SURAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meraih Anugerah PERHUMAS 2026 kategori Humas Pemerintah atas kontribusi dan profesionalitasnya dalam mendukung perkembangan dunia kehumasan di Indonesia. Penghargaan dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) tersebut diserahkan oleh Ketua Umum PERHUMAS, Boy Kelana Soebroto, dalam rangkaian Konvensi Humas Indonesia 2026 di Sumaryono Grand Ballroom, The Sunan Hotel Solo, Surakarta, Sabtu (17/10/2026).
Konvensi Humas Indonesia 2026 berlangsung selama dua hari dan diisi dengan berbagai diskusi panel yang menghadirkan praktisi kehumasan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta membahas perkembangan dan tantangan komunikasi publik di tengah dinamika informasi yang terus berkembang.
Ketua Tim Inovasi dan Pengembangan Kehumasan BMKG, Dr. Taufan Maulana, M.A., yang menerima penghargaan mewakili BMKG, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik, khususnya dalam penyampaian informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG).
“Kepercayaan publik merupakan hal penting dalam komunikasi kebencanaan. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan komunikasi yang cepat, tepat, memiliki jangkauan luas, dan mudah dipahami agar informasi MKG dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Taufan dilansir laman BMKG.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi publik yang adaptif dan kredibel berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan aktivitas kegempaan. Penyampaian informasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
“Informasi MKG tidak cukup hanya tersedia, tetapi juga harus dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu, kami terus mendorong komunikasi publik yang profesional, terpercaya, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat agar pesan yang disampaikan dapat mendukung upaya mitigasi risiko bencana,” ungkap Taufan.
Anugerah PERHUMAS merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu maupun lembaga yang dinilai berprestasi atau berjasa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, profesi, praktik, dan pengorganisasian kehumasan di Indonesia. Penghargaan ini juga mengapresiasi kontribusi terhadap organisasi PERHUMAS serta upaya menjaga citra dan nama baik bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.
Khusus kategori Humas Pemerintah, penghargaan diberikan kepada individu atau institusi yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan profesi kehumasan serta menjalin kolaborasi dengan PERHUMAS. Penetapan penerima dilakukan berdasarkan masukan dan evaluasi terhadap kandidat atas kontribusinya selama periode Juli 2025 hingga September 2026. Proses penilaian dan evaluasi dilaksanakan oleh dewan juri yang dibentuk oleh Badan Pengurus Pusat PERHUMAS.
PERHUMAS merupakan organisasi profesi hubungan masyarakat atau public relations yang bersifat independen dan nirlaba. Berdiri pada 15 Desember 1972, PERHUMAS memiliki jaringan Badan Pengurus Cabang di berbagai daerah serta anggota yang terdiri atas praktisi kehumasan di seluruh Indonesia. Organisasi ini juga menjadi anggota Global Alliance for Public Relations and Communication Management, konfederasi global yang mewadahi praktisi dan akademisi bidang komunikasi dan kehumasan.
Selain BMKG, Anugerah PERHUMAS 2026 juga diberikan kepada sejumlah individu dan institusi yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan ilmu, profesi, praktik, dan organisasi kehumasan. Penerima lainnya meliputi KOMPAS.ID, BPC PERHUMAS Surabaya Raya, Bluebird Group, Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI), serta PERHUMAS Muda Jakarta Raya. Penghargaan juga diberikan kepada Prof. Dr. Atwar Bajari, Rosarita Niken Widiastuti, dan Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR.
Melalui capaian ini, BMKG terus mendorong dan memperkuat praktik kehumasan yang profesional dan kredibel, membangun kepercayaan publik, serta memperluas jangkauan informasi MKG yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.







