Langkah kaki-kaki berderak riuh di atas lantai hijau hall pertandingan, memecah ruangan di GOR Bandung Jalan Jakarta Kota Bandung yang menjadi arena Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Barat 2026 yang berlangsung 28 September-3 Oktober 2026. Di bawah pendar lampu-lampu di sudut atas lapangan Hydroplus Sirnas PBSI, ratusan remaja dan dewasa berjuang untuk meraih prestasi, menjemput mimpi. Bagi mereka, arena ini bukan sekadar lapangan bulu tangkis; ini adalah panggung pertama tempat impian besar dipintal, langkah awal untuk suatu hari nanti menjadi bintang penerus tradisi emas Indonesia.
Seperti diungkapkan Nuril Kautsar dari PB Mulya Bekasi. Dia mengikuti kategori tunggal putra dan campuran taruna. Langkahnya itu ditempuh sejak tahun 2024. Lantas apa yang menjadi cita-citanya? Dia menjawab, “Masuk Pelatnas!”
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Rafa Ibrahim, atlet dari PB Mutiara Cardinal Bandung yang terus terpacu untuk maju. “Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa menjadi juara,” ujarnya.
Memang tak semuanya harus menang. Pasti ada yang kalah. Dari kekalahan itulah mental ditempa. Pelajaran berharga didapat. Untuk tampil menjadi lebih baik lagi. Seperti Raisya dari PB Dinamis Sumedang yang datang untuk menempa pelajaran dan pengalaman di sirkuit nasional.
Bagi kawan-kawan di daerah. Tak ada kata pantang menyerah. Banyak bintang bulu tangkis yang berasal dari pelosok. Menjelma menjadi pemain hebat mendunia.
Di sisi tribun penonton, ada cerita lain yang tak kalah bergetar. Di sana, para orang tua duduk berimpit dengan tatapan yang tak pernah lepas dari gerakan anak-anak mereka. Tatapannya tajam. Memerhatikan seseorang di lapang sana. Hatinya pasti bergejolak. Was was penuh harap. ‘’Dia pasti memang”. “Dia pasti menjadi Bintang”. Itulah Gambaran hati yang penuh harap.
Rahmat Syarifudin dari Bekasi datang jauh-jauh untuk mengantarkan anaknya yang berjuang di Sirnas A Jawa Barat 2026 ini. Bagi dia, peran orang tua sangat penting untuk membuka jalan bagi masa depan anak. Seperti di arena olahraga ini.
Hal yang sama juga dikatakan Cecep, asal Ciparay di Kabupaten Bandung. Hampir seluruh anaknya -empat orang, main bulutangkis. “Saya juga suka bulu tangkis,” katanya.
Hydroplus Sirnas A Jawa Barat 2026 berlangsung 28 September – 3 Oktober 2026. Peserta mencapai 1.096 orang, berhadiah total Rp 587 juta. Laga berlangsung di dua lokasi yakni GOR Bandung Jalan Jakarta dan GOR Pajajaran. Partai final akan berlangsung di GOR Bandung Jalan Jakarta.







