SATUJABAR, JAKARTA – Yesaya Saudale sabet gelar IBL Most Improved Player 2026, seperti dirilis laman IBL Indonesia Sabtu 23 Mei 2026. Sepanjang kariernya di IBL sejak 2022, Yesaya Alessandro Michael Joseph Saudale sudah pernah merasakan gelar juara, dan terpilih menjadi All-Star. Tetapi baru sekarang Yesaya berhasil menyabet gelar individu. Memainkan tahun pertama bersama Tangerang Hawks Basketball, Yesaya akhirnya menyabet gelar IBL Most Improved Player 2026.
Di awal kemunculannya, Yesaya sudah menjadi pemain yang menjanjikan. Tetapi dia memulai karier bersama generasi debutan terbaik, seperti Yudha Saputera dan Muhammad Arighi. Yesaya yang mengawali karier bersama Pelita Jaya Basketball, tidak ikut dalam perebutan gelar IBL Rookie Of The Year di tahun 2022.
Setelah melewati perjalanan panjang, Yesaya akhirnya memilih pindah ke Tangerang Hawks, dan memainkan peran penting di klub tersebut. Di musim reguler IBL GoPay 2026, Yesaya bermain 17 pertandingan dengan mencetak rata-rata 7.9 poin, 5.5 rebound, 6.1 assist, dan 2,6 steal per game. Karena ini adalah penghargaan IBL Most Improved Player, maka yang dipertimbangkan adalah statistik musim sebelumnya, di mana Yesaya mencetak 3.0 poin, 1.7 rebound, dan 1.9 assist per game dalam 22 pertandingan. Sementara untuk menit bermain, Yesaya musim lalu hanya bermain 11.6 menit per game, namun di Hawks dia mendapatkan 31.1 menit per game.
Untuk mendapatkan penghargaan ini, Yesaya harus bersaing ketat dengan Antoni Erga dari Bogor Hornbills. Sama dengan Yesaya, performa Erga juga meningkat setelah dirinya pindah dari Satria Muda Pertamina. Kontribusi Erga meningkat dari 1.4 poin, 1.3 rebound, dan 1.0 assist per game dengan 9.2 menit per game, menjadi 6.5 poin, 2.5 rebound, dan 6.6 assist dalam 27.3 menit per game.
Untuk voting, Yesaya mendapatkan 10 suara peringkat pertama dari 21 voters. Suara tersebut yang mendongkrak poin akhir Yesaya menjadi 159. Sedangkan di posisi kedua, Erga mendapatkan lima suara peringkat pertama dan sembilan suara peringkat kedua. Erga menjadi runner-up untuk penghargaan tersebut dengan poin akhir 142. Tiga kandidat lain dengan poin berurutan adalah Sulthan Fauzan dari Tangerang Hawks (110), Patrick Nikholas dari Dewa United Banten (74), dan Samuel Devin Susanto dari Rajawali Medan (56).







