• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

Editor
Jumat, 09 Oktober 2026 - 07:51
(Image: BRIN)

(Image: BRIN)

JAKARTA – Implan tulang traumatik berperan penting untuk menstabilkan dan memperbaiki tulang akibat kecelakaan atau cedera dimana kebutuhan terus meningkat. Namun tantangan nasional masih besar, sekitar 94% kebutuhan implan bergantung kepada produk impor. Sementara pasar implan medis nasional diproyeksikan meningkat dari 20 juta dolar AS pada 2021 menjadi 36,67 juta dolar AS di 2026, dengan pertumbuhan 15,2% per tahun.

“Saat ini untuk kasus tulang traumatik implan yang digunakan umumnya logam bioinert, seperti stainless steel (S316L), titanium (Ti) dan paduannya, serta cobalt chromium (CoCr),” jelas Iwan Setyadi Profesor Riset dari Pusat Riset Komposit dan Biomaterial Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN dalam Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Gedung BJ Habibie Jakarta, Kamis (8/10) seperti dikabarkan Humas BRIN.

RelatedPosts

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Dalam orasinya Iwan memaparkan tentang Inovasi Material Komposit Biodegradable Berbasis Logam Magnesium Untuk Implan Tulang Traumatik. Menurutnya, material tersebut kuat dan tahan korosi, tetapi sifat permanennya pada kasus tertentu mengharuskan operasi pelepasan setelah tulang pulih. Hal ini dapat menambah risiko komplikasi, trauma jaringan, waktu pemulihan, dan biaya perawatan.

“Keterbatasan implan permanen mendorong konsep temporari implan, yaitu implan yang menopang tulang selama penyembuhan, kemudian terdegradasi dan diserap tubuh. Namun, implan biodegredable harus kuat saat dibutuhkan, terdegradasi secara terkendali, aman, dan mendukung regenerasi tulang,” ucap Profesor Riset kelahiran Bukittinggi 57 tahun yang lalu.

Magnesium memiliki kompetensi karena ringan, sifat mekaniknya mendekati tulang, dan dapat terdegradasi. “Tantangannya adalah degradasi yang terlalu cepat dan kekuatan yang perlu ditingkatkan. Karena itu, riset ini mengembangkan komposit magnesium berpenguat biokeramik kalsium fosfat untuk menyeimbangkan kekuatan, degradasi, dan fungsi biologis,” bebernya.

Supaya maganesium dapat digunakan sebagai implan, lanjut Iwan, biodegredable degradasinya harus dikendalikan agar tetap kuat selama penyembuhan dan tidak menghasilkan hidrogen berlebihan. Dalam penelitian ini, magnesium dikombinasikan dengan carbonate apatite (Mg-Cap) berbasis lokal yang menyerupai mineral tulang dan bersifat bioaktif.

“Carbonate Apatite berperan sebagai penguat sekaligus pendukung fungsi biologis dan regenerasi tulang. Di Indonesia selain BRIN, riset magnesium biodegradable juga dilakukan oleh Universitas Indonesia, ITS, dan perguruan tinggi lainnya yang mencakup paduan, komposit, manufaktur hingga pelapisan permukaan. Namun integrasi pengendalian degradasi, kekuatan mekanik, respon biologis, dan validasi praklinis masih perlu diperkuat,” harap periset yang telah melahirkan 52 karya tulis ilmiah (KTI) ini.

Iwan menjelaskan, secara internasional teknologi ini telah berkembang hingga tahap praklinis, klinis, dan komersialisasi, antara lain melalui produk Magnezix di Jerman dan K-MET di Korea Selatan.

“Keberhasilan material perlu dibuktikan hingga menjadi implan yang memenuhi kebutuhan klinis. Berdasarkan masukan dokter ortopedi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Magnesium Carbonate Apatite dikembangkan menjadi skrup ligamen untuk rekonstruksi cidera lutut atau ACL (Anterior Cruciate Ligament),” ungkapnya.

Iwan menegaskan, Positioning research Magnesium Carbonate Apatite telah melampaui tahap material dasar dan berkembang menjadi kandidat implan fungsional. Dari penguatan dan pengendalian degradasi hingga validasi biologis, biomekanik, dan prototipe ligamen.

Pengembangan Magnesium Carbonate Apatite dilakukan bertahap dari kontribusi ilmiah, sintesis hasil, kontribusi personal hingga implikasi institusi. Fokusnya berkembang dari material menuju implan melalui temuan, validasi, integrasi multidisiplin.

“Dengan demikian riset ini membangun sistem Carbonate Apatite yang terintegrasi dari hulu menuju hilir sekaligus membuka peluang hilirisasi implan tulang traumatik nasional. Ke depan Carbonate Apatite diarahkan menjadi platform implan biodegradable untuk berbagai kebutuhan fiksasi tulang,” urainya.

Strateginya mencakup optimasi material, validasi praklinis, penguatan manufaktur dan desain, ingga regulasi dan uji klinis. Melalui kolaborasi hulu hilir untuk membawa teknologi ini dari riset menuju hilirisasi.

Ia menerangkan, perjalanan riset Magnesium Carbonate Apatite menunjukkan bahwa Magnesium Biodegradable bukan sekedar material yang dapat luruh tetapi dapat direkayasa sifat dan degradasinya, sesuai dengan kebutuhan penyembuhan tulang.

“Integrasi komposisi proses permukaan mekanik biologis hingga desain implan telah menghasilkan kandidat scrup ligament serta didukung dengan 13 publikasi dan satu paten. Capaian ini menjadi fondasi untuk kemandirian teknologi implan biodegradable,” terangnya.

Pengembangan Magnesium Carbonate Apatite menjadi fondasi teknologi implan biodegradable dari material hingga prototype. “Perjalanan selanjutnya diarahkan menuju validasi praktis, klinis, regulasi, produksi, dan komersialisasi. Sehingga melahirkan implan yang aman, efektif, serta memperkuat kemandirian teknologi implan tulang nasional,” pungkasnya.

Tags: BRINImplan tulang

Related Posts

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

Editor
9 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan,...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai 52,4 pada September 2026. Capaian...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya indikator volatilitas....

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan antara lain melalui keterlibatan periset dalam kegiatan pembelajaran serta dukungan peralatan pengamatan astronomi di Imah Noong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Image: BRIN)

BRIN dan Imah Noong Dongkrak Literasi Astronomi

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi...

Kondisi lahan yang terbakal terjadi di Desa Kawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (8/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Kejadian dan Penanganan Bencana Hingga Jum’at (9/10)

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam pemantauan selama 24 jam, sejak Kamis (8/10) pukul...

Menkomdigi Meutya Hafid berdialog dengan warga penerima bantuan Perlinsos saat meninjau pelaksanaan Uji Coba Program Perlindungan Sosial Digital di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (09/10/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Komdigi: Data Perlinsos Bali Tembus 652.858 KK

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) harus memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah. Bali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.