• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Macet Panjang di Gilimanuk, Menhub: Sudah Mulai Kondusif

Editor
Rabu, 18 Maret 2026 - 08:35
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.(Foto: Dok. Kemenhub)

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.(Foto: Dok. Kemenhub)

SATUJABAR, JEMBRANA – Kementerian Perhubungan bersama stakeholder terkait terus berupaya mengurai kemacetan dan kepadatan antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer. Sebelumnya dilaporkan, kepadatan kendaraan sempat terjadi pada Minggu (15/3/2026) hingga sepanjang lebih dari 20 kilometer.

Menhub Dudy menyebut kejadian ini menjadi pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari. “Kita bekerja mencari solusi dan memitigasi terhadap kondisi di lapangan dan ini bisa jadi pelajaran agar ke depannya tidak terjadi lagi kepadatan di Gilimanuk. Saya sangat menghargai apa yang sudah dilakukan sehingga dalam beberapa hari kemacetan yang sampai 20 kilometer bisa mulai teratasi. Sekarang antrean kendaraan sepanjang 8 kilometer,” jelas Menhub Dudy saat meninjau kondisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa (17/3).

RelatedPosts

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Menhub Dudy menyampaikan, Kementerian Perhubungan telah melakukan sejumlah langkah penanganan kemacetan di Gilimanuk, berkolaborasi dengan Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP). Adapun langkah-langkah yang sudah dilakukan antara lain mengoperasikan kapal-kapal besar, penambahan kapal menjadi 35 kapal oleh ASDP, mengoptimalkan buffer zone, serta menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) sebanyak 25 kapal guna mempercepat operasionalisasi kapal.

“Dengan dilakukannya langkah-langkah tersebut harapannya terjadi pengurangan kepadatan serta arus lalu lintas bisa berjalan normal kembali dan kepadatan bisa terselesaikan sebelum Hari Raya Nyepi,” ungkap Menhub Dudy.

Di samping itu, Menhub Dudy mengimbau kepada para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas. Banyaknya truk logistik sumbu tiga ke atas yang masih beroperasi selama periode Angkutan Lebaran ini menyebabkan kepadatan dan antrean panjang di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Selanjutnya, langkah mitigasi lain akan dilakukan apabila masih terdapat banyak kendaraan yang belum terangkut pada saat Hari Raya Nyepi.

Menhub Dudy menjelaskan, kendaraan kecil serta bus akan menjadi prioritas untuk memasuki kapal dan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, mengingat jumlah penumpang di kedua moda tersebut dinilai cukup besar. “Sementara terhadap kendaraan besar, apabila tertahan maka akan ditampung di buffer zone, kemudian sopir-sopirnya akan kita berangkatkan ke Banyuwangi sambil menunggu selesainya perayaan Hari Nyepi,” imbuhnya.

Menhub memastikan para sopir kendaraan besar tersebut tidak akan dikenai biaya transportasi dari Gilimanuk menuju Banyuwangi hingga kembali lagi ke Gilimanuk. Demikian juga dengan biaya akomodasi yang akan disiapkan oleh PT ASDP.

Menhub menambahkan, dari sisi Pelabuhan Ketapang juga sudah disiapkan langkah penanganan agar arus kendaraan yang tiba dari Pelabuhan Gilimanuk tidak tersendat dan berjalan lancar. “Di sisi Ketapang sekarang sudah ada ruas tol fungsional dari Besuki. Dengan adanya jalan tol tersebut diharapkan aliran kendaraan yang tiba dari Gilimanuk bisa teratasi. Ketapang juga ada beberapa buffer zone diperuntukkan sebagai tempat istirahat dan untuk menahan kendaraan,” tuturnya.

Tags: Dudy PurwagandhiMenteri PerhubunganPelabuhan Gilimanuk

Related Posts

Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta suara masyarakat, ucap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

Editor
6 Oktober 2026

BANDUNG - Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Editor
6 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP...

Jalan desa yang mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Editor
6 Oktober 2026

SUMEDANG – Jalan baru Surian akan segera dibangun usai izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan akhirnya turun. Kepastian tersebut...

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto: Dok. PSSI)

FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Juara Edisi Perdana

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA – FIFA Asean Cup 2026 edisi perdana menelurkan Indonesia sebagai juara di kompetisi di negara-negara Asian Tenggara itu. Tim...

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.