• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Editor
Senin, 13 April 2026 - 02:15
UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

(Foto: Dok. Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA) Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan pada awal 2026. Sepanjang Triwulan I-2026, total transaksi program unggulan ini berhasil menembus USD 23,60 juta dengan lonjakan signifikan terjadi pada Maret 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, capaian ini mencerminkan efektivitas strategi pemerintah mendorong UMKM menembus pasar internasional. Peningkatan ini didorong oleh semakin intensifnya penjajakan bisnis (business matching) yang mempertemukan UMKM dengan buyer global dengan lebih terarah.

RelatedPosts

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

“Capaian UMKM BISA Ekspor pada Triwulan I-2026 ini menunjukkan pelaku UMKM kita memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar internasional. Kemendag akan terus memperluas akses pasar, memperkuat promosi, serta memastikan UMKM mendapatkan pendampingan yang tepat agar mampu berkelanjutan di pasar ekspor,” ujar Mendag Busan melalui siaran pers.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag mencatat, capaian Triwulan I 2026 adalah gabungan dari potensi transaksi melalui nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) sebesar USD 19,64 juta dan pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 3,96 juta. Pada periode tersebut, Ditjen PEN telah menyelenggarakan 170 kegiatan business matching yang melibatkan 396 UMKM dengan total partisipasi sebanyak 528 kali.

Kegiatan business matching juga didukung 25 pembina UMKM, antara lain, Bank Indonesia, Bank Jatim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Food Station, Benih Baik, Japan External Trade Organization (JETRO), Indonesia Eximbank, serta Desa Bisa Ekspor.

Sementara itu, dari sisi buyer, Program UMKM BISA Ekspor berhasil menjangkau berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Inggris, Belanda, Arab Saudi, dan Kanada, serta kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Sektor yang diminati meliputi olahan boga bahari dan perikanan, dekorasi rumah (home decor) dan furnitur, kesehatan dan perawatan tubuh (health and body care), rempah-rempah, makanan dan minuman, produk pertanian dan perkebunan, fesyen, kosmetik, kakao, kertas, produk kelapa, produk herbal, serta perlengkapan berbahan plastik (plasticware).

Direktur Jenderal PEN Kemendag Fajarini Puntodewi menambahkan, UMKM BISA Ekspor dirancang sebagai ekosistem yang terintegrasi untuk terus memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kualitas kurasi produk. Kemendag akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas dan semakin berdaya saing di pasar global.

“Kami tidak hanya mempertemukan UMKM dengan buyer, tetapi juga memastikan kesiapan produk, kualitas, dan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar global secara konsisten,” ujar Puntodewi.

Salah satu UMKM yang telah merasakan manfaat langsung dari program UMKM BISA Ekspor adalah PT Faber Instrument Indonesia. Founder dan CEO PT Faber Instrument Indonesia Helmi Suana Permanahadi mengapresiasi program Product Placement Pilihan Busan dan UMKM BISA Ekspor yang memberinya manfaat nyata. Program ini membuka peluang besar bagi perusahaannya untuk memperluas pasar internasional sekaligus memperkenalkan produk radio dan pengeras suara (speaker) berbahan kayu karya anak bangsa ke pasar global.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari program ini. Melalui fasilitasi yang diberikan, kami memperoleh peluang untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia serta terhubung dengan berbagai kantor perwakilan seperti Atase Perdagangan (Atdag) RI Seoul, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan, dan ITPC Vancouver. Kami juga siap berkontribusi lebih jauh dalam mendukung kegiatan Kementerian Perdagangan, termasuk menghadirkan produk Faber Instrument Indonesia sebagai bagian dari promosi nasional,” ujar Helmi.

Tags: budi santosokemendagmendagUMKM BISA Ekspor

Related Posts

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.