BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan tetap hadir menjalankan tugas sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Bandung Tahun 2026 meskipun berada dalam kondisi sakit.
Upacara berlangsung khidmat di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis, 1 Oktober 2026. Kehadiran Farhan menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang setiap tahun menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.
Didampingi jajaran Pemerintah Kota Bandung, Farhan mengikuti rangkaian upacara hingga selesai.
Dalam kapasitasnya sebagai inspektur upacara, ia membacakan teks Pancasila. Pembacaan Pancasila berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Lima sila yang dibacakan kembali mengingatkan seluruh peserta akan nilai-nilai dasar yang menjadi pijakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian seremonial upacara, tetapi juga menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kehadiran Farhan di tengah kondisi kesehatan yang kurang baik sekaligus menunjukkan komitmennya untuk tetap menjalankan tanggung jawab sebagai kepala daerah.
Upacara pun berlangsung tertib dan lancar, dengan seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian secara penuh penghormatan.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, jajaran Forkopimda Kota Bandung, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, serta keluarga pimpinan daerah.
Turut hadir istri Wali Kota Bandung, istri Wakil Wali Kota Bandung, istri Sekretaris Daerah Kota Bandung serta istri-istri Forkopimda lainnya.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kota Bandung meneguhkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Bandung yang terus bergerak maju dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.







