JAKARTA – IBL menggelar salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan ALL INDONESIAN 2026, yaitu Drawing yang dilakukan secara daring melalui channel YouTube IBL TV, pada Jumat malam (9/10). Hasilnya sangat menarik di mana dua finalis ALL INDONESIAN tahun lalu berada di grup yang berbeda.
Pengundian atau drawing kali ini menentukan 10 tim peserta IBL ALL INDONESIAN 2026, karena sebelumnya Tangerang Hawks Basketball memutuskan untuk tidak melanjutkan partisipasi di liga bolabasket profesional Indonesia. Sementara itu pengundian dilakukan oleh dua orang, yaitu Rizky Effendi dan Dimas Mahendra.
Jalannya pengundian cukup menegangkan. Grup A langsung dihuni dua klub, yaitu Pacific Caesar Surabaya dan Rajawali Medan. Setelah dua tim tersebut, baru muncul Satya Wacana Salatiga yang mengisi Grup B. RANS Simba Bogor melengkapi Grup A, kemudian Hangtuah Jakarta dan Kesatria Bengawan Solo menempati Grup B.
Ketika empat tim teratas diundi, muncul Satria Muda Pertamina Bandung yang menempati Grup A. Disusul Dewa United Banten yang mendapatkan tempat di Grup B. Nama juara bertahan IBL, Bogor Hornbills muncul di Grup A. Lalu yang terakhir ada Pelita Jaya Basketball Jakarta yang terakhir muncul dan menempati Grup B.

Jika mengingat kembali musim lalu, di mana Satria Muda Pertamina Bandung keluar sebagai juara setelah mengalahkan Dewa United Banten di partai final. Mereka juga punya kesempatan untuk bertemu lagi di partai puncak tahun ini. Atau, justru ada tim yang bakal membuat kejutan.
IBL ALL INDONESIAN 2026 akan berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kehadiran turnamen ini melanjutkan semangat kompetisi di luar musim reguler yang memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain lokal untuk mendapatkan menit bermain, mengambil tanggung jawab, serta menjadi kekuatan utama di lapangan.
Sumber: IBL Indonesia






