• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Asian Games 2026, Menpora: Jaga Tren Prestasi

Editor
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:01
Menpora RI Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan persiapan tim Indonesia menghadapi ajang Asian Games 2026. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Menpora RI Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan persiapan tim Indonesia menghadapi ajang Asian Games 2026. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)

SATUJABAR, JAKARTA – Persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026 Jepang memasuki fase yang semakin krusial. Ajang olahraga terbesar di Asia tersebut akan berlangsung dalam waktu sekitar dua setengah bulan ke depan dan memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan multievent olahraga lainnya.

Selain menghadapi persaingan yang semakin ketat, Indonesia juga harus beradaptasi dengan perubahan sejumlah nomor pertandingan. Beberapa cabang dan nomor yang sebelumnya menjadi penyumbang medali bagi Indonesia tidak lagi dipertandingkan, sehingga diperlukan strategi pembinaan yang lebih matang, terukur, dan berkelanjutan.

RelatedPosts

KONI Sokong Pencak Silat Hadir di Olimpiade

Piala Dunia 2026: Kolombia Salip Portugal di Top Klasemen

US Open 2026 Digelar di California, Total Hadiah Rp4,25 Miliar

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia harus mampu menjaga sekaligus meningkatkan tren prestasi olahraga yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya akan dihadapi pada Asian Games, tetapi juga pada berbagai ajang internasional lain, termasuk SEA Games 2026 di Malaysia dan Olimpiade mendatang.

“Kita harus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih. Negara-negara lain terus bergerak maju. Karena itu Indonesia juga harus memiliki sistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan agar mampu bersaing secara konsisten,” ujar Menpora dikutip laman Kemenpora.

Menpora menilai peningkatan prestasi olahraga nasional tidak dapat dicapai melalui pendekatan jangka pendek. Atlet berprestasi membutuhkan proses pembinaan yang panjang dan terstruktur, mulai dari pengembangan kemampuan dasar, peningkatan kualitas teknik, hingga penguatan mental bertanding.

“Kita tidak mungkin mempersiapkan juara Olimpiade secara instan. Jika kita menargetkan Olimpiade 2032, maka atlet-atlet potensial harus mulai dibina dari sekarang. Inilah mengapa dukungan Presiden terhadap pelatnas jangka panjang menjadi sangat penting bagi masa depan olahraga Indonesia,” katanya.

Menurut Menpora, komitmen tersebut telah mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang pada Jumat (19/6). Salah satu langkah strategis yang didorong pemerintah adalah penerapan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang yang didukung oleh pendanaan multiyears.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih profesional, terencana, dan berorientasi pada prestasi jangka panjang.

“Presiden Prabowo mendukung penuh perubahan pola pikir dalam pembinaan olahraga nasional. Atlet juara dunia dan Olimpiade tidak lahir dari persiapan satu atau dua tahun, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana dan berkelanjutan selama bertahun-tahun. Karena itu pelatnas harus dibangun dengan sistem multiyears,” tegas Menpora.

Menpora juga mengungkapkan bahwa gagasan pelatnas jangka panjang dan anggaran multiyears mendapat dukungan luas dari berbagai federasi olahraga nasional. Menurutnya, para pimpinan cabang olahraga menilai skema tersebut akan memberikan kepastian program sekaligus memperkuat proses pembinaan atlet menuju level dunia.

“Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh berbagai federasi olahraga. Pak Rosan sebagai Ketua Federasi Angkat Besi, Pak Luhut sebagai Ketua PB PASI, Pak Pandu sebagai Ketua Federasi Selancar Ombak Indonesia, dan Ibu Yenny Wahid sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing mendukung program Bapak Presiden agar anggaran pelatnas dapat menggunakan skema multiyears. Saya yakin cabang olahraga lainnya juga memiliki semangat yang sama,” ungkap Menpora.

Untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan optimal, Menpora menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian terus dilakukan secara intensif, termasuk dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai kementerian terkait agar persiapan menuju Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade dapat berjalan dengan baik dan sesuai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

BACA JUGA: Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Diisolasi di Sel Khusus

Tags: asian games 2026

Related Posts

KONI Sokong Pencak Silat Hadir di Olimpiade

Editor
24 Juni 2026

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mendukung Pencak Silat menuju Olimpiade. SATUJABAR, JAKARTA...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026: Kolombia Salip Portugal di Top Klasemen

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026 waktu setempat atau Rabu 24 Juni 2026 WIB di Grup...

US Open 2026

US Open 2026 Digelar di California, Total Hadiah Rp4,25 Miliar

Editor
24 Juni 2026

FULLERTON — Kompetisi bulu tangkis internasional bergengsi, YONEX US Open 2026, resmi bergulir pekan ini. Turnamen yang masuk dalam kalender...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026: Kroasia Jaga Peluang Lolos

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026 waktu setempat atau Rabu 24 Juni 2026 WIB di Grup...

Menpora RI, Erick Thohir, menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6) terkait penetapan PON 2028.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

PON 2028, Menpora Erick: Efisien Sarat Prestasi

Editor
24 Juni 2026

PON 2028 resmi akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Provinsi DKI Jakarta....

Menpora RI, Erick Thohir, menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6) terkait penetapan PON 2028.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

PON 2028: Menpora Erick Resmi Serahkan SK Penetapan Tuan Rumah

Editor
24 Juni 2026

PON 2028 akan diselenggarakan di tiga daerah yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.