• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Golo Mori, Destinasi Unggulan Baru di Kawasan Labuan Bajo

Editor
Minggu, 26 April 2026 - 01:17
The Golo Mori.(Image: ITDC)

The Golo Mori.(Image: ITDC)

Wamenhut mengapresiasi rencana ITDC untuk mengembangkan Sustainable Marine-Based and Ecotourism Destination di Golo Mori.

MANGGARAI BARAT – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya pergeseran paradigma pengelolaan wisata di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya, termasuk destinasi baru Golo Mori. Pemerintah berkomitmen mengarahkan tren wisata dari pariwisata massal (mass tourism) menuju pariwisata minat khusus yang berkelanjutan (ecotourism).

RelatedPosts

Rest Area 78 Kiara Artha Park yang Serba Komplet

Bioskop Rakyat Segera Hadir, Kolaborasi Kemenekraf & Indobox

Garden Glow, Gemerlap Taman Saat Malam di Kota Bandung

Hal tersebut disampaikan Wamenhut saat meninjau pengembangan kawasan Golo Mori yang dikelola oleh ITDC (Injourney Tourism Development Corporation), Sabtu (25/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur pariwisata dengan upaya konservasi alam di sekitar Taman Nasional (TN) Komodo.

Wamenhut memaparkan data lonjakan wisatawan yang sangat signifikan di TN Komodo. Pada tahun 2021, kunjungan tercatat sebanyak 66 ribu orang, lalu meroket menjadi 429 ribu orang pada tahun 2025. Namun, lonjakan ini menumpuk di titik-titik tertentu seperti Pulau Padar Selatan, sementara lokasi lain masih perlu dioptimalkan.

“Kondisi di lapangan saat ini sangat padat dan berjubel pada titik favorit. Inilah alasan utama mengapa kebijakan pembatasan kuota dan pengaturan rute menjadi sangat penting. Kita ingin mendorong wisatawan tidak hanya menumpuk di satu tempat, tapi merata ke destinasi alternatif lainnya guna menjaga kenyamanan dan kelestarian ekosistem,” ujar Rohmat Marzuki dilansir Kemenhut.

Dalam kunjungannya, Wamenhut mengapresiasi rencana ITDC untuk mengembangkan Sustainable Marine-Based and Ecotourism Destination di Golo Mori. Destinasi ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi wisatawan sehingga beban kunjungan di dalam kawasan TN Komodo dapat terurai.

Pengenalan Golo Mori.(Foto: Dok. Kemenhut)
Pengenalan Golo Mori.(Foto: Dok. Kemenhut)

Wamenhut juga menyoroti potensi pengamatan burung (birdwatching) di Golo Mori, dengan keberadaan spesies seperti Burung Kakaktua Jambul Kuning dan Maleo. “Kami akan mendorong kerja sama dengan Balai PDAS yang memiliki persemaian bibit untuk memperkaya jenis pohon pakan burung di sini,” tambahnya.

Salah satu poin krusial yang ditekankan Wamenhut adalah pelibatan masyarakat lokal, seperti di Desa Golo Mori dan sekitarnya. Ia ingin masyarakat terlibat aktif sebagai subjek pembangunan sehingga mereka mendapatkan pendapatan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ikut menjaga kelestarian alam.

Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua stakeholder guna memastikan bahwa pengembangan wisata di Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, selaras dengan visi konservasi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan pembatasan kuota di TN Komodo yang harus dibarengi dengan penyediaan destinasi alternatif yang berkualitas ini disambut baik oleh ITDC selaku pengelola kawasan The Golo Mori. General Manajer ITDC The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyatakan bahwa pengembangan kawasan tersebut dilakukan dengan memegang teguh komitmen konservasi. ITDC memastikan pembangunan infrastruktur tidak akan mengesampingkan kelestarian ekosistem lokal.

“The Golo Mori bukan sekadar pusat pertemuan atau MICE, tetapi dirancang sebagai destinasi yang selaras dengan alam. Komitmen kami adalah menjaga kelestarian kawasan ini, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus keanekaragaman hayatinya,” ujar Wahyuaji.

Ia menambahkan, sebagai destinasi alternatif bagi Labuan Bajo, The Golo Mori menawarkan pengalaman wisata minat khusus yang berbeda. Strategi ini diharapkan dapat menarik segmen pasar baru, sekaligus mengurangi beban kunjungan di pulau-pulau inti TN Komodo.

“Kami terus berkolaborasi dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kehutanan, khususnya terkait teknis pengelolaan jasa lingkungan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Kemenhut dan ITDC optimis The Golo Mori akan menjadi alternatif destinasi pariwisata berkelanjutan di Manggarai Barat yang mampu menyinergikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan hutan dan satwa.

Tags: Golo Morirohmat marzukiWamenhut

Related Posts

Rest Area Kiara Artha Park.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rest Area 78 Kiara Artha Park yang Serba Komplet

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Kiara Artha Park yang berada di Jalan Banten tak hanya sekedar taman seluas 2,9 hektar. Hadirnya Rest...

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong PT Indobox Cinematic Buana memperluas distribusi film nasional melalui pengembangan bioskop modular (micro-cinema) sebagai bioskop rakyat.(Dok. Kemenekraf)

Bioskop Rakyat Segera Hadir, Kolaborasi Kemenekraf & Indobox

Editor
25 Juli 2026

Bioskop Rakyat merupakan ikhtiar untuk mendistribusikan film nasional melalui pengembangan bioskop modular (micro-cinema). SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi...

Garden Glow di Sky Level Paris Van Java Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Garden Glow, Gemerlap Taman Saat Malam di Kota Bandung

Editor
23 Juli 2026

Garden Glow menawarkan suasana taman outdoor yang hangat, estetik dan penuh pesona. Destinasi ini dirancang sebagai tempat rekreasi yang dapat...

Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar TIME100 Most Influential People in Sports 2026.(Foto: Istimewa)

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al Qubaisi, resmi masuk dalam daftar...

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen(Foto: Istimewa)

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Hana Japanese Pop Up Kitchen: Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, sebuah konsep kuliner eksklusif yang menghadirkan pengalaman...

Ilustrasi vape, atau rokok elektrik.(Foto:Istimewa)

Rokok Elektrik, Bahayanya Sama dengan Rokok Konvensional

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat