• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenpora Terus Bangun Ekosistem Olahraga Inklusif

Editor
Senin, 24 Agustus 2026 - 06:42
Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)

KEDIRI – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” yang digelar di Kota Kediri, Minggu (23/8).

Pelaksana Tugas (Plt). Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Rika Aninggar Fitriasari, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan. Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata negara dalam menjalankan Asta Cita keempat, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing, termasuk bagi masyarakat penyandang disabilitas.

RelatedPosts

Apresiasi untuk Perjuangan Garuda Pertiwi di Srikandi Merdeka Cup 2026

Festival Mbois 11, Menpora Erick: Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Daftar Lengkap Juara

“Berdaya ini maksudnya berintegritas, yakni peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab yang besar. Kemudian empati, yakni memiliki kepedulian, menghargai potensi setiap teman-teman penyandang disabilitas,” ujar Rika dilansir laman Kemenpora.

Ia menjelaskan, nilai “Berdaya” juga mencakup sikap responsif, dedikatif, adaptif, yakin, serta mampu menjadi agen perubahan.

Responsif berarti cepat tanggap terhadap berbagai tantangan dan kebutuhan dalam mengembangkan olahraga disabilitas. Sementara dedikatif berarti memiliki komitmen kuat untuk mengabdikan diri dalam memajukan olahraga disabilitas.

“Adaptif, yakni mampu menyesuaikan metode pembinaan dan pelatihan disabilitas. Tentunya metode-metode yang mungkin saat ini dijalani di beberapa kota masih metode yang langsung offline, ke depannya mungkin bisa berkembang menjadi metode blended learning,” jelasnya.

Adapun sikap yakin, lanjut Rika, berarti memiliki keyakinan bahwa setiap orang mempunyai potensi besar yang dapat dikembangkan melalui olahraga.

Para peserta ToT juga diharapkan menjadi agen perubahan di daerah masing-masing. Mereka dapat berperan sebagai pelopor, fasilitator, sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat di sekitarnya.

“Ini semua adalah komitmen untuk berintegritas, empati, responsif, dedikatif, adaptif dan penuh keyakinan serta mampu menjadi agen perubahan yang inklusif, berprestasi dan berkelanjutan,” katanya.

Rika mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat penyandang disabilitas berada di kisaran 8,5-9 persen dari populasi. Namun, berdasarkan data Kemenpora, dari sekitar 22,9 juta penyandang disabilitas, baru 11,6 persen yang aktif berolahraga.

“Ini masih sangat rendah sekali. Masih banyak hal yang harus kita perbaiki, kenapa partisipasi berolahraga masih rendah,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan partisipasi olahraga menjadi fondasi penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi calon atlet disabilitas berprestasi.

“Partisipasi yang tinggi ini menjadi kunci atau fondasi untuk menemukan potensi-potensi menjadi calon-calon atlet disabilitas yang berprestasi. Potensi ini tidak akan berkembang pesat dengan partisipasi yang rendah,” lanjutnya.

Karena itu, pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta dalam menemukan dan membina calon atlet. Para penggerak juga diharapkan mampu mengembangkan berbagai potensi lain yang dimiliki penyandang disabilitas.

“Kami berharap kepada teman-teman bahwa jadilah pelatih yang menggerakkan, jadilah pendamping yang menguatkan dan jadilah pemimpin yang melahirkan perubahan,” kata Rika.

Ketua NPCI Kota Kediri, Nanda Mei Sholihah, menyampaikan apresiasi karena Kota Kediri dipilih menjadi salah satu daerah untuk mengembangkan olahraga bagi penyandang disabilitas.

“Olahraga disabilitas sangat berkembang pesat. Terima kasih atas antusias yang luar biasa untuk mengembangkan olahraga disabilitas khususnya yang ada di Kota Kediri,” ujar Nanda.

Namun, ia menyebut akses informasi mengenai olahraga disabilitas masih menjadi salah satu kendala. Terutama bagi penyandang disabilitas yang tinggal di daerah terpencil dan kesulitan mendapatkan akses untuk bergabung dalam kegiatan olahraga disabilitas.

“Sejauh ini masih menggunakan cara dari pintu ke pintu yang masih kita pertahankan untuk menarik potensi-potensi calon atlet muda yang memang tertarik di dunia olahraga disabilitas,” jelasnya.

Nanda berharap kolaborasi berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk memperluas akses olahraga bagi penyandang disabilitas.

Tags: Olahraga Disabilitas

Related Posts

Timnas Putri U-16 Indonesia alias Garuda Pertiwi meraih posisi runner up pada laga Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus Jawa Tengah.(Foto: Dok. PSSI)

Apresiasi untuk Perjuangan Garuda Pertiwi di Srikandi Merdeka Cup 2026

Editor
24 Agustus 2026

KUDUS - Thailand memastikan gelar juara Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino usai mengalahkan Timnas Putri U-16 Indonesia alias Garuda Pertiwi...

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)

Festival Mbois 11, Menpora Erick: Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Editor
24 Agustus 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan...

Kejuaraan Dunia BWF Bulutangkis 2026

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Daftar Lengkap Juara

Editor
24 Agustus 2026

NEW DELHI — Kejuaraan Dunia BWF 2026 memasuki babak final pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Indira Gandhi Indoor Stadium,...

Serie A

SERIE A 2026-2027: AC Milan Menang di Kandang

Editor
24 Agustus 2026

BANDUNG – Serie A Italia memasuki pekan pertama musim 2026-2027 pada pekan ketiga Agustus 2026. AC Milan tandang ke markas...

Liga Prancis

LIGA PRANCIS 2026-2027: Ferran Torres Borong 2 Gol

Editor
24 Agustus 2026

BANDUNG – Liga Prancis 2026-2027 memasuki pekan pertama pada pekan ketiga Agustus 2026. Pada Minggu 23 Agustus 2026, juara bertahan...

Liga Inggris Juara, leicester city,manchester city,brentford,arsenal,brighton,west ham,chelsea,newcastle united,tottenham hotspur,bournetmouth,chelsea,Chelsea vs Bournemouth,ipswich,arsenal,tottenham hotspur,wolves,tottenham,bournemouth,wolves,liga primer inggris 2025/2026

LIGA INGGRIS 2026-2027: Liverpool Seri, Man City Menang

Editor
24 Agustus 2026

BANDUNG - Liga Inggris 2026-2027, Sabtu 22 Agustus 2026, Liverpool tandang ke Saint James Park markas Newcastle. Sempat kewalahan dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.