• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Asuransi Ganti Rugi 16,98 Ha Lahan Sawah Gagal Panen Di Sumedang

Editor
Selasa, 28 November 2023 - 03:05
usaha pertanian lahan sawah

Lahan sawah (ilustrasi/pixabay)

SATUJABAR, BANDUNG – Asuransi dikabarkan sedang memproses ganti rugi atas 16,98 hektare lahan sawah di Kabupaten Sumedang pada tahun 2023 akibat kekeringan yang membuatnya gagal panen.

Areal tersebut tersebar di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tanjungmedar seluas 8,63 hektare, Kecamatan Surian seluas 7,1 hektare dan Kecamatan Tanjungkerta seluas 1,25 hektare.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

“Untuk areal di 3 kecamatan ini kini sedang berproses guna mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi dalam hal ini PT Jasindo,” kata Kepala Bidang Prasana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang Hendri Gumilar, Senin 27 November 2023 dilansir situs Pemkab Sumedang.

Luas areal sawah di Kabupaten Sumedang yang sudah masuk menjadi peserta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) pada tahun 2023 mencapai 3.850 hektare.

Luas areal tersebut tersebar di semua wilayah di Kabupaten Sumedang. AUTP merupakan program pemerintah dengan tujuan memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan.

“Jadi dengan masuk menjadi peserta AUTP maka petani akan terlindungi dimana mereka akan mendapafkan ganti rugi dari pihak Asuransi bila terjadi gagal panen yang besarnya Rp 6 juta per hektar,” kata Kepala Bidang Prasana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang Hendri Gumilar, Senin 27 November 2023.

Adapun besarnya premi yang harus dibayar besarnya Rp 180 ribu per hektare per musim tanam. Dalam pelaksanaannya premi tersebut disubsidi pemerintah pusat 80% dan Pemerintah Kabupaten Sumedang 20%. “Petani tidak bayar sendiri,” katanya.

Tags: asuransiasuransisawahGagal Panenpagisumedang

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.