• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PT Pertamina Hulu Energi Genjot Pengembangan Lapangan Migas

Editor
Senin, 06 April 2026 - 01:27
Direktur Pengembangan dan Produksi PHE Mery Luciawaty.(Foto: Dok. Pertamina)

Direktur Pengembangan dan Produksi PHE Mery Luciawaty.(Foto: Dok. Pertamina)

SATUJABAR, JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui percepatan pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) di tengah dinamika geopolitik global dan volatilitas harga minyak.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Mery Luciawaty, dalam forum diskusi internasional Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (1/4/2026), yang mengangkat tema “Accelerating Development for Energy Security: Fast-Tracking Field Strategies in a Volatile World”.

RelatedPosts

2 Wisatawan Asal Bekasi Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi, Ditemukan Tewas

Irjen Hengki Resmi Jabat Kapolda Jabar Gantikan Irjen Pipit Rismanto

Pelatih Ungkap Aksi Intimidasi dan Perusakan Bus Pemain Tim EPA Persib U-18 Oleh Oknum Supporter Persija

Dalam paparannya, Mery menegaskan bahwa percepatan pengembangan lapangan migas menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan produksi migas nasional sekaligus menjawab peningkatan kebutuhan energi domestik.

“Di tengah ketidakpastian global, percepatan pengembangan lapangan migas menjadi langkah strategis untuk memastikan ketahanan energi nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat dan industri,” ujar Mery melalui keterangan resminya.

“Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE saat ini mengelola 20 basin dengan total produksi mencapai sekitar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), yang berkontribusi sekitar 65% terhadap produksi minyak nasional dan 36% produksi gas nasional dari 27% wilayah kerja migas domestik.

Dengan pencapaian tersebut, PHE menghadapi beberapa challenge untuk pengembangan lapangan, yaitu decline rate yang cukup tinggi untuk minyak sebesar 24% dan decline rate gas 21% serta asset integrity menjadi major challenge karena 65% asset PHE memiliki usia di atas 30 tahun. Selain itu, challenge lainnya yaitu operational cost PHE cukup tinggi dikarenakan produksi di PHE sudah berada di late stage of development di mana dalam peningkatan produksi PHE melakukan enhanced oil recovery (EOR) yaitu steamflood yang membutuhkan dukungan dari keandalan listrik, serta juga aktivitas chemical oil recovery yang membutuhkan biaya lebih tinggi dibandingkan conventional drilling. Challenge lainnya terkait komersialisasi lapangan gas stranded yang berada di remote area, sehingga diperlukan teknologi seperti GTL atau mini LNG untuk meningkatkan keekonomian dari asset tersebut.

Untuk mendukung peningkatan produksi, PHE menjalankan berbagai strategi utama, antara lain melalui percepatan pematangan proyek (project maturation), salah satu contohnya untuk proyek eksplorasi dengan melibatkan tim pengembangan sejak dini dalam menentukan rencana pengembangan, serta optimalisasi pengembangan lapangan marginal melalui pendekatan terintegrasi dan efisiensi biaya.

PHE juga terus mendorong penerapan inovasi teknologi untuk pengembangan lapangan deepwater, migas nonkonvensional, chemical enhanced oil recovery (CEOR), serta pengembangan ekosistem carbon capture, utilization and storage (CCUS) sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan,” tambahnya.

Di tingkat global, PHE juga memperkuat portofolio internasional melalui anak usaha PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) yang mengelola aset di Aljazair, Irak, dan Malaysia, serta kepemilikan saham mayoritas di Maurel & Prom yang memiliki operasi di Afrika, Amerika, dan Eropa.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PHE optimistis dapat terus meningkatkan kinerja operasional sekaligus mendukung target swasembada energi nasional.

“Dengan penguatan kapabilitas organisasi, kemitraan strategis, serta dukungan kebijakan fiskal yang kompetitif, PHE berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengembangan migas nasional guna mendukung ketahanan energi Indonesia,” ujar Mery.

Tags: Direktur Pengembangan dan Produksi PHElapangan migasMery Luciawatypertamina

Related Posts

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

2 Wisatawan Asal Bekasi Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi, Ditemukan Tewas

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang wisatawan yang dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Cibuaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan sudah menjadi mayat. Kedua...

Irjen Pol. Hengki resmi menjabat Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto.(Foto: Istimewa).

Irjen Hengki Resmi Jabat Kapolda Jabar Gantikan Irjen Pipit Rismanto

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Irjen Pol Hengki resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto. Mantan Kapolda Banten tersebut, resmi...

BPA (33), supporter Persija Jakarta salah satu pelaku perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA) Persib Bandung di Rest Area Kilometer 360 Tol Batang, Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Pelatih Ungkap Aksi Intimidasi dan Perusakan Bus Pemain Tim EPA Persib U-18 Oleh Oknum Supporter Persija

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi intimidasi dan perusakan bus rombongan pemain Tim Elite Pro Akademi (EPA) Persib Bandung Usia 18 Tahun oleh oknum...

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Perawat Rumah Sakit di Cirebon Lapor Polisi Mengaku Dianiaya Dokter Spesialis

Editor
13 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang perawat perempuan rumah sakit swasta di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku dianiaya dokter spesialis hingga nyaris pingsan sebelum...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Jalan Warung Peuteuy, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (12/10/2026).(Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kabupaten Garut)

Bupati Garut Tinjau Kebakaran TPA Pasir Bajing

Editor
13 Oktober 2026

GARUT- Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Jalan Warung Peuteuy,...

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) memberikan keterangan kepada media terkait karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Menhut Sebut Akan Ada Sanksi Lagi kepada Perusahaan Terkait Karhutla

Editor
13 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat dalam Karhutla. Tak lama lagi ada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.