• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bekerja di Luar Negeri, Pemkot Bandung Fasilitasi 40 Pekerja ke Jepang

Editor
Jumat, 31 Juli 2026 - 06:33
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana di acara job fair.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana di acara job fair.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperluas peluang kerja bagi warganya melalui penyelenggaraan job fair dan program penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Tak hanya membuka ribuan lowongan pekerjaan di dalam negeri, Pemkot juga memfasilitasi keberangkatan puluhan warga Kota Bandung untuk bekerja di Jepang dengan subsidi pelatihan bahasa hingga Rp10 juta per orang.

RelatedPosts

Harga Emas Selasa 6/10/2026 Antam Rp 2.570.000 Per Gram

57 Orang Eks Karyawan Bandung Zoo Silaturahmi ke Pewaris

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, job fair yang digelar kali ini merupakan penyelenggaraan keempat sepanjang tahun. Kegiatan tersebut menyediakan sekitar 3.000 lowongan kerja dengan antusiasme pencari kerja yang tinggi.

“Setiap job fair rata-rata dihadiri sekitar 2.000 pencari kerja. Untuk kegiatan kali ini tersedia sekitar 3.000 lowongan sementara yang mendaftar melalui sistem tiket sebanyak 1.500 orang,” kata Yayan di Job Fair Wilayah Bandung Selatan di Miko Mall, Kamis 30 Juli 2026 dikutip laman Pemkot Bandung.

Ia mengungkapkan, hasil job fair sebelumnya yang digelar di Gedung KONI menunjukkan tingkat penyerapan tenaga kerja yang cukup baik. Dari sekitar 1.500 peserta yang terdaftar sebanyak 600 orang telah berhasil memperoleh pekerjaan.

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Disnaker Kota Bandung juga melepas 40 warga yang akan bekerja di Jepang melalui kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Para peserta akan menjalani kontrak kerja selama tiga tahun di berbagai sektor seperti perawatan lansia (caregiver), pengolahan makanan, restoran hingga konstruksi.

Menurut Yayan, program ini menjadi salah satu strategi untuk menekan angka pengangguran sekaligus membuka akses pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Kesempatan bekerja di Jepang sangat besar. Bahkan agensi dari Jepang menyampaikan masih ada ribuan kebutuhan tenaga kerja dan mereka sangat tertarik dengan pekerja asal Kota Bandung karena dikenal ulet, terampil dan kreatif,” ujarnya.

Namun demikian, Yayan mengingatkan para pekerja untuk menjaga nama baik Kota Bandung selama berada di luar negeri.

“Mereka sangat sensitif terhadap perilaku negatif. Kalau ada pelanggaran, bukan hanya individu yang terkena dampaknya tetapi citra Kota Bandung juga bisa tercoreng bahkan berpotensi masuk daftar hitam,” jelasnya.

Untuk meringankan beban calon pekerja migran, Pemkot Bandung memberikan subsidi pelatihan bahasa Jepang hingga level N5 senilai sekitar Rp10 juta per orang.

Sedangkan kebutuhan lain seperti biaya tiket, visa hingga keberangkatan difasilitasi melalui kerja sama dengan perbankan dan pihak Jepang. Sebagian biaya dapat dicicil setelah peserta mulai bekerja di Jepang sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal.

“Kami mensubsidi pelatihan bahasanya. Untuk biaya lainnya ada yang dibantu perbankan maupun pihak Jepang sehingga peserta bisa berangkat tanpa harus menyiapkan biaya besar di awal,” ungkapnya.

Ia mengaku minat warga Kota Bandung untuk bekerja ke luar negeri masih perlu ditingkatkan. Selama ini justru banyak peserta berasal dari luar daerah seperti Indramayu dan Majalengka.

Oleh karena itu, Disnaker akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih terbuka terhadap peluang kerja internasional yang dinilai menjanjikan.

“Jangan ragu mencari peluang di luar negeri. Pulang ke Indonesia nanti sudah punya pengalaman, budaya kerja yang baik, kemampuan bahasa, sekaligus modal usaha,” ujarnya.

Founder LPK Ohm, Rizal Ansory menjelaskan, pelepasan tenaga kerja kali ini melibatkan tiga lembaga pelatihan, yakni LPK Bahana, LPK Hikari Senseiku, dan LPK Ohm dengan total 40 peserta.

Menurutnya, meski program subsidi pelatihan dari Disnaker berlangsung sekitar tiga bulan, rata-rata peserta menjalani pembinaan hingga enam bulan sebelum diberangkatkan.

“Peserta tidak hanya belajar bahasa Jepang, tetapi juga budaya kerja, disiplin, mental dan fisik agar siap menghadapi lingkungan kerja di Jepang,” ujar Rizal.

Khusus peserta yang bekerja di sektor konstruksi, pelatihan fisik menjadi perhatian penting mengingat mereka harus beradaptasi dengan kondisi cuaca ekstrem yang dapat mencapai 40 derajat Celsius saat musim panas.

Rizal menuturkan, keberangkatan peserta dilakukan secara bertahap mulai bulan ini hingga akhir tahun sesuai jadwal perusahaan penerima di Jepang.

“Macam-macam. Kalau dari LPK Ohm ada yang berangkat bulan ini sampai nanti akhir tahun,” tuturnya.

Tags: lowongan kerja

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 6/10/2026 Antam Rp 2.570.000 Per Gram

Editor
6 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 6/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.570.000 per gram...

Perwakilan eks karyawan Bandung Zoo mendatangi Pewaris.(Foto: Istimewa)

57 Orang Eks Karyawan Bandung Zoo Silaturahmi ke Pewaris

Editor
6 Oktober 2026

BANDUNG - Perwakilan 57 eks karyawan Bandung Zoo menyambangi Pewaris (penjaga warisan sunda) di kantor organisasi masyarakat itu di Jalan...

Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta suara masyarakat, ucap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

Editor
6 Oktober 2026

BANDUNG - Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Editor
6 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP...

Jalan desa yang mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Editor
6 Oktober 2026

SUMEDANG – Jalan baru Surian akan segera dibangun usai izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan akhirnya turun. Kepastian tersebut...

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.