GARUT – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus memperkuat pembudayaan olahraga yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 28–29 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses olahraga yang lebih luas bagi penyandang disabilitas sekaligus mencetak penggerak-penggerak olahraga yang mampu membangun ekosistem olahraga disabilitas di tingkat daerah.
ToT Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA bukan sekadar kegiatan pelatihan, melainkan langkah nyata dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing tanpa terkecuali, termasuk bagi penyandang disabilitas.
“Olahraga adalah hak, bukan pilihan. Olahraga adalah ruang kesetaraan, dan olahraga adalah jalan untuk menghadirkan martabat, kepercayaan diri, dan harapan,” kata Analis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora Dwijayanto Sarosa Putera pada pembukaan acara dilansir laman Kemenpora.
Melalui ToT ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembudayaan olahraga disabilitas di lingkungan masing-masing.
“Saudara hadir di sini bukan sebagai peserta biasa. Saudara adalah calon penggerak perubahan. Dari tangan Saudara, pembudayaan olahraga disabilitas akan hidup. Dari langkah Saudara, akses akan terbuka. Dan dari komitmen Saudara, talenta-talenta baru akan lahir,” ujarnya menambahkan.
Keberhasilan program, lanjutnya, tidak semata-mata diukur dari selesainya rangkaian pelatihan. Lebih jauh, keberhasilan diharapkan terlihat dari kemampuan para peserta mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke daerah, membina dan menggerakkan komunitas, serta membuka akses olahraga seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas.
Peserta juga didorong untuk membangun jejaring dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga pembinaan olahraga disabilitas dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat olahraga inklusif sekaligus memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk hidup sehat, aktif berolahraga, dan mengembangkan potensi menuju prestasi.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut yang diwakili Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Garut, Asep Robi Nugraha, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Kabupaten Garut Ujang Saifullah.
Hadir pula, Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Garut Tati Narwati, para narasumber, serta peserta ToT Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA. Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber, yakni Muhammad Bram Riadi, M.Or, dr. Ray Indra Wibowo, Sp.KFR.KR, dan Mega Tia Nurfaiza, M.Or.





