• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Jelaskan Kematian Massal Ikan di Danau Batur Bali

Editor
Senin, 03 Agustus 2026 - 09:21
Danau Batur Bali.(Foto: Humas BRIN)

Danau Batur Bali.(Foto: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena kematian massal ikan yang terjadi di Danau Batur, Bali pada akhir Juli 2026. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan fenomena pencampuran kolom air danau (lake mixing), yakni proses alami ketika massa air dari lapisan dasar naik dan bercampur dengan air di permukaan.

Pada saat kejadian, tim peneliti menemukan bahwa kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen/DO) di permukaan danau turun hingga mendekati 0 mg/L. Bersamaan dengan itu, tercium bau menyengat hidrogen sulfida (H₂S) yang mengindikasikan bahwa air dari lapisan dasar danau telah terangkat ke permukaan.

RelatedPosts

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Peneliti biogeokimia Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Sulung Nomosatryo, menjelaskan bahwa secara alami lapisan dasar danau memiliki kandungan oksigen yang lebih rendah karena berlangsungnya proses dekomposisi bahan organik dalam waktu lama. Pada lapisan tersebut juga dapat terakumulasi senyawa sulfida.

Ketika terjadi pencampuran massa air, lanjut Sulung, air dari lapisan bawah yang miskin oksigen naik ke permukaan dan membawa sulfida ke habitat ikan. Dalam kondisi tertentu, sulfida dapat berubah menjadi hidrogen sulfida (H₂S), yaitu bentuk yang paling beracun bagi ikan.

“Keberadaan bau H₂S menunjukkan bahwa air dari lapisan bawah kemungkinan telah terangkat ke permukaan. Namun, kita tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa sulfida merupakan penyebab tunggal kematian ikan. Diperlukan analisis laboratorium dan pengkajian terhadap seluruh parameter kualitas air agar penyebab kejadian ini dapat dipahami secara utuh,” ujar Sulung, Minggu (2/8) seperti dikabarkan Humas BRIN.

Peneliti hidrodinamika danau BRIN, Arianto Budi Santoso, menambahkan bahwa karakter Danau Batur sebagai danau vulkanik yang berada di dekat Gunung Batur menyebabkan kandungan senyawa sulfur di danau tersebut relatif lebih tinggi dibandingkan banyak danau lainnya.

Menurut Arianto, pada kondisi tanpa oksigen (anoksik), senyawa sulfat di dasar danau akan berubah menjadi sulfida. Ketika proses pencampuran air terjadi, sulfida tersebut naik ke lapisan yang mengandung oksigen dan mengalami proses oksidasi kembali menjadi sulfat. Proses ini turut mengonsumsi cadangan oksigen terlarut di dalam danau.

“Berdasarkan hasil penelitian, periode mixing di Danau Batur biasanya terjadi pada bulan Juni–Agustus, akhir Desember, dan Februari,” jelas Arianto.

Hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Inland Waters menunjukkan bahwa Danau Batur merupakan danau polimiktik, yaitu danau yang mengalami pencampuran massa air beberapa kali dalam setahun. Penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa proses oksidasi sulfida, respirasi organisme, serta dekomposisi bahan organik dapat mempercepat penurunan kadar oksigen ketika proses pencampuran berlangsung.

Meski merupakan proses alami, dampak pencampuran kolom air tidak selalu sama pada setiap kejadian. Kondisi cuaca, karakteristik fisik danau, kualitas air, hingga kondisi ekosistem saat pencampuran berlangsung menjadi faktor yang memengaruhi besarnya dampak terhadap kehidupan biota perairan.

Karena itu, BRIN menilai pemantauan kualitas air secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman terhadap dinamika Danau Batur. Pemantauan tersebut meliputi pengukuran suhu, kadar oksigen terlarut, parameter meteorologi, serta profil kualitas air pada berbagai kedalaman.

Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem peringatan dini sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pengelolaan danau yang adaptif dan berbasis bukti ilmiah.

 

BRIN menegaskan akan terus melakukan penelitian dan pemantauan terhadap dinamika Danau Batur guna menyediakan informasi ilmiah yang dapat mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam pengelolaan danau secara berkelanjutan.

Tags: BRINDanau Batur

Related Posts

Wanita Dalam Pusaran Narkoba di Cianjur, Dimanfaatkan Para Bandar

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan, polisi...

ST (23), pelaku pembunuhan YA (23), mantan istrinya di kamar hotel berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polisi berhasil mengungkap kasus kematian wanita muda di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Wanita muda berinisial YA,...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang wanita muda ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Polisi telah berhasil menangkap pria teman...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Pengamanan ASEAN Cup 2026, Polisi Jaga Ketat Jalur ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 2.025 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Polda...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berfoto bersama di acara Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Review Kerja Sama Pasar Baru, Farhan: Kembalikan Kepercayaan Pedagang

Editor
22 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meninjau ulang kerja sama pengelolaan Pasar Baru Trade Center menyusul dinamika yang terjadi sejak...

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bidik PAD 60 Persen, Farhan: Untuk Kemandirian Fiskal

Editor
22 September 2026

BANDUNG – Pemkot Bandung atau Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.