• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Editor
Selasa, 21 Juli 2026 - 09:12
Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

SATUJABAR, JAKARTA – Rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya justru, penggunaannya berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular sekaligus membuka celah penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan anak dan remaja.

Hal tersebut disampaikan Menkes saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 bertema “Tata Kelola Peredaran Rokok Elektrik: Bahaya, Sinergi, Pengawasan, dan Pencegahan Narkotika dalam Rokok Elektrik” yang diselenggarakan pada Senin (20/7/2026) di Aula Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

RelatedPosts

Indonesia Tuan Rumah Radiodays Asia 2026

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

Menkes menjelaskan bahwa salah satu mandat utama pemerintah di bidang kesehatan adalah meningkatkan angka harapan hidup masyarakat sekaligus memperpanjang usia hidup sehat.

“Target kita bukan hanya membuat masyarakat hidup lebih lama, tetapi juga hidup lebih sehat. Karena itu, kita harus mengendalikan faktor-faktor risiko utama penyebab penyakit, salah satunya adalah merokok,” ujar Menkes melalui keterangan resminya.

Ia mengingatkan bahwa penyakit stroke, jantung, dan kanker masih menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Ketiga penyakit tersebut memiliki hubungan yang kuat dengan kebiasaan merokok.

“Kalau ingin hidup lebih panjang, ingin tetap sehat sampai usia lanjut dan bisa menikmati waktu bersama anak cucu, berhentilah merokok. Dampaknya bukan hanya kepada perokok, tetapi juga kepada anggota keluarga yang menjadi perokok pasif,” katanya.

Menkes menegaskan bahwa berdasarkan bukti ilmiah yang ada, rokok elektrik tidak lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Bahkan, sejumlah negara telah melarang peredaran rokok elektrik sebagai langkah perlindungan kesehatan masyarakat.

Selain risiko kesehatan, rokok elektrik juga semakin menjadi perhatian karena dapat disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika. Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama karena perangkat tersebut banyak diminati oleh kelompok usia muda.

“Kementerian Kesehatan dan BNN memiliki pandangan yang sama. Rokok elektrik bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika,” ujar Menkes.

Untuk memperkuat perlindungan masyarakat, Kementerian Kesehatan terus menyusun dan menerapkan berbagai kebijakan pengendalian produk tembakau dan rokok elektronik. Kebijakan tersebut meliputi pengaturan zat adiktif, pembatasan peredaran dan penjualan, pengaturan iklan, hingga penguatan ketentuan mengenai kemasan produk.

“Posisi Kementerian Kesehatan jelas. Rokok elektrik sama buruknya dengan rokok konvensional karena sama-sama membahayakan kesehatan dan dapat memperpendek usia harapan hidup masyarakat,” tegas Menkes.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan penyalahgunaan rokok elektrik untuk konsumsi narkotika merupakan ancaman baru yang harus diantisipasi bersama.

Menurutnya, meningkatnya penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja, ditambah kemudahan modifikasi cairan (liquid) dengan berbagai zat psikoaktif, menjadi tantangan serius bagi upaya pencegahan narkotika di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap peredaran vape tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap pengendalian vape dapat semakin efektif, tidak hanya untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak zat adiktif, tetapi juga mencegah penyalahgunaannya sebagai sarana peredaran narkotika demi melindungi generasi muda Indonesia.

Tags: rokok elektrik

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, memberi sambutan pada acara Radiodays Asia 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (2/9/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Indonesia Tuan Rumah Radiodays Asia 2026

Editor
3 September 2026

JAKARTA - Indonesia kembali menjadi tuan rumah Radiodays Asia 2026 yang berlangsung pada 1–3 September 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta....

Tazkiah Seninman Nasirun.(Foto: Humas Kemenbud)

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

Editor
30 Agustus 2026

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro seniman seni rupa Indonesia, Nasirun,...

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim mendukung penyelenggaraan ChocoRun 2026 by Chocolaspa sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

Editor
25 Agustus 2026

BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim mendukung penyelenggaraan ChocoRun 2026 by...

Stage di Festival lalala fest 2026 di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Minggu 23/08/2026.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

LaLaLa Fest 2026, Wamen Ekraf: Bukti IP Kreatif Mampu Mendunia

Editor
25 Agustus 2026

LaLaLa Fest 2026 berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (23/8). JAKARTA - Pemerintah mendukung penuh potensi...

bank bjb Buka Early Access Jersey PERSIB 2026/2027, Hadirkan Akses Eksklusif bagi Nasabah

Editor
24 Agustus 2026

BANDUNG – Kolaborasi bank bjb dan PERSIB memasuki babak baru. Setelah mengukuhkan kerja sama sebagai Official Banking Partner PERSIB untuk...

Mojang Jajaka Kuningan bersama pejabat Pemkab Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Mojang Jajaka Kuningan Raih Prestasi Tingkat Jawa Barat

Editor
24 Agustus 2026

KUNINGAN – Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Barat usai menunggu delapan tahun. Pasangan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.