• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Alat Deteksi Halal Portabel, Hasil Pengembangan Peneliti MoRA The Air Funds

Editor
Senin, 18 Mei 2026 - 03:36
Tim Riset saat mengembangkan dua prototipe alat deteksi DNA babi portable.(Foto: Dok. Kemenag)

Tim Riset saat mengembangkan dua prototipe alat deteksi DNA babi portable.(Foto: Dok. Kemenag)

SATUJABAR, JAKARTA – Alat deteksi halal portabel berbasis sensor cerdas molekuler dan electronic nose (e-nose) berhasil dikembangkan Tim peneliti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Temuan ini strategis dalam penguatan ekosistem halal nasional sekaligus mendukung Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.

RelatedPosts

Lantik Pengurus MUI, Wali Kota Bandung Sampaikan Pesan Ini

Presiden Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir

Empat Kesepakatan Kerja Sama Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi

Riset ini dibiayai melalui program MoRA The Air Funds hasil kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP. Tim peneliti dipimpin Prof. dr. Flori Ratna Sari, Ph.D dengan anggota Chris Adhiyanto, S.Si, M.Biomed, Ph.D, Prof. Dr. Nur Inayah, M.Si, Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta Prof. Dr. Sri Harini, M.Si dan Dr. Imam Tazi, M.Si dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Riset ini berfokus pada pengembangan metode identifikasi halal yang praktis, ekonomis, dan dapat digunakan langsung di lapangan tanpa mengurangi tingkat akurasi. Tim berhasil mengembangkan dua prototipe alat deteksi DNA babi portabel, yakni sensor molekuler halal dan electronic nose (e-nose).

Dilansir laman Kementerian Agama, Prof. Flori menjelaskan, kit sensor molekuler yang dikembangkan mampu mendeteksi DNA babi secara cepat dan akurat meski sampel telah mengalami pengenceran hingga 100 ribu kali.

“Dengan pengenceran 100.000 kali, kit portabel kami masih dapat mendeteksi DNA babi dengan cepat, mudah dan akurat walaupun dengan pendekatan kualitatif. Ini akan memudahkan auditor halal di lapangan maupun masyarakat yang ingin mendapat jaminan halal,” ujar Prof. Flori.

Sementara itu, teknologi electronic nose atau e-nose bekerja melalui sensor penciuman elektronik yang mampu mengenali aroma spesifik dari bahan tidak halal.

“Untuk electronic nose sendiri, seperti namanya dapat ‘mencium’ bau babi melalui sensor sehingga ke depan harapannya hanya dengan ‘mencium’ bau makanan, alat ini bisa menyatakan apakah ada campuran bahan tidak halal atau tidak,” lanjutnya.

Melalui dukungan hibah MoRA The Air Funds, tim peneliti berhasil mencatat sejumlah capaian penting. Di antaranya publikasi dua artikel pada jurnal internasional bereputasi, pengembangan dua prototipe detektor halal portabel yang telah didaftarkan patennya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), serta pengembangan kit sensor molekuler untuk deteksi cepat DNA babi.

Menurut Prof. Flori, inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi program Wajib Halal Oktober 2026 yang tengah didorong pemerintah.

“Kami sebagai peneliti dari PTKIN Kementerian Agama sangat mendukung program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 yang dicanangkan pemerintah dan berharap Kementerian Agama melalui PTKIN dapat memperkuat ekosistem halal melalui riset yang berkaitan dengan identifikasi halal,” katanya.

Pengembangan teknologi deteksi halal portabel menjadi langkah strategis untuk mendukung percepatan sertifikasi halal nasional, khususnya bagi pelaku usaha makanan dan minuman.

“Semoga kehadiran alat yang praktis dan mudah digunakan di lapangan juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal di Indonesia,” harap mereka.

Tags: Alat deteksi halal portabelhalal

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dalam pelantikan pengurus Dewan Pertimbangan dan Pengurus Harian MUI Kota Bandung masa Khidmah 2026-2031 di Pendopo Kota Bandung, Sabtu 10 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Lantik Pengurus MUI, Wali Kota Bandung Sampaikan Pesan Ini

Editor
12 Oktober 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menitipkan lima agenda strategis kepada pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung yang...

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, usai melaksanakan rangkaian kunjungan kenegaraan di Indonesia, pada Minggu (11/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, usai melaksanakan rangkaian...

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu (11/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Empat Kesepakatan Kerja Sama Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang....

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir untuk terus mendorong penyelesaian damai atas konflik di Palestina serta deeskalasi di kawasan Timur Tengah.(Foto: BPMI Setpres)

Indonesia–Mesir Tegaskan Dukungan bagi Palestina

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir...

Penanganan karhutla guna menekan titik panas.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Terpantau Capai 793 Titik, Kemenhut Pantau Kalteng

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemantauan intensif, verifikasi lapangan, serta operasi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Perkuat Pendidikan Vokasi

Editor
11 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong penguatan pendidikan vokasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.