga dari wilayah Jawa Tengah.
“Pelaku membeli senjata api rakitan hasil membeli secara online, alasannya karena hobi menembak. Senjata api rakitan sudah dimiliki dan disimpannya selama kurang lebih satu bulan,” ungkap Faruk.
Pelaku sudah dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Cimahi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana empat tahun hingga 12 tahun penjara, serta denda Rp.800 juta hingga maksimal Rp.8 miliar.
Sementara terkait kepemilikan senjata api rakitan dan airsoft gun, penyidik masih mendalami dugaan pelanggaran hukum untuk menentukan penerapan pasal tambahan yang bisa menjeratnya.







