• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rhythm & Recipes, Padukan Budaya dan Kuliner

Editor
Minggu, 07 Juni 2026 - 06:31
Wakil Wali Kota Bandung Erwin di acara Promosi Budaya dan Produk Halal bertajuk Rhythm & Recipes Consumer Experience, di Paskal 23, Jumat 5 Juni 2026 (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung Erwin di acara Promosi Budaya dan Produk Halal bertajuk Rhythm & Recipes Consumer Experience, di Paskal 23, Jumat 5 Juni 2026 (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rhythm & Recipes, merupakan festival budaya dan kuliner yang bukan sekadar hiburan melainkan ruang strategis untuk memperkuat diplomasi budaya.

SATUJABAR, BANDUNG – Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. Melalui gelaran Rhythm & Recipes, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melihat festival budaya dan kuliner bukan sekadar hiburan melainkan ruang strategis untuk memperkuat diplomasi budaya, mengembangkan ekonomi kreatif, dan membuka peluang kolaborasi global.

RelatedPosts

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Hana Japanese Pop Up Kitchen: Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, pada era global saat ini kota-kota tidak lagi hanya bersaing dalam pembangunan fisik. Menurutnya, daya saing sebuah kota juga ditentukan oleh kemampuannya membangun ekosistem kreativitas, kebudayaan dan konektivitas antarwarga dunia.

“Bandung memiliki karakter yang kuat sebagai kota pendidikan, kota kreatif, kota anak muda dan kota yang terbuka terhadap berbagai pertukaran gagasan global,” kata Erwin saat menghadiri Promosi Budaya dan Produk Halal bertajuk Rhythm & Recipes Consumer Experience, di Paskal 23, Jumat 5 Juni 2026 seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Ia menilai, kehadiran Rhythm & Recipes menjadi sangat relevan karena menunjukkan bagaimana musik, kuliner dan budaya dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.

Festival tersebut juga menjadi bukti bahwa diplomasi modern tidak selalu hadir melalui forum resmi tetapi dapat tumbuh melalui interaksi budaya yang dekat dengan masyarakat.

Selain itu, Erwin juga menyoroti fenomena global K-Pop yang dinilainya bukan hanya soal popularitas musik dan hiburan. Di balik kesuksesan tersebut, terdapat nilai disiplin, kreativitas, kerja keras, inovasi dan kemampuan membangun industri budaya sebagai kekuatan ekonomi.

“Korea Selatan berhasil menjadikan budaya populer sebagai soft power yang memengaruhi dunia. Bandung juga memiliki potensi yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Bandung memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat kreativitas internasional. Mulai dari talenta muda yang melimpah, komunitas kreatif yang aktif, industri kuliner yang dinamis hingga ekosistem inovasi yang terus tumbuh.

Ia juga mengingatkan, hubungan Bandung dengan Korea Selatan telah terjalin cukup lama melalui berbagai kerja sama sister city. Hubungan tersebut membuka peluang pertukaran budaya, pendidikan, teknologi, pariwisata hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Ke depan, Erwin berharap kerja sama tersebut tidak hanya berlangsung di tingkat pemerintah, tetapi juga diperkuat melalui kolaborasi antarkomunitas, generasi muda serta para pelaku industri kreatif.

“Diplomasi terkuat hari ini hadir melalui musik, makanan, seni dan pertemuan manusia dengan manusia,” jelasnya.Lebih jauh, Erwin menilai festival ini menjadi ruang yang sangat penting bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Kota Bandung untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing hingga tingkat internasional.

Ia juga mengapresiasi konsep “K-Halal” yang diusung dalam acara tersebut. Menurutnya, konsep itu membuktikan bahwa globalisasi dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai lokal.

“Kita bisa modern tanpa kehilangan identitas. Kita bisa mendunia tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi karakter bangsa,” katanya.

Di hadapan para generasi muda yang hadir, Erwin berpesan agar tidak hanya menjadi penikmat tren global tetapi mampu menjadi pencipta karya dan penggerak perubahan.

“Bandung membutuhkan generasi muda yang berani bermimpi besar, berani berkolaborasi, dan berani membawa nama kota ini ke panggung dunia,” ujarnya.

Ia berharap, Rhythm & Recipes tidak hanya menjadi agenda sesaat, melainkan menjadi awal dari semakin banyak kolaborasi internasional, pertukaran budaya dan peluang bagi pelaku kreatif Kota Bandung untuk berkembang.

“Acara ini bukan hanya menjadi ajang seremonial saja, melainkan saya berharap hal-hal seperti ini bisa menjadi wadah kolaborasi internasional,” tuturnya.

Tags: erwinkoreaRhythm & RecipesWakil Wali Kota Bandung

Related Posts

Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar TIME100 Most Influential People in Sports 2026.(Foto: Istimewa)

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar...

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen(Foto: Istimewa)

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Hana Japanese Pop Up Kitchen: Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, sebuah konsep kuliner eksklusif yang menghadirkan pengalaman...

Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri) bersama penyanyi Lullaboy (kanan) pada acara konser regional musisi lullaboy bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour, di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Konser Lullaboy, Wamen Ekraf Sempatkan Diri Hadir

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Konser Lullabory berlangsung 19 Juli 2026 bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour di Jakarta. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil...

KULINER KOTA BANDUNG: Drunk Bakery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kuliner Kota Bandung: Roti Premium Drunk Baker

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kuliner Kota Bandung kini menghadirkan destinasi kuliner yang bisa jadi menjadi pilihan favorit wisatawan. Salah satunya adalah...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri), berbincang dengan penyanyi, penulis lagu, dan produser musik asal Korea Selatan, ILHOON (kanan) seusai menerima kunjungan , di Jakarta, Jumat (26/06/2026).(FotoL Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Ketika Wamen Ekraf Kedatangan Penyanyi Korea ILHOON

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menerima kunjungan penyanyi, penulis lagu, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat