• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jejak Kemerdekaan: Diplomasi Sunyi di Linggarjati

Editor
Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:43
Gedung di Linggarjati Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(Foto: Disparbud Jabar)

Gedung saksi perundingan Indonesia dan Belanda usai Proklamasi Kemerdekaan RI di Linggarjati Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(Foto: Disparbud Jabar)

SATUJABAR, BANDUNG – Di kaki Gunung Ciremai yang sejuk, sebuah rumah peristirahatan di Desa Linggarjati, Kuningan, mendadak menjadi pusat perhatian dunia pada 11 November 1946.

Suasana di luar ruangan sangat tegang. Di berbagai daerah, dentum senjata masih terdengar karena pasukan Belanda (NICA) mencoba merebut kembali tanah air setelah Proklamasi Kemerdekaan.

RelatedPosts

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Demi mencegah pertumpahan darah yang lebih besar, pemerintah Indonesia memilih jalan diplomasi. Perdana Menteri Sutan Sjahrir, seorang diplomat muda yang cerdas, memimpin delegasi Indonesia. Beliau harus berhadapan dengan Wim Schermerhorn dari Belanda di bawah penatapan tajam Lord Killearn selaku penengah dari Inggris.

Selama tiga hari, perdebatan sengit terjadi di dalam ruangan. Sjahrir berjuang keras mempertahankan kedaulatan penuh, sementara Belanda bersikeras menancapkan kembali pengaruhnya. Di tengah kebuntuan, Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta sempat hadir secara informal untuk mencairkan suasana politik yang kaku.

Pada 15 November 1946, kesepakatan akhirnya tercapai. Melalui Perjanjian Linggarjati, Belanda akhirnya dipaksa mengetuk palu untuk mengakui kekuasaan Republik Indonesia secara de facto. Meski wilayahnya saat itu terbatas hanya meliputi Jawa, Sumatra, dan Madura, momen ini menjadi batu pijakan yang sangat penting. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, eksistensi kedaulatan Indonesia diakui di mata hukum internasional.

Sumber: Berbagai sumber/Diolah

Tags: HUT RIKemerdekaan RIPerjanjian Linggarjati

Related Posts

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima Piagam Penghargaan dari Keraton Sumedang Larang yang diserahkan Sri Radya Keraton Sumedang Larang Lukman Soemadisoeria di Museum Srimanganti, Kamis (24/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Keraton Sumedang Larang Beri Penghargaan ke Bupati

Editor
25 September 2026

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta perhatian dalam memberikan perlindungan hukum kepada Keraton Sumedang Larang, Bupati Sumedang  Dony...

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.