• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kultura Persib Hadir di Braga, Identitas Bobotoh Lewat Karya Seni

Editor
Minggu, 07 Juni 2026 - 03:03
Kultura Persib di Braga.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

Kultura Persib di Braga.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Grey Art Gallery berkolaborasi dengan Persib Bandung menghadirkan pameran seni bertajuk Kultura Persib di Jalan Braga No. 47, Kota Bandung.

Pameran yang dibuka untuk publik mulai 9 Juni hingga 10 September 2026 ini menjadi ruang ekspresi bagi seniman, kolektor arsip, hingga masyarakat umum yang memiliki kedekatan emosional dengan Persib.

RelatedPosts

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Hana Japanese Pop Up Kitchen: Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Kurator Grey Art Gallery, Angga Aditya Atmadilaga menjelaskan, pameran ini lahir dari kebutuhan para seniman yang memiliki kecintaan mendalam terhadap Persib.

“Persib menjadi denyut nadi yang memberikan banyak inspirasi dalam karya-karya mereka. Namun selama ini belum ada ruang yang secara khusus mewadahi ekspresi visual tentang Persib. Dari situ muncul inisiatif untuk menghadirkan pameran ini di Grey Art Gallery,” ujar Angga, Kamis, 4 Juni 2026 seperti diberitakan Humas Pemkot Bandung.

Menurutnya, pemilihan Grey Art Gallery sebagai lokasi pameran bukan tanpa alasan. Selain berada di pusat Kota Bandung dan mudah diakses, galeri tersebut juga beroperasi setiap hari sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pameran.

Lebih dari sekadar menampilkan karya seni, pameran ini mengangkat fenomena budaya yang tumbuh bersama Persib.

Karena itu, panitia memilih istilah “Kultura Persib” untuk menggambarkan berbagai bentuk ekspresi visual yang lahir dari perjalanan panjang klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.

“Kontributornya tidak hanya seniman. Ada masyarakat umum yang tumbuh bersama Persib, memiliki kenangan, memori, dan pengalaman personal. Semua itu menjadi bagian dari budaya visual yang kami tampilkan,” katanya.

Dalam proses kurasi, penyelenggara membuka open call bagi publik. Selain itu, sejumlah seniman, fotografer, kolektor arsip, hingga sejarawan yang memiliki dokumentasi dan karya terkait Persib juga diundang secara khusus.

Hasilnya, sebanyak 70 kontributor terlibat dalam pameran ini dengan total 95 objek. Objek tersebut terdiri dari karya seni rupa, mural, instalasi, arsip sejarah, dokumentasi fotografi, hingga koleksi buku yang berkaitan dengan Persib.

Salah satu daya tarik pameran adalah kehadiran patung karya seniman Iwong yang dibuat secara mandiri untuk menghormati tokoh-tokoh penting dalam sejarah Persib.

Empat figur yang diabadikan dalam bentuk patung tersebut adalah Indra Thohir, H. Umuh Muchtar, Jajang Nurjaman, dan Bojan Hodak.

Pameran dibagi ke dalam lima area, yakni ruang teater, stone chamber, wood chamber, galeri utama, dan area lantai dua.

Bagian depan galeri menampilkan infografis perjalanan sejarah Persib, termasuk berbagai pencapaian dan gelar yang pernah diraih.

Sementara lantai atas banyak diisi karya dan arsip yang dikirimkan langsung oleh masyarakat.

Bagi Angga, karya-karya yang paling berkesan justru berasal dari pengalaman personal para Bobotoh. Salah satunya mural yang menggambarkan kecintaan terhadap Persib yang diwariskan dari orang tua kepada anaknya.

“Karya-karya seperti itu terasa sangat otentik. Ada juga mural yang menggambarkan bagaimana pada era 1990-an orang-orang rela memanjat pohon demi bisa menyaksikan pertandingan Persib. Itu pengalaman personal, tetapi dirasakan secara kolektif oleh banyak orang,” ungkapnya.

Melalui pameran ini, Grey Art Gallery berharap masyarakat dapat melihat Persib tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya Kota Bandung yang terus hidup dan diwariskan lintas generasi.

Pameran Kultura Persib dapat dikunjungi dengan harga tiket Rp25.000 pada weekday dan Rp35.000 pada weekend.

Pengunjung diperbolehkan mendokumentasikan karya melalui foto, namun diminta untuk tidak menyentuh arsip, jersey koleksi, maupun karya yang dipamerkan demi menjaga kelestariannya.

Tags: Kultura Persib

Related Posts

Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar TIME100 Most Influential People in Sports 2026.(Foto: Istimewa)

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar...

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen(Foto: Istimewa)

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Hana Japanese Pop Up Kitchen: Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, sebuah konsep kuliner eksklusif yang menghadirkan pengalaman...

Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri) bersama penyanyi Lullaboy (kanan) pada acara konser regional musisi lullaboy bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour, di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Konser Lullaboy, Wamen Ekraf Sempatkan Diri Hadir

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Konser Lullabory berlangsung 19 Juli 2026 bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour di Jakarta. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil...

KULINER KOTA BANDUNG: Drunk Bakery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kuliner Kota Bandung: Roti Premium Drunk Baker

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kuliner Kota Bandung kini menghadirkan destinasi kuliner yang bisa jadi menjadi pilihan favorit wisatawan. Salah satunya adalah...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri), berbincang dengan penyanyi, penulis lagu, dan produser musik asal Korea Selatan, ILHOON (kanan) seusai menerima kunjungan , di Jakarta, Jumat (26/06/2026).(FotoL Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Ketika Wamen Ekraf Kedatangan Penyanyi Korea ILHOON

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menerima kunjungan penyanyi, penulis lagu, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat