• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Dorong Percepatan Penyelesaian Perundingan ASEAN-Canada FTA

Editor
Kamis, 24 September 2026 - 08:41
Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Pertemuan Konsultasi ke-15 Para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dengan Kanada di Pasay City, Filipina, Selasa (22 Sep).(Foto: Website Kemendag)

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Pertemuan Konsultasi ke-15 Para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dengan Kanada di Pasay City, Filipina, Selasa (22 Sep).(Foto: Website Kemendag)

PASAY CITY – Indonesia mendorong ASEAN dan Kanada untuk menjaga momentum dan mempercepat penyelesaian perundingan ASEAN–Canada Free Trade Agreement (ACAFTA). Kemajuan signifikan yang telah dicapai perlu diikuti komitmen dan fleksibilitas seluruh pihak untuk menyelesaikan isu-isu yang masih tersisa. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri dalam Pertemuan Konsultasi ke-15 ASEAN Economic Ministers (AEM)–Canada di Pasay City, Filipina, Selasa (22/9). Wamendag Roro selaku Alternate AEM Indonesia didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Johni Martha dan Direktur Perundingan ASEAN Nugraheni Prasetya Hastuti.

Menurut Wamendag Roro, kemajuan tersebut membawa ACAFTA makin mendekati tahap substantial conclusion. Pengumuman penyelesaian secara substansial dapat menjadi momentum untuk mengintensifkan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa. ACAFTA Trade Negotiating Committee (TNC) dijadwalkan kembali bertemu pada Oktober 2026, dengan penyelesaian pekerjaan yang tersisa didorong pada awal November 2026 sebelum KTT ke-49 ASEAN.

RelatedPosts

Kemenhut Dalami Temuan 101 Burung Dilindungi di Medan

Harga Emas Kamis 24/9/2026 Antam Rp 2.605.000 Per Gram

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 Bidik Pasar Global

“Capaian ini menunjukkan kemajuan nyata dalam perundingan ACAFTA. Namun, masih terdapat pekerjaan yang perlu diselesaikan, khususnya terkait teks perjanjian, akses pasar, PSR, dan isu lintas sektor. Untuk itu, diperlukan pendekatan pragmatis, komitmen dan fleksibilitas seluruh pihak guna mempercepat penyelesaian perundingan,” kata Wamendag Roro melalui keterangan resmi Rabu 23 September 2026.

Wamendag Roro juga mengapresiasi kontribusi Canada-ASEAN Business Council (CABC) dalam memperkuat keterlibatan sektor swasta pada proses ACAFTA serta dukungan Kanada melalui ASEAN-Canada Plan of Action Trust Fund untuk peningkatan kapasitas negara anggota ASEAN. CABC menyampaikan sejumlah prioritas dunia usaha, antara lain penanganan hambatan perdagangan dan investasi, peningkatan akses pasar pertanian, penguatan ekonomi digital, dan ketahanan energi ASEAN.

Kerja sama ekonomi ASEAN-Kanada juga terus diperkuat melalui implementasi ASEAN-Canada Joint Declaration on Trade and Investment (JDTI) 2026–2030. Pada Pertemuan AEM–Canada ke-15, ASEAN dan Kanada mencatat kemajuan implementasi JDTI, termasuk di bidang perdagangan dan investasi, pertanian dan keamanan pangan, ketahanan serta transisi energi, transformasi digital, dan keterlibatan sektor swasta.

Di tengah dinamika geopolitik dan gangguan rantai pasok global, Wamendag Roro menekankan pentingnya ASEAN dan Kanada memperkuat ketahanan ekonomi serta memperdalam kerja sama perdagangan, investasi, dan rantai pasok.

Menteri Perdagangan Internasional Kanada Maninder Sidhu menyampaikan dukungan Kanada terhadap percepatan penyelesaian ACAFTA dan pentingnya menjaga momentum perundingan menuju substantive conclusion pada 2026.

Hubungan ekonomi ASEAN dan Kanada terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, perdagangan barang dua arah mencapai CAD 52,4 miliar, meningkat 23,6 persen dibandingkan 2024. Investasi langsung Kanada di ASEAN juga mencapai CAD 51,5 miliar pada akhir 2025, meningkat dari CAD 47,8 miliar pada tahun sebelumnya. Pertemuan AEM–Canada ke-15 juga mencatat pertumbuhan perdagangan dua arah dan menempatkan Kanada sebagai mitra dagang terbesar ke-16 ASEAN serta sumber investasi langsung terbesar ke-10 pada 2025.

Hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Kanada juga terus berkembang. Pada 2025, ekspor nonmigas Indonesia ke Kanada mencapai USD 1,70 miliar, dengan Kanada menjadi salah satu pasar potensial bagi produk Indonesia. Produk yang memiliki peluang ekspor antara lain furnitur, mainan, produk kertas, serta berbagai produk manufaktur lainnya.

Penguatan hubungan dagang Indonesia-Kanada diharapkan berjalan beriringan dengan penyelesaian ACAFTA. Perjanjian ini diharapkan dapat memperluas akses pasar dan peluang perdagangan serta investasi, sekaligus memberikan kepastian yang lebih besar bagi pelaku usaha dan memperkuat integrasi ekonomi ASEAN-Kanada.

Tags: ACAFTAaseanindonesia

Related Posts

Temuan burung dilindungi.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Dalami Temuan 101 Burung Dilindungi di Medan

Editor
24 September 2026

MEDAN - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan tengah mendalami keterkaitan temuan 101 ekor burung dilindungi di sebuah...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 24/9/2026 Antam Rp 2.605.000 Per Gram

Editor
24 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 24/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.605.000 per gram...

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, beserta jajara dalam Konferensi Pers Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 pada Rabu (23/9) di Jakarta.(Foto: Humas Kemenpar)

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 Bidik Pasar Global

Editor
24 September 2026

Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 pada 15–17 Oktober 2026 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta. JAKARTA - Di tengah...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memaparkan potensi sekaligus peluang investasi industri marina dan wisata bahari pada "The 6th Monaco Smart and Sustainable Marina Rendezvous" Senin (21/9/2026) di Monako.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Di Monako, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari

Editor
24 September 2026

MONAKO – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memperkenalkan potensi sekaligus peluang investasi industri marina dan wisata bahari Indonesia kepada...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Sidang Umum PBB 2026: Meutya Suarakan Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia

Editor
24 September 2026

NEW YORK - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyuarakan pentingnya perlindungan anak dalam perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di acara Electricity Connect 2026.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Industri Digital Melesat, Bahlil Undang Buka Peluang Investasi Energi

Editor
24 September 2026

TANGERANG- Kebutuhan energi untuk mendukung perkembangan industri digital terus meningkat. Melihat peluang tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.