• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG dan Pelindo Perkuat Sinergi Keselamatan Pelayaran dan Ketahanan Logistik Nasional

Editor
Jumat, 31 Juli 2026 - 07:04
Pelabuhan di Indonesia.(Foto: Istimewa)

Pelabuhan di Indonesia.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan sektor maritim nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BMKG dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang berlangsung di Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) merupakan mitra strategis BMKG dalam mendukung penyelenggaraan layanan meteorologi maritim. Sebagai pengelola pelabuhan nasional, Pelindo memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran konektivitas, perdagangan, dan distribusi logistik di Indonesia.

RelatedPosts

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Faisal menjelaskan bahwa BMKG saat ini mengoperasikan sekitar 10.800 peralatan observasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk sejumlah peralatan yang berada di kawasan pelabuhan yang dikelola Pelindo.

“Selama ini, dukungan PT Pelabuhan Indonesia dalam penyediaan lokasi bagi kantor operasional dan penempatan peralatan meteorologi maritim telah menjadi bagian penting dalam penguatan layanan BMKG di berbagai kawasan pelabuhan,” ungkapnya melalui keterangan resmi.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG menyelenggarakan layanan meteorologi maritim untuk mendukung keselamatan pelayaran, operasional kepelabuhanan, serta pengurangan risiko bencana melalui penyediaan informasi dan sistem peringatan dini.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan sistem transportasi laut dan kepelabuhanan yang andal sebagai tulang punggung konektivitas antardaerah, pertumbuhan ekonomi, dan kelancaran logistik nasional. Keandalan pelabuhan tidak hanya menentukan kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi, ketahanan nasional, dan daya saing Indonesia sebagai negara maritim,” ujar Faisal.

Ia menambahkan, tantangan sektor maritim ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya risiko akibat perubahan iklim, cuaca ekstrem, serta tingginya aktivitas kepelabuhanan. Karena itu, layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika dituntut semakin adaptif, andal, dan berorientasi pada mitigasi risiko.

Menjawab tantangan tersebut, BMKG terus melakukan modernisasi sistem observasi, pemodelan, komunikasi, dan diseminasi informasi guna menghasilkan layanan yang mampu mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih efektif.

Menurut Faisal, kolaborasi antara BMKG dan Pelindo menjadi semakin strategis dalam memperkuat keselamatan pelayaran, meningkatkan keandalan operasional kepelabuhanan, serta memperkuat ketahanan sektor maritim melalui penyediaan informasi meteorologi maritim dan sistem peringatan dini.

“Pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika secara optimal memberikan nilai tambah bagi peningkatan keselamatan pelayaran, efisiensi operasional kepelabuhanan, kualitas pelayanan, serta kelancaran rantai pasok. Kami juga membuka peluang untuk pengembangan inovasi bersama melalui pemanfaatan teknologi digital, analisis data, dan pengembangan layanan berbasis kebutuhan pengguna untuk mendukung transformasi sektor kepelabuhanan,” jelasnya.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak mencakup kerja sama dalam pertukaran data dan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, pengembangan layanan meteorologi maritim, pemanfaatan teknologi dan sistem informasi, dukungan penyediaan sarana dan prasarana observasi di kawasan pelabuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Tujuan dari kerja sama ini untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada guna mewujudkan peningkatan keselamatan pelayaran, memastikan kelancaran operasional pelabuhan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih prima.

“BMKG meyakini bahwa kemitraan yang kuat antara BMKG dan PT Pelabuhan Indonesia akan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya keselamatan pelayaran, keandalan operasional kepelabuhanan, serta ketahanan logistik nasional,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa kerja sama dengan BMKG memiliki arti penting bagi operasional kepelabuhanan yang mengutamakan pelayanan prima dan keselamatan.

“Untuk data alam itu, instansi yang diberikan mandat oleh negara di Indonesia dan yang paling ahli serta akurat adalah BMKG. Karena itu, melalui MoU ini kami berharap dapat memperkuat pertukaran informasi, khususnya terkait kondisi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang sangat dibutuhkan dalam operasional kepelabuhanan,” ujarnya.

Menurut Achmad, sektor kepelabuhanan merupakan salah satu indikator penting perekonomian nasional, terutama bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Oleh karena itu, sistem transportasi laut yang andal harus didukung oleh operasional pelabuhan yang aman dan efisien.

Ia menjelaskan bahwa selain mendukung kebutuhan data dan informasi, Pelindo juga siap mendukung operasional BMKG melalui penyediaan lahan dan fasilitas yang diperlukan untuk penguatan layanan meteorologi maritim.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad juga menyoroti pentingnya dukungan data ilmiah dalam memperkuat posisi Indonesia pada berbagai forum internasional, termasuk terkait pengelolaan kawasan strategis pelayaran di Selat Malaka.

“Kami membutuhkan simulasi penyebaran apabila terjadi tumpahan minyak atau pencemaran di laut, termasuk bagaimana sebarannya dipengaruhi oleh arus laut dan kondisi cuaca. Data tersebut akan sangat penting untuk memperkuat argumentasi Indonesia dalam berbagai pembahasan internasional terkait keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Utama BMKG Guswanto, Plt. Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdhani, Plt. Direktur Meteorologi Maritim Agie Wandala Putra, Direktur Layanan Iklim Terapan Marjuki, Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Teguh Rahayu, Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama RR. Rima Eryani dan Penasihat BMKG Muslim Andri Setiadi.

Dari pihak Pelindo hadir Direktur Hubungan Lembaga Hendri Ginting, Direktur Komersial Farid Padang, Group Head Manajemen Aset Imam Rahmiyadi, Group Head Sekretariat Perusahaan Ali Sodikin, serta jajaran pejabat Pelindo lainnya.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, BMKG dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung keselamatan pelayaran, meningkatkan keandalan operasional kepelabuhanan, serta memperkuat ketahanan logistik nasional melalui pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang andal dan terpercaya.

Tags: bmkgPelindo

Related Posts

Gedung KPK.(Foto:Istimewa).

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kegiatan penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor PT Summarecon Bogor, Jawa Barat, Senin (21/09/2026), berlangsung hingga sore...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek...

Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Editor
21 September 2026

JAKARTA – Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat...

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika.(Foto: Dok. Kemenperin)

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Editor
21 September 2026

MAKKAH — Kabar duka menyelimuti umat Islam di seluruh dunia dan pengelola Dua Masjid Suci. Salah satu suara merdu pemandu...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus suap buka blokir Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor, Jawa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.