SATUJABAR, NINGBO CHINA – Wakil tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan, mampu melangkah ke babak utama Badminton Asia Championships (BAC 2026) setelah mengalahkan dua hadangan di babak kualifikasi.
Pada kualifikasi pertama, Thalita Ramadhani Wiryawan mengatasi pemain Macau Pui Chi Wa dengan skor 21-8, 21-12. Sedangkan pada kualifikasi kedua, Thalita mengatasi pemain Hong Kong Lo Sin Yan Happy 17-21, 12-21.
Dikutip Humas PBSI Selasa (7/4/2026), Thalita Ramadhani Wiryawan mengaku bersyukur dapat melewati babak kualifikasi meskipun belum optimal.
“Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera namun hasil ini kurang maksimal, saya tidak bisa revans dari pertemuan terakhir di BATC 2026.”
Dia mengakui masih melakukan sejumlah kesalahan. Serta perlu memperbaiki pola dalam bertahan dalam mengantisipasi bola-bola lawan. “Lawan sendiri memiliki pukulan bola atas yang bagus dan pertahanannya cukup rapat,” katanya.
Tunggal Putra
Andalan tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah atau kerap dipanggil Ubed, mampu melangkah ke babak utama Badminton Asia Championships (BAC 2026) setelah mengalahkan dua hadangan di babak kualifikasi.
Pada kualifikasi pertama Ubed mampu mengalahkan Dmitriy Panarin (Kazakhstan) 21-9, 21-11. Pada kualifikasi kedua Ubed mengalahkan Bharath Latheesh (United Arab Emirates) 21-11, 21-10.
Kepada Humas PBSI, Moh Zaki Ubaidillah mengaku bersyukur dapat melewati hadangan di awal turnamen.
“Alhamdulillah sudah bisa diberi kemenangan tanpa cedera. juga. Ada dua pertandingan hari ini dan sudah lumayan enak mainnya tapi masih terus adaptasi dengan kondisi di lapangan. Senang bisa ke babak utama,” katanya dilansir Humas PBSI Selasa (7/4/2026).
Debut di BAC pastinya saya ingin kasih yang terbaik. Apalagi hasil di dua turnamen di Eropa kemarin kurang bagus. Saya juga belajar dari situ, banyak dapat pelajaran dari pertemuan dengan Li Shi Feng (China) dan Yushi Tanaka (Jepang).
Usai melewati babak kualifikasi, Ubed akan bertemu Koki Watanabe (Jepang). “Pastinya tidak mudah. Harus kuat pikirannya dan nanti pasti ada evaluasi dan planning dengan pelatih untuk strateginya.”






