• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Golo Mori, Destinasi Unggulan Baru di Kawasan Labuan Bajo

Editor
Minggu, 26 April 2026 - 01:17
The Golo Mori.(Image: ITDC)

The Golo Mori.(Image: ITDC)

Wamenhut mengapresiasi rencana ITDC untuk mengembangkan Sustainable Marine-Based and Ecotourism Destination di Golo Mori.

MANGGARAI BARAT – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya pergeseran paradigma pengelolaan wisata di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya, termasuk destinasi baru Golo Mori. Pemerintah berkomitmen mengarahkan tren wisata dari pariwisata massal (mass tourism) menuju pariwisata minat khusus yang berkelanjutan (ecotourism).

RelatedPosts

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Hal tersebut disampaikan Wamenhut saat meninjau pengembangan kawasan Golo Mori yang dikelola oleh ITDC (Injourney Tourism Development Corporation), Sabtu (25/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur pariwisata dengan upaya konservasi alam di sekitar Taman Nasional (TN) Komodo.

Wamenhut memaparkan data lonjakan wisatawan yang sangat signifikan di TN Komodo. Pada tahun 2021, kunjungan tercatat sebanyak 66 ribu orang, lalu meroket menjadi 429 ribu orang pada tahun 2025. Namun, lonjakan ini menumpuk di titik-titik tertentu seperti Pulau Padar Selatan, sementara lokasi lain masih perlu dioptimalkan.

“Kondisi di lapangan saat ini sangat padat dan berjubel pada titik favorit. Inilah alasan utama mengapa kebijakan pembatasan kuota dan pengaturan rute menjadi sangat penting. Kita ingin mendorong wisatawan tidak hanya menumpuk di satu tempat, tapi merata ke destinasi alternatif lainnya guna menjaga kenyamanan dan kelestarian ekosistem,” ujar Rohmat Marzuki dilansir Kemenhut.

Dalam kunjungannya, Wamenhut mengapresiasi rencana ITDC untuk mengembangkan Sustainable Marine-Based and Ecotourism Destination di Golo Mori. Destinasi ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi wisatawan sehingga beban kunjungan di dalam kawasan TN Komodo dapat terurai.

Pengenalan Golo Mori.(Foto: Dok. Kemenhut)
Pengenalan Golo Mori.(Foto: Dok. Kemenhut)

Wamenhut juga menyoroti potensi pengamatan burung (birdwatching) di Golo Mori, dengan keberadaan spesies seperti Burung Kakaktua Jambul Kuning dan Maleo. “Kami akan mendorong kerja sama dengan Balai PDAS yang memiliki persemaian bibit untuk memperkaya jenis pohon pakan burung di sini,” tambahnya.

Salah satu poin krusial yang ditekankan Wamenhut adalah pelibatan masyarakat lokal, seperti di Desa Golo Mori dan sekitarnya. Ia ingin masyarakat terlibat aktif sebagai subjek pembangunan sehingga mereka mendapatkan pendapatan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ikut menjaga kelestarian alam.

Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua stakeholder guna memastikan bahwa pengembangan wisata di Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, selaras dengan visi konservasi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan pembatasan kuota di TN Komodo yang harus dibarengi dengan penyediaan destinasi alternatif yang berkualitas ini disambut baik oleh ITDC selaku pengelola kawasan The Golo Mori. General Manajer ITDC The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyatakan bahwa pengembangan kawasan tersebut dilakukan dengan memegang teguh komitmen konservasi. ITDC memastikan pembangunan infrastruktur tidak akan mengesampingkan kelestarian ekosistem lokal.

“The Golo Mori bukan sekadar pusat pertemuan atau MICE, tetapi dirancang sebagai destinasi yang selaras dengan alam. Komitmen kami adalah menjaga kelestarian kawasan ini, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus keanekaragaman hayatinya,” ujar Wahyuaji.

Ia menambahkan, sebagai destinasi alternatif bagi Labuan Bajo, The Golo Mori menawarkan pengalaman wisata minat khusus yang berbeda. Strategi ini diharapkan dapat menarik segmen pasar baru, sekaligus mengurangi beban kunjungan di pulau-pulau inti TN Komodo.

“Kami terus berkolaborasi dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kehutanan, khususnya terkait teknis pengelolaan jasa lingkungan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Kemenhut dan ITDC optimis The Golo Mori akan menjadi alternatif destinasi pariwisata berkelanjutan di Manggarai Barat yang mampu menyinergikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan hutan dan satwa.

Tags: Golo Morirohmat marzukiWamenhut

Related Posts

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor dalam daftar bergengsi Michelin Keys 2026 di Global MICHELIN Guide.(Foto: Humas Kemenpar)

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Top Global Michelin Guide

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.