• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Festival Linggarjati Dongkrak Literasi Generasi Muda

Editor
Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:42
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani hadir di Festival Linggarjati Tahun 2026 bertajuk “The Soul of Linggarjati” di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis (20/8/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani hadir di Festival Linggarjati Tahun 2026 bertajuk “The Soul of Linggarjati” di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis (20/8/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

KUNINGAN – Festival Linggarjati Tahun 2026 bertajuk “The Soul of Linggarjati” resmi ditutup di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai sejarah, budaya, sekaligus memperkuat jati diri generasi muda.

Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn. hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus membacakan sambutan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. yang berhalangan hadir karena menjalankan agenda kedinasan di Jakarta.

RelatedPosts

HUT ke-81 Jawa Barat, Kota Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

Pabrik Kina Bandung, Salah Satu Tonggak Industri Farmasi Indonesia

Gang Stones, Kreasi Unik Warga di Hari Kemerdekaan

Turut hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat Retno Raswaty, S.S., M.Hum., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dr. Hj. Susi Lusiyanti, M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan Aries Susandi, S.T., M.Si., Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Dr. Funny Amalia Sari, S.S., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuningan Ny. Yati U. Kusmana serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Cilimus.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat Retno Raswaty menegaskan bahwa Festival Linggarjati tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, festival harus menjadi sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah dan jati diri bangsa.

“Melalui festival ini, melalui seni, puisi, acara mewarnai, anak-anak akan paham kenapa Linggarjati yang dipilih,” ujarnya dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Ia menjelaskan, Linggarjati memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah Indonesia, khususnya terkait Perundingan Linggarjati yang berlangsung pada 11–13 November 1946. Karena itu, berbagai kegiatan seni dan budaya dalam festival diharapkan mampu menghadirkan pengalaman sejarah yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Retno juga menyampaikan dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pemajuan kebudayaan di Kabupaten Kuningan melalui fasilitasi Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjadikan kementerian dan unit pelaksana teknisnya sebagai fasilitator serta pendamping bagi daerah dalam mengembangkan kebudayaan.

Selain itu, ia menyampaikan kabar baik terkait Museum Situs Taman Purbakala Cipari yang telah memperoleh nomor register museum. Dengan demikian, keberadaan Museum Cipari semakin diperkuat sebagai ruang edukasi dan pengalaman sejarah bagi masyarakat.

“Jadinya museum tidak cuma sekadar memajang cerita, memajang koleksi, tapi menjadi bagian pengalaman untuk menjadikan Indonesia dan generasi mudanya sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat,” katanya.

Retno juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini akan dilakukan revitalisasi bangunan Museum Linggarjati oleh Kementerian Kebudayaan melalui Dana Abadi Kebudayaan. Ia berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat agar museum dapat berkembang sebagai pusat edukasi, ruang aktivitas kebudayaan, serta tempat masyarakat berdiskusi dan berekspresi.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Kuningan yang dibacakan Wakil Bupati Tuti Andriani, disampaikan bahwa Festival Linggarjati memiliki arti penting bagi Kabupaten Kuningan karena Linggarjati bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, budaya, dan identitas yang kuat bagi bangsa Indonesia.

“Ketika kita menyelenggarakan Festival Linggarjati, sesungguhnya kita tidak hanya sedang menyelenggarakan sebuah perlombaan, tetapi kita sedang menghidupkan kembali semangat sejarah, memperkenalkan kebudayaan, kekayaan budaya, menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus membangun kebanggaan terhadap daerah kita sendiri,” demikian pesan Bupati.

Festival tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda, di antaranya lomba cerdas cermat tingkat SMP/MTs, lomba puisi tingkat SD/MI, serta lomba mewarnai tingkat TK/RA se-Kabupaten Kuningan.

Bupati menilai, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sejarah dan budaya kepada anak-anak sejak dini, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang semakin cepat.

“Keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari seberapa meriah acara tersebut. Keberhasilan juga dapat dilihat dari seberapa besar festival mampu memberikan manfaat, seberapa banyak masyarakat yang terlibat, seberapa kuat nilai budaya yang diwariskan, serta seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian masyarakat,” kata Tuti saat membacakan sambutan Bupati.

Karena itu, seluruh pihak diajak untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar Festival Linggarjati dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penutupan Festival Linggarjati 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber nilai yang perlu terus diwariskan. Melalui “The Soul of Linggarjati”, semangat sejarah, budaya, gotong royong, dan kecintaan terhadap daerah diharapkan terus tumbuh di tengah generasi muda Kuningan.

Dengan demikian, Linggarjati tidak hanya dikenang sebagai tempat berlangsungnya salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga terus hidup sebagai ruang edukasi, kebudayaan, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.

Tags: Festival Linggarjati

Related Posts

Gedung Sate Provinsi Jawa Barat

HUT ke-81 Jawa Barat, Kota Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81...

Pabrik Kina Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pabrik Kina Bandung, Salah Satu Tonggak Industri Farmasi Indonesia

Editor
20 Agustus 2026

Kawasan Pajajaran, Cicendo, menyimpan salah satu jejak penting dalam perjalanan industri farmasi di Indonesia. Eks Pabrik Kina Bandung telah berdiri...

Gang Stones di Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Gang Stones, Kreasi Unik Warga di Hari Kemerdekaan

Editor
17 Agustus 2026

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Gang Stones di Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, ikut memeriahkan suasana 17...

Gedung di Linggarjati Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(Foto: Disparbud Jabar)

Jejak Kemerdekaan: Diplomasi Sunyi di Linggarjati

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Di kaki Gunung Ciremai yang sejuk, sebuah rumah peristirahatan di Desa Linggarjati, Kuningan, mendadak menjadi pusat perhatian...

Oleh Nelly - Friend's work, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=610101

Jejak Kemerdekaan di Jabar: Rengasdenglok di Ambang Kemerdekaan RI

Editor
13 Agustus 2026

Dini hari, 16 Agustus 1945. Di sudut sunyi Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, sebuah rumah kayu sederhana milik seorang petani Tionghoa...

Lomba desan batik sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Batik Sumedang, Kini Sedang Dirintis

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong lahirnya motif batik khas Sumedang yang mampu merepresentasikan sejarah, alam, budaya, dan kearifan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.