• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana Senin 11 Mei 2026, Data BNPB

Editor
Senin, 11 Mei 2026 - 02:14
BPBD Kabupaten Nunukan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan kejadian bencana karhutla yang membakar 2 hektare lahan di Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Minggu (10/5). (BPBD Kabupaten Nunukan)

BPBD Kabupaten Nunukan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan kejadian bencana karhutla yang membakar 2 hektare lahan di Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Minggu (10/5). (Foto: BPBD Kabupaten Nunukan)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang menimbulkan dampak cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia hingga Senin (11/5), pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi, kejadian bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir masih dominan di sejumlah daerah, sedangkan kebakaran lahan dan hutan dilaporkan juga terjadi.

Bencana banjir yang tercatat terjadi sedikitnya di dua daerah, pertama di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Jumat (8/5), pukul 10.00 WITA, setelah terjadinya luapan Sungai Balo-Balo yang merendam permukiman warga dan lahan persawahan serta perkebunan di Desa Balo-Balo, Kecamatan Watu.

RelatedPosts

Kasus Bullying di Asrama Kampus Telkom University Bandung, Pelaku di ‘DO’ Rektor Minta Maaf

Serangan ke Bandara Arab Saudi, Kemenhaj Imbau WNI Waspada

Menhub Dudy: Aturan Ojol Masuk dalam Revisi UU LLAJ

Akibat kejadian ini sedikitnya enam kepala keluarga (KK) terdampak yang rumahnya terendam banjir. Sedangkan dampak lainnya, hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, seluas 80 hektare lahan persawahan terendam banjir, 10 hektare kebun sawit serta 10 hektare tambak terdampak. Pada Minggu (10/5) banjir dilaporkan telah surut menyusul tim gabungan melakukan penanganan dan monitoring ketinggian air.

Bergeser ke wilayah lain, banjir juga terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (8/5) sekitar pukul 14.15 WITA. Banjir dengan tinggi muka air mencapai satu meter ini berdampak pada 178 KK atau 317 jiwa, di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.

Dampak banjir di Kendari menyebabkan 153 unit rumah terendam, termasuk satu fasilitas ibadah dan dua fasilitas pendidikan. Dalam upaya penanganan, BPBD Kota Kendari telah melakukan kaji cepat, pemantauan kondisi banjir, evakuasi warga terdampak, hingga distribusi air bersih bagi masyarakat.

Banjir pada Minggu (10/5) dilaporkan telah berangsur surut. Meski demikian, BPBD masih bersiaga apabila terjadi potensi bencana serupa terjadi lagi.

BACA JUGA: Korban Tewas Gunung Dukono Ditemukan Semuanya

Sementara itu, kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (10/5) sekira pukul 15.56 WITA. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

BPBD Kabupaten Nunukan mencatat luas lahan yang terbakar mencapai sekitar dua hektare. Tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan personel, peralatan, dan kendaraan pendukung. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama sekira pukul 18.33 WITA.

Memasuki periode peralihan musim dari penghujan menuju kemarau, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi maupun kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia. Perubahan pola cuaca yang terjadi pada masa transisi musim berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang dapat memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Di sisi lain, mulai berkurangnya curah hujan di beberapa daerah juga meningkatkan risiko terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut dan kawasan rawan kekeringan.

BNPB mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi pemerintah, seperti BMKG dan BNPB. Masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila muncul tanda-tanda potensi bahaya di sekitar tempat tinggal.

Pemerintah daerah turut didorong untuk memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal, meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan, menyiapkan jalur evakuasi serta logistik darurat, dan memperkuat sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Tags: bnpbKejadian Bencana

Related Posts

Stop Bullying, atau Perundungan.(Foto:Istimewa).

Kasus Bullying di Asrama Kampus Telkom University Bandung, Pelaku di ‘DO’ Rektor Minta Maaf

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Telkom University Bandung, Jawa Barat, menjatuhkan sanksi tegas, melakukan pemecatan, atau drop-out (DO) terhadap mahasiswa Fakultas Rekayasa Industri, setelah...

Jemaah haji Indonesia turun dari pesawat.(Foto: Humas Kemenhaj)

Serangan ke Bandara Arab Saudi, Kemenhaj Imbau WNI Waspada

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Minggu (11/10). Menurut Menhub Dudy, pengaturan dalam UU LLAJ menjadi salah satu upaya untuk menyesuaikan regulasi dengan perkembangan layanan transportasi berbasis aplikasi yang masif digunakan masyarakat saat ini. Aturan yang tengah dibahas adalah melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.(Foto: Kemenhub)

Menhub Dudy: Aturan Ojol Masuk dalam Revisi UU LLAJ

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan peraturan terkait layanan transportasi berbasis aplikasi, termasuk ojek online (ojol), revisi dalam Undang-Undang tentang...

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono.(Foto: Humas Kemenkes)

Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenkes Tegaskan Kesehatan Jiwa Sangat Penting

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Kesehatan...

(Foto: Istimewa)

Hadapi Pekerjaan Kritikal di Tengah Laut, Manajemen Pertamina Patra Niata Kilang Balongan Tegas Ingatkan Aspek Safety

Editor
12 Oktober 2026

INDRAMAYU - Kilang Pertamina Balongan tengah bersiap melaksanakan pekerjaan krusial yang berlokasi di tengah laut, yakni pekerjaan Change Over SPM...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 12/10/2026 Antam Rp 2.594.000 Per Gram

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 12/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.594.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.