• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
Minggu, 04 Oktober 2026 - 04:35
Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga mengaktifkan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken), Minggu 4 Oktober 2026.

Pembukaan kembali CFD disambut warga yang mulai memanfaatkan kawasan tersebut untuk berjalan kaki, bersepeda, dan beraktivitas bersama keluarga.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Sejak pukul 06.00 WIB, suasana kawasan Dago tampak ramai dan hidup. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, CFD Dago kali ini hadir dengan suasana yang lebih kondusif berkat penataan zona yang dikoordinasikan Pemkot Bandung. Mulai dari sterilisasi aktivitas komersial/brosur di jalur utama hingga pemisahan lajur pejalan kaki dan pesepeda.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Adi, warga Ujungberung yang sengaja datang sejak pagi. Menurutnya, penataan baru ini membuat warga bisa lebih fokus berolahraga tanpa terganggu hambatan di jalan.

“Suasananya cukup ramai dan meriah. Karena sekarang lebih diperketat, tidak ada yang berjualan dan membagikan brosur di jalur utama, sehingga suasananya jadi jauh lebih fokus untuk olahraga. Pejalan kaki dan pesepeda jadi lebih leluasa,” ujar Adi seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Kenyamanan serupa diungkapkan oleh Arin yang memanfaatkan momentum kembalinya CFD untuk bersepeda. Bagi Arin, keberadaan pemisahan jalur lalu lintas non-kendaraan menjadi nilai plus yang membuat aktivitas berolahraga terasa lebih aman.

“Suasananya sangat nyaman, apalagi ada pemisahan jalur antara pejalan kaki dan pesepeda. Area trotoar juga tertib, jadi kami yang bersepeda bisa berhenti sejenak untuk beristirahat dengan tenang,” tuturnya.

Salah seorang warga, Refa mengaku senang bisa kembali beraktivitas bersama keluarga di kawasan Dago.

“Sudah lama libur, sekarang baru dibuka lagi. Mungkin karena baru dibuka, jadi masih belum terlalu ramai,” ujar Refa.

Sedangkan pengunjung CFD Buahbatu, Mardi berharap, CFD Buah Batu dapat kembali berjalan seperti sebelumnya. Ia juga berharap para pedagang dapat kembali berjualan sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai makanan dan kebutuhan ringan saat berada di kawasan CFD.

Selain sebagai ruang aktivitas warga, Mardi berharap CFD dapat membantu menyediakan kawasan dengan udara yang lebih bersih di tengah meningkatnya polusi Kota Bandung.

“Mudah-mudahan CFD ini bisa berjalan seperti dulu lagi. Kita bisa jalan, jogging, atau bersepeda dengan udara yang lebih sehat,” katanya.

Sementara itu, Braga Beken juga disambut antusias warga dan wisatawan. Salah seorang warga, Nuri. Ia menilai dibukanya kembali Braga Beken memberikan dampak positif, terutama terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan Braga.

“Menurut saya bagus. Kalau jalan lebih leluasa, tidak berbenturan dengan mobil atau kendaraan,” ujar Nuri.

Meski menyambut baik pelaksanaan CFD, Nuri menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi agar kegiatan dapat berjalan lebih tertib. Salah satu persoalan yang menjadi perhatiannya adalah penataan lahan parkir.

“Parkirnya jangan sembarangan,” katanya.

Selain persoalan parkir, Nuri juga menyoroti keberadaan pedagang di sejumlah titik yang dinilai masih perlu ditertibkan. Menurutnya, pedagang yang berada di pinggir jalan berpotensi mengganggu akses kendaraan dan menyebabkan kemacetan.

“Pedagang juga harus tertib, jangan terlalu banyak pedagang di pinggir jalan. Masih ada satu-dua yang berjualan di sana,” ujar Nuri.

Ramdan, seorang pengrajin wayang golek yang telah lama berada di kawasan Braga, turut memberikan tanggapannya mengenai kembali digelarnya Braga Beken.

Sebagai pengrajin wayang golek yang telah lama berada di kawasan tersebut, Ramdan berharap penataan kawasan dapat terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah maupun berbagai pihak terkait.

Tags: bragaBuah BatuBuahbatuCFDdago

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA – Peneliti di bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone), dan astrofisika dari berbagai negara akan berkumpul di Yogyakarta...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.