• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal, Membuka Potensi Biodiversitas Indonesia

Editor
Selasa, 08 September 2026 - 12:22
ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Jakarta Selatan.(Foto: Istimewa)

ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Jakarta Selatan.(Foto: Istimewa)

JAKARTA – Kekayaan biodiversitas Indonesia tidak hanya hadir dalam bentuk flora dan fauna yang dapat dilihat dengan mata, tetapi juga dalam organisme mikroskopis yang masih menyimpan banyak pertanyaan ilmiah. Melihat peluang tersebut, ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memulai kolaborasi riset untuk mengeksplorasi mikroalga lokal Indonesia dan memahami karakteristik serta potensinya sebagai sumber bahan baku kosmetik. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Jakarta Selatan.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan biodiversitas yang tinggi. Namun, sebagian dari kekayaan tersebut hadir dalam bentuk yang tidak mudah dikenali, termasuk mikroalga yang berukuran mikroskopis dan hidup di berbagai lingkungan perairan. Keragaman biologis mikroalga menjadikannya salah satu sumber daya hayati yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut melalui pendekatan ilmiah.

RelatedPosts

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Melalui kolaborasi ini, ParagonCorp dan BRIN akan memulai penelitian dengan mengeksplorasi potensi mikroalga lokal. Pada tahap awal, penelitian akan mencakup pengembangan biomassa mikroalga, ekstraksi senyawa aktif, serta evaluasi potensinya untuk mengidentifikasi kandidat yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku industri kosmetik. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses membangun pemahaman dan data ilmiah mengenai karakteristik serta potensi mikroalga sebelum dikembangkan lebih lanjut.

“Bagi ParagonCorp, biodiversitas Indonesia merupakan sumber potensi yang perlu dipahami melalui riset yang kuat dan berkelanjutan. Ketika kita berbicara tentang inovasi, ada banyak hal yang belum kita ketahui dari kekayaan hayati di sekitar kita. Melalui kolaborasi dengan BRIN, kami ingin memperluas pengetahuan tersebut, termasuk dengan mengeksplorasi mikroalga lokal Indonesia yang masih memiliki ruang luas untuk dipelajari,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Mikroalga merupakan organisme mikroskopis yang umumnya hidup di lingkungan perairan dan mampu memanfaatkan energi cahaya melalui proses fotosintesis. Bagi peneliti, daya tarik mikroalga tidak hanya terletak pada ukurannya yang kecil, tetapi juga pada keragaman biologis dan senyawa metabolit yang dihasilkannya. Karena itu, pemahaman terhadap mikroalga membutuhkan proses penelitian dan karakterisasi yang dilakukan secara sistematis untuk melihat karakteristik serta potensi pemanfaatannya.

Jajaran ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berfoto bersama usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga.(Foto: Istimewa)
Jajaran ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berfoto bersama usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga.(Foto: Istimewa)

Dari sisi penelitian, BRIN berkontribusi melalui kompetensi dalam bioprospeksi dan pengembangan mikroalga, sementara ParagonCorp membawa pengalaman dalam mengevaluasi bahan baku serta mengaplikasikannya untuk kebutuhan industri kosmetik. Pertemuan kedua perspektif tersebut membuka ruang untuk mengeksplorasi sumber daya hayati lokal secara lebih terarah sekaligus membangun dasar pengetahuan yang dapat mendukung penelitian dan pengembangan berikutnya.

“Mikroalga merupakan bagian dari biodiversitas mikroskopis yang masih memiliki ruang luas untuk dieksplorasi. Kolaborasi dengan industri memberikan kesempatan untuk memperkuat proses penelitian sekaligus melihat potensi pengembangan pengetahuan dari sumber daya hayati lokal. Pada tahap awal ini, fokus kami adalah membangun pemahaman dan data ilmiah yang kuat sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya,” ujar Dr. Ahmad Fathoni, M.Eng., Kepala Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN.

Bagi ParagonCorp dan BRIN, eksplorasi mikroalga ini bukan tentang menyimpulkan manfaat atau hasil akhir yang belum ditemukan. Penelitian ini justru berangkat dari pertanyaan: apa yang masih belum kita ketahui dari biodiversitas mikroskopis Indonesia? Dengan pendekatan berbasis sains, proses eksplorasi diharapkan dapat membuka pengetahuan baru mengenai sumber daya hayati Indonesia sekaligus mengidentifikasi kemungkinan pemanfaatannya di masa depan.

Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut terhadap senyawa yang dihasilkan mikroalga, termasuk melalui proses isolasi dan karakterisasi pada tahap berikutnya. Setiap tahapan penelitian akan menjadi bagian dari proses untuk memperkuat scientific knowledge sekaligus melihat kemungkinan pengembangan sumber daya hayati lokal menjadi bahan baku bernilai tambah bagi industri kosmetik.

Sejalan dengan semangat “purposeful beauty tech company”, kolaborasi ParagonCorp dan BRIN menempatkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi untuk memahami dan membuka potensi Indonesia. Sebab, kekayaan biodiversitas baru dapat memberikan nilai yang lebih luas ketika terus dipelajari, dipahami, dan dikembangkan melalui pengetahuan ilmiah.

Tags: BRINParagonCorpRiset

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Editor
31 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat membongkar aktivitas siaran 'live pornografi' melalui situs web ilegal. Dua pelaku terlibat, terdiri dari penyedia dan...

Petugas memeriksa TKP karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional tercatat 160 titik berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan...

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi

Editor
31 Oktober 2026

CIMAHI  - Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso (kiri) menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (30 Okt). Duduk bersama Mendag yakni Menperin Muhammad Sarmuji dan Ketua Kadin Anindya Bakrie.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Hadiri Rapimnas Kadin Indonesia Pusat

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia...

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Terkoreksi untuk Periode November 2026

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.