• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Petani Naik Kelas

Editor
Kamis, 02 Juli 2026 - 02:35
Petani atau penambak udang.(Foto: Istimewa), Nilai Tukar Petani

Petani atau penambak udang.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengajak para petani untuk terus meningkatkan kapasitas serta mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pasar. Langkah tersebut dinilai penting agar sektor pertanian mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ajakan tersebut disampaikan saat berdiskusi sekaligus mengikuti kegiatan penanaman tanaman hortikultura bersama para petani di Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis (2/7/2026).

RelatedPosts

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Menurut Andreas, petani saat ini tidak hanya dituntut mampu membudidayakan satu jenis komoditas, tetapi juga harus memiliki kemampuan yang lebih beragam agar dapat memanfaatkan setiap peluang usaha di sektor pertanian.

“Kita harus menjadi petani yang multitalenta. Apa pun yang bisa ditanam dan menghasilkan, harus dikembangkan,” ujarnya seperti dikutip laman Pemkab Sukabumi.

Ia mengatakan, letak geografis Kecamatan Sukabumi yang berbatasan langsung dengan kawasan perkotaan menjadi peluang besar untuk memperluas pemasaran hasil pertanian.

Banyaknya kafe, rumah makan, dan restoran di wilayah Kota Sukabumi dinilai dapat menjadi pasar potensial bagi produk hortikultura lokal apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Melihat banyak kafe dan restoran di Kota Sukabumi, kita bisa menjadi pemasok dalam skala bisnis. Ini peluang yang harus dimanfaatkan petani,” katanya.

Selain meningkatkan produktivitas, Andreas juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara bijaksana dengan menyesuaikan jenis tanaman terhadap karakteristik wilayah. Menurutnya, pengembangan tanaman keras yang bernilai ekonomi tinggi dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Di sini masih banyak tanaman keras produktif, seperti alpukat dan komoditas lainnya. Ini sangat baik untuk terus dikembangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andreas menegaskan bahwa keberlanjutan sektor pertanian sangat bergantung pada regenerasi petani. Oleh karena itu, generasi muda perlu didorong agar tertarik mengembangkan usaha pertanian melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Pertanian harus ditularkan kepada anak-anak muda. Mereka yang nantinya akan melanjutkan dan mengembangkan potensi pertanian Sukabumi di masa depan,” tandasnya.

Melalui peningkatan kapasitas petani, penguatan akses pasar, serta regenerasi pelaku usaha tani, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap sektor pertanian semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Tags: Wakil Bupati Sukabumi

Related Posts

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup dilakukan dengan menghapus konten dan memblokir...

Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan yang...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Peristiwa kebakaran melanda Pasar Andir, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya 25 kios pedagang ludes. Peristiwa kebakaran di Pasar Andir,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 8/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Medali Nobel

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Editor
8 Oktober 2026

STOCKHOLM — Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Fisika 2026 kepada fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, atas...

Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) di Bogor, pada Selasa (6/10/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan Bahas Isu Strategis di Bogor, Ini Hasilnya

Editor
8 Oktober 2026

BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), BPJS Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.