• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Editor
Jumat, 09 Oktober 2026 - 07:58
Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

JAKARTA – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya indikator volatilitas. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).

Menkeu menyampaikan bahwa bahwa pelaksanaan APBN hingga September 2026 masih on track. Penerimaan negara mencapai Rp2.341,5 triliun atau 74,2% dari target APBN, sementara belanja negara terealisasi Rp2.660,5 triliun atau 69,2% dari pagu. Dengan capaian tersebut, defisit APBN tercatat sebesar Rp319 triliun atau 1,24% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sejalan dengan desain APBN yang telah ditetapkan sejak awal tahun.

RelatedPosts

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

“Jadi ini on track. Kita menuju pelaksanaan APBN yang memang dari awal, sejak ditetapkan didesain untuk defisit. Nah, defisitnya kalau bulan lalu, kalau ingat data bulan lalu bisa dilihat lagi, defisit bulan lalu 0,9 persen. Hari ini, per akhir September 1,2 persen,” jelas Menkeu Suahasil dilansir laman Kemenkeu.

Dari sisi penerimaan negara, penerimaan pajak mencapai Rp1.607,6 triliun atau tumbuh 24,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat Rp240,1 triliun, tumbuh 8,5%, sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp492,3 triliun atau meningkat 41,7% secara dibandingkan tahun lalu.

Di sisi belanja, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp2.061,3 triliun atau 65,4% dari APBN. Belanja tersebut antara lain mendukung program prioritas pemerintah, layanan pendidikan dan kesehatan, bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, serta subsidi dan kompensasi energi. Pemerintah memastikan pelaksanaan belanja terus dipantau agar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa pengelolaan APBN juga membutuhkan keseimbangan yang berkelanjutan antara penerimaan dan belanja. Kenaikan harga minyak, misalnya, dapat meningkatkan penerimaan dari sektor migas, tetapi sekaligus menambah kebutuhan belanja subsidi dan kompensasi energi. Karena itu, pemerintah terus mengelola berbagai perkembangan tersebut agar dampaknya terhadap kondisi fiskal tetap terkendali.

Selain itu, Menkeu menekankan bahwa kredibilitas menjadi modal utama untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap Indonesia, terutama ketika suku bunga global masih tinggi dan volatilitas pasar keuangan meningkat. Pemerintah akan terus memperhatikan kondisi pasar dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan, dengan tetap menjaga kehati-hatian dan fleksibilitas dalam penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).

“Yang paling penting di dalam menahan spread ini adalah kredibilitas. Kita dipercaya. Ini yang menjadi poin utama saya dalam mengelola APBN. APBN-nya menumbuhkan, APBN-nya melindungi masyarakat, APBN-nya harus bisa dipercaya. Dan ini adalah modal kita,” tegas Menkeu.

Menutup paparannya, Menkeu menegaskan kembali komitmen dalam mengelola APBN dengan kredibel sehingga APBN menjadi instrumen yang mampu menumbuhkan perekonomian dan melindungi masyarakat di tengah kondisi perekonomian dunia yang masih penuh ketidakpastian.

“Kita akan terus menjaga APBN dengan baik dan mudah-mudahan menjadi APBN yang betul-betul dapat menumbuhkan ekonomi, melindungi masyarakat, dan menjaga kredibilitas dari perekonomian kita,” pungkas Menkeu.

Tags: APBN 2026Menteri Keuangan

Related Posts

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

Editor
9 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan,...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai 52,4 pada September 2026. Capaian...

(Image: BRIN)

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Implan tulang traumatik berperan penting untuk menstabilkan dan memperbaiki tulang akibat kecelakaan atau cedera dimana kebutuhan terus meningkat....

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan antara lain melalui keterlibatan periset dalam kegiatan pembelajaran serta dukungan peralatan pengamatan astronomi di Imah Noong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Image: BRIN)

BRIN dan Imah Noong Dongkrak Literasi Astronomi

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi...

Kondisi lahan yang terbakal terjadi di Desa Kawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (8/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Kejadian dan Penanganan Bencana Hingga Jum’at (9/10)

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam pemantauan selama 24 jam, sejak Kamis (8/10) pukul...

Menkomdigi Meutya Hafid berdialog dengan warga penerima bantuan Perlinsos saat meninjau pelaksanaan Uji Coba Program Perlindungan Sosial Digital di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (09/10/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Komdigi: Data Perlinsos Bali Tembus 652.858 KK

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) harus memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah. Bali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.