• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pengusaha Jamu Nasional Temui Wamen Ekraf, Mau Bikin Festival Jamu Nusantara

Editor
Jumat, 03 April 2026 - 01:41
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) bersama Acaraki dan pelaku industri terkait di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) bersama Acaraki dan pelaku industri terkait di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) bersama Acaraki dan pelaku industri terkait di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta.

Pertemuan ini membahas penguatan penyelenggaraan Festival Jamu Nusantara 2026 sebagai platform strategis untuk mengangkat jamu sebagai warisan budaya sekaligus produk ekonomi kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.

RelatedPosts

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

Festival Jamu Nusantara 2026 dirancang sebagai ajang berskala nasional yang menggabungkan warisan budaya dengan berbagai subsektor mulai dari kuliner, seni, fesyen, pengalaman interaktif, hingga wellness. Berbeda dari tahun sebelumnya, festival tahun ini akan dipusatkan dalam satu momentum selama dua hari untuk menciptakan dampak yang lebih terukur dan masif.

Wamen Ekraf menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya penguatan narasi jamu sebagai bagian dari gaya hidup masa kini.

“Festival Jamu Nusantara harus mampu menghadirkan pengalaman autentik yang juga relevan dengan generasi muda. Kita ingin jamu tidak hanya dikenal sebagai tradisi, tetapi menjadi bagian dari lifestyle yang membanggakan,” ujar Wamen Ekraf, Kamis (2/4/2026) dilansir laman Kemenekraf.

Wamen Ekraf juga mendorong agar festival ini menjadi ruang kolaborasi yang inklusif antara pegiat usaha, kreator, dan komunitas.

“Kementerian Ekraf siap mendukung inisiatif yang mampu menghubungkan warisan budaya dengan inovasi,” tambahnya.

Ketua Umum GP Jamu, Jony Yuwono, menyampaikan bahwa Festival Jamu Nusantara 2026 dapat menjadi gerakan budaya nasional berkelanjutan. Dengan adanya dukungan pemerintah diharapkan dapat membuka akses bagi kuliner tradisional seperti jamu untuk bisa berinovasi dan diminati pasar yang lebih luas.

“Kami ingin menjadikan festival ini sebagai perayaan tahunan berskala nasional yang mampu mengangkat jamu ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi budaya maupun nilai ekonominya. Kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci untuk memperluas dampaknya,” ungkap Jony.

Audiensi juga menyoroti penguatan nilai kekayaan intelektual melalui inisiatif digitalisasi budaya, salah satunya platform Alih Aksara Nusantara hasil kolaborasi Acaraki. Inisiatif ini membuka peluang baru, khususnya dalam pengembangan desain, branding, dan kampanye berbasis identitas lokal yang autentik.

Client Solution Manager PT ADX Asia, Bella Belinda, menambahkan bahwa pendekatan kreatif menjadi kunci dalam menjangkau audiens yang lebih luas.

“Kami melihat potensi besar dalam mengemas jamu melalui pendekatan kreatif dan digital. Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga platform engagement yang mampu menarik minat generasi muda dan membuka peluang kolaborasi lintas industri,” jelas Bella.

Festival Jamu Nusantara 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 Juni 2026 di Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jamu Nasional. Kementerian Ekraf optimis kolaborasi ini dapat menjadikan jamu bagian dari The New Engine of Growth sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di tingkat global.

Turut mendampingi Wamen Ekraf, Direktur Kuliner Kementerian Ekraf, Andy Ruswar.

Tags: ekonomi kreatifFestival Jamu Nusantarawamen ekraf

Related Posts

Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak sejarah dan tonggak penting perkembangan Kota Bandung kepada masyarakat.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak...

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi wisata Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Editor
12 Oktober 2026

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi...

Musiconic 2026 Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

Editor
11 Oktober 2026

BANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Musiconic 2026 Bandung IndieMusic Appreciation (BIMA) di De Majestic,...

Depresi, sakit jiwa,gangguan jiwa

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Editor
10 Oktober 2026

Dari sekitar 3 juta orang dengan depresi, baru 12,7 persen yang mendapatkan pengobatan. Artinya, 9 dari 10 orang dengan depresi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama Raphael Donny membahas dan menegaskan seni video mapping sebagai salah satu konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif nasional. Jakarta, Rabu (7/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Dorong Karya Video Mapping di WCCE 2026

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan seni video mapping sebagai...

Macklemore menyanyikan "Can't Hold Us" secara ‘LIVE’ (Sumber: Facebook/Macklemore)

Rilis Tahun 2011, Lagu Macklemore “Can’t Hold Us” Melejit di Tangga Lagu Global

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Lagu populer Can't Hold Us karya Macklemore yang dirilis lebih dari satu dekade lalu kini kembali mengalami lonjakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.