• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Industri TPT Tetap Strategis, Pemerintah Dorong Penguatan Daya Saing dan Investasi

Editor
Rabu, 23 September 2026 - 10:13
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM serta CEO Danantara Rosan Roeslani (kanan) dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Chief Operating Officer (COO)/Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria.(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM serta CEO Danantara Rosan Roeslani (kanan) dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Chief Operating Officer (COO)/Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria.(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

JAKARTA – Industri TPT atau tekstil dan produk tekstil merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, termasuk dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan kinerja ekspor. Dengan karakteristik industri yang mencakup sektor hulu, antara, hingga hilir, penguatan industri TPT menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika perdagangan global.

“Tekstil Produk Tekstil ini, khususnya di tekstil itu terdiri dari hulu, antara, dan hilir. Sumbangan terhadap PDB itu sekitar mendekati 1 persen, 0,97 persen. Kemudian tenaga kerjanya di sektor Tekstil Produk Tekstil itu sekitar 4 juta orang. Dan ekspornya itu sekitar 12 miliar dolar. Kemudian ini menjadi salah satu sektor padat yang strategis,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di Jakarta, Selasa (22/09) melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Pemuda Tewas 2 Dirawat di Rumah Sakit

Meski Utang ke BI Lunas, Menkeu Tetap Kejar Aset Obligor dan Debitur BLBI

Menkomdigi Tegaskan Aturan Indonesia kepada CEO Roblox

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga menjelaskan bahwa industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) masih menunjukkan kinerja positif dan memiliki ruang untuk terus dikembangkan. Hal tersebut juga tercermin dari tingkat utilisasi pabrik tekstil yang masih berada di sekitar 75 persen, sehingga terdapat ruang bagi industri untuk melakukan ekspansi.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa penguatan daya saing industri TPT perlu dilakukan secara menyeluruh dari sektor hulu hingga hilir. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah harmonisasi tarif, mengingat struktur industri TPT memiliki keterkaitan antarsektor dan membutuhkan dukungan kebijakan yang selaras dari hulu hingga hilir.

Pada sisi perdagangan, Menko Airlangga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan kinerja antara industri tekstil dan pakaian jadi. Pada sektor tekstil, khususnya bahan baku, Indonesia masih mencatatkan posisi sebagai net importer dengan nilai impor sekitar USD8,4 miliar, sementara ekspornya sekitar USD3,1 miliar. Sebaliknya, sektor pakaian jadi mencatatkan kinerja ekspor sekitar USD8,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan nilai impornya yang sekitar USD690 juta. Dengan demikian, Indonesia masih berada pada posisi net importer untuk industri hulu hingga tengah, sementara pada sektor garmen Indonesia berada pada posisi net exporter.

Menjaga momentum penguatan industri tersebut, Pemerintah juga mendorong kemudahan masuknya bahan baku dan penataan kebijakan yang mendukung kelancaran pasokan bagi industri nasional. Menko Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meminta agar ketentuan terkait Pertek dan regulasi lainnya ditinjau untuk mendukung kebutuhan industri.

“Yang pertama tentu terkait dengan kemudahan bahan baku untuk masuk. Nah, Bapak Presiden tadi meminta kita untuk mereview terkait dengan Pertek dan yang lain. Kemudian yang kedua, khusus untuk di hilir, yaitu terkait dengan garmen. Di mana gangguan-gangguan melalui impor kiloan, ataupun impor yang Ball Press. Itu tadi juga diminta Pak Dirjen Bea Cukai untuk segera ditertibkan karena hal ini sangat mengganggu produsen-produsen garmen di dalam negeri,” ungkap Menko Airlangga.

Pada sisi lainnya, Pemerintah juga mendorong kemudahan bagi industri dalam memperoleh bahan baku, termasuk bahan baku berbasis kulit. Menko Airlangga menyampaikan bahwa kemudahan sertifikasi yang berkaitan dengan isu halal diperlukan untuk mendukung pengembangan industri tekstil dan persepatuan.

Melalui kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa masih terdapat peluang untuk mendorong investasi dan pengembangan kapasitas industri TPT. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menegaskan bahwa industri tekstil bukan merupakan industri yang dikategorikan sebagai sunset industry, sehingga masih terbuka ruang bagi reinvestasi maupun penambahan modal kerja.

“Tadi juga disampaikan Bapak Presiden bahwa industri tekstil bukan industri yang dikategorikan sunset. Sehingga ini bisa mendorong untuk reinvestasi maupun penambahan daripada modal kerja,” pungkas Menko Airlangga.

Penguatan industri TPT akan terus diarahkan untuk meningkatkan daya saing, memperkuat keterkaitan industri dari hulu hingga hilir, serta menciptakan iklim yang mendukung reinvestasi dan pengembangan kapasitas industri. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan industri TPT sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.

Turut hadir dalam keterangan pers tersebut di antaranya yakni Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM serta CEO Danantara Rosan Roeslani dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Chief Operating Officer (COO)/Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria.

Tags: airlangga hartartoDanantaraIndustri TPTmenko perekonomian

Related Posts

Ilustrasi korban miras oplosan.(Foto:Istimewa).

Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Pemuda Tewas 2 Dirawat di Rumah Sakit

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Empat pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan. Dua orang lainnya masih...

Presiden Prabowo Subianto dan dan Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, di Istanda Negara Jakarta, Selasa 22 September 2026.(Foto: BPMI Setpres)

Meski Utang ke BI Lunas, Menkeu Tetap Kejar Aset Obligor dan Debitur BLBI

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI)...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama jajaran berfoto bersama usai menyampaikan langsung kepada Co-Founder dan Chief Executive Officer Roblox David Baszucki mengenai kewajiban platform dalam memenuhi regulasi Indonesia, khususnya terkait pelindungan anak di ruang digital.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Menkomdigi Tegaskan Aturan Indonesia kepada CEO Roblox

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan langsung kepada Co-Founder dan Chief Executive Officer Roblox David Baszucki mengenai...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar (tengah paling depan) saat menghadiri Sosialisasi dan Serah Terima Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat yang digelar Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) di Aula BTNGC Kuningan, Selasa (22/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab Kuningan)

Bupati Kuningan Apresiasi Bantuan Ekonomi Produktif oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai

Editor
23 September 2026

KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan kelestarian lingkungan di kawasan...

Peresmian Jalan Ratjih Natawidjaja.(Foto: Diskominfo Kab Sumedang)

Jalan Ratjih Natawidjaja Diresmikan, Akses Jalan Sport Center Cigugur Sumedang

Editor
23 September 2026

Jalan Ratjih Natawidjaja diresmikan menjadi nama jalan yang menghubungkan kawasan Sport Center dengan Jalan Kutamaya. SUMEDANG - Jalan baru menuju...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 23/9/2026 Antam Rp 2.630.000 Per Gram

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 23/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.620.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.